Liputan6.com, Jakarta - Kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet kini semakin meningkat. Namun, masih banyak yang belum sepenuhnya memahami arti PA+ dan PA++++ pada sunscreen secara mendalam.
Label dengan deretan tanda tambah ini bukan sekadar hiasan kemasan, melainkan indikator vital yang menunjukkan seberapa kuat produk tersebut membentengi kulit Anda dari serangan sinar UVA yang memicu penuaan dini dan risiko kanker.
Memilih tabir surya tanpa mengerti makna kode PA sama halnya dengan memakai payung bocor di tengah hujan deras; Anda mungkin merasa terlindungi, padahal ancaman kerusakan kulit jangka panjang tetap mengintai. Dengan memahami tingkatan perlindungan ini, Anda dapat menentukan produk yang paling akurat sesuai dengan intensitas aktivitas harian, baik di dalam ruangan maupun di bawah terik matahari ekstrem.
Advertisement
Artikel ini akan mengupas tuntas definisi ilmiah, perbedaan tingkatan proteksi, hingga cara membaca label PA agar Anda tidak salah dalam menjaga investasi kesehatan kulit. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai arti PA+ dan PA++++ pada sunscreen yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (2/9/2026).
Mengenal Definisi PA (Protection Grade of UVA)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338692/original/055947100_1788337863-pexels-qamar-rehman-94539242-13779255.jpg)
Sebelum membahas lebih jauh mengenai tingkatan tanda plus, kita perlu memahami dasar dari sistem ini. PA adalah singkatan dari Protection Grade of UVA. Sistem peringkat ini awalnya dikembangkan di Jepang oleh Japan Cosmetic Industry Association (JCIA) untuk memberikan standar yang jelas mengenai efektivitas tabir surya dalam menahan sinar Ultraviolet A (UVA). Berbeda dengan SPF (Sun Protection Factor) yang mengukur perlindungan terhadap sinar UVB (penyebab kulit terbakar atau sunburn), PA berfokus pada kemampuan produk dalam mencegah penggelapan pigmen kulit yang persisten.
Sinar UVA dikenal sebagai "silent killer" bagi kulit karena kemampuannya menembus lapisan dermis yang lebih dalam dibandingkan UVB. Melansir dari situs kesehatan kulit terkemuka, SkinLabs, radiasi UVA bertanggung jawab utama atas kerusakan serat kolagen dan elastin.
Kerusakan inilah yang di kemudian hari muncul sebagai tanda-tanda penuaan dini seperti keriput, kulit kendur, dan noda hitam (hiperpigmentasi). Oleh karena itu, keberadaan label PA pada kemasan sunscreen menjadi jaminan bahwa produk tersebut menawarkan perlindungan spektrum luas (broad spectrum).
Metode Pengukuran: Persistent Pigment Darkening (PPD)
Dasar ilmiah dari peringkat PA adalah metode pengujian yang disebut Persistent Pigment Darkening (PPD). PPD mengukur seberapa banyak radiasi UVA yang dibutuhkan untuk menyebabkan kulit menjadi gelap secara persisten (bertahan 2 hingga 4 jam setelah paparan) pada kulit yang dilindungi sunscreen, dibandingkan dengan kulit yang tidak dilindungi.
Sebuah studi penting yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Photodermatology, Photoimmunology & Photomedicine oleh Moyal et al. (2000) dengan judul "UVA protection efficacy of sunscreens can be determined by the persistent pigment darkening (PPD) method", memvalidasi bahwa metode PPD adalah cara yang akurat dan sensitif untuk menilai efektivitas filter UVA.
Semakin tinggi angka PPD, semakin lama waktu yang dibutuhkan kulit Anda untuk menjadi gelap akibat paparan sinar UVA. Sistem PA kemudian menyederhanakan angka hasil uji PPD ini ke dalam tingkatan tanda plus (+) agar lebih mudah dipahami oleh orang awam.
Advertisement
Membedah Arti PA+, PA++, PA+++, dan PA++++
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338693/original/098375800_1788337863-pexels-vhunterart-19466165.jpg)
Sistem PA membagi tingkat perlindungan menjadi empat kategori utama. Setiap penambahan tanda plus merepresentasikan peningkatan signifikan dalam kemampuan produk menangkal sinar UVA.
1. PA+ (Perlindungan Ringan)
Label PA+ menunjukkan bahwa produk tersebut memiliki nilai PPD antara 2 hingga 4.
- Artinya: Produk ini memberikan perlindungan UVA, namun tingkatannya rendah.
- Penggunaan Ideal: Cocok untuk aktivitas singkat di dalam ruangan (indoor) di mana paparan sinar matahari tidak langsung dan intensitasnya rendah. Jika Anda hanya bekerja di kantor yang jauh dari jendela, produk ini mungkin cukup, namun kurang direkomendasikan untuk iklim tropis.
2. PA++ (Perlindungan Sedang)
Label PA++ memiliki nilai PPD antara 4 hingga 8.
- Artinya: Memberikan perlindungan tingkat moderat terhadap sinar UVA.
- Penggunaan Ideal: Cocok untuk aktivitas sehari-hari yang ringan, seperti pergi ke minimarket sebentar atau menjemur pakaian di pagi hari. Ini adalah standar minimum yang sering ditemukan pada produk kosmetik ber-SPF seperti bedak atau BB cream.
3. PA+++ (Perlindungan Tinggi)
Label PA+++ menandakan nilai PPD antara 8 hingga 16.
- Artinya: Produk ini menawarkan perlindungan tinggi terhadap radiasi UVA.
- Penggunaan Ideal: Sangat direkomendasikan untuk aktivitas luar ruangan normal, seperti berjalan-jalan di taman, berkendara motor, atau kegiatan sehari-hari di negara tropis seperti Indonesia. Tingkat ini sudah cukup baik untuk mencegah penggelapan kulit yang signifikan.
4. PA++++ (Perlindungan Sangat Tinggi)
Ini adalah tingkatan tertinggi dalam sistem peringkat saat ini, dengan nilai PPD 16 atau lebih.
- Artinya: Memberikan perlindungan ekstrem terhadap sinar UVA.
- Penggunaan Ideal: Wajib digunakan saat Anda beraktivitas intens di bawah sinar matahari langsung, seperti berenang, mendaki gunung, berolahraga di lapangan terbuka, atau liburan ke pantai. Bagi pemilik kulit sensitif atau yang sedang menjalani perawatan flek hitam, PA++++ adalah pilihan terbaik untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Tingkat Perlindungan PA
| Rating PA | Nilai PPD | Tingkat Perlindungan | Rekomendasi Aktivitas |
|---|---|---|---|
| PA+ | 2 - 4 | Ringan | Indoor (dalam ruangan), paparan minimal. |
| PA++ | 4 - 8 | Sedang | Aktivitas harian ringan, cuaca mendung. |
| PA+++ | 8 - 16 | Tinggi | Aktivitas outdoor normal, bekerja di lapangan. |
| PA++++ | > 16 | Sangat Tinggi | Olahraga air, pantai, gunung, paparan ekstrem. |
Mengapa Sinar UVA Sangat Berbahaya?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3362713/original/091099100_1611889675-beautiful-young-woman-hat-is-applying-sunblock-her-eyes-her-nose-like-indian-sun-protection-concept_79075-8933.jpg)
Banyak orang salah kaprah dengan berpikir bahwa jika kulit tidak terasa panas atau terbakar, berarti aman. Ini adalah persepsi yang keliru. Sinar UVB memang menyebabkan efek "bakar" (burning) yang instan dan kasat mata, namun sinar UVA bekerja secara diam-diam (aging).
Sinar UVA memiliki panjang gelombang yang lebih panjang (320-400 nm) dibandingkan UVB. Karena karakteristik fisika ini, UVA dapat menembus kaca jendela dan awan mendung sekalipun. Melansir dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), perlindungan terhadap sinar UVA sangat krusial karena sinar ini berkontribusi besar terhadap photoaging atau penuaan kulit akibat cahaya. Dampaknya mencakup:
- Pemecahan kolagen dan elastin yang menyebabkan kulit kendur.
- Pembentukan kerutan dalam dan garis halus.
- Munculnya bintik-bintik usia (age spots) dan melasma.
- Peningkatan risiko kanker kulit, termasuk melanoma, karena kerusakan DNA sel kulit.
Oleh karena itu, memilih sunscreen dengan PA yang tinggi (minimal PA+++ di Indonesia) adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan kulit, bukan sekadar urusan estetika.
Advertisement
Perbedaan Sistem Rating Global: Mengapa Tidak Semua Produk Punya 'PA'?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529283/original/073164500_1773319084-WhatsApp_Image_2026-03-12_at_19.04.13__1_.jpeg)
Mungkin Anda pernah membeli sunscreen dari merek Amerika atau Eropa dan bingung karena tidak menemukan tulisan "PA++++". Hal ini wajar karena sistem PA berasal dari Jepang dan diadopsi luas di Asia. Negara lain memiliki standar pelabelan yang berbeda namun dengan tujuan sama.
- Broad Spectrum (Amerika Serikat/FDA): Di AS, jika sebuah produk lulus uji perlindungan UVA yang proporsional dengan perlindungan UVB-nya, produk tersebut boleh mencantumkan label "Broad Spectrum". Namun, mereka jarang menggunakan sistem tingkatan spesifik seperti PA.
- UVA Circle (Eropa): Di Uni Eropa, rekomendasi Komisi Eropa menyatakan bahwa perlindungan UVA harus minimal sepertiga dari nilai SPF. Produk yang memenuhi syarat ini akan memasang logo lingkaran dengan tulisan "UVA" di dalamnya.
- Boots Star Rating (Inggris): Sistem ini menggunakan bintang (1 hingga 5 bintang) untuk menunjukkan rasio perlindungan UVA terhadap UVB. Semakin banyak bintang, semakin seimbang perlindungannya.
Meski labelnya berbeda, tujuannya tetap satu: memastikan konsumen mendapatkan perlindungan ganda dari UVB dan UVA. Namun, sistem PA dinilai paling informatif bagi konsumen awam karena langsung menunjukkan tingkatan kekuatan proteksi secara visual lewat tanda plus.
Tips Memilih dan Menggunakan Sunscreen dengan Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380297/original/047989700_1760421687-medium-shot-woman-practicing-selfcare__1_.jpg)
Memahami arti PA+ dan PA++++ pada sunscreen hanyalah langkah awal. Efektivitas produk juga sangat bergantung pada cara penggunaan Anda. Berikut beberapa tips praktis:
Sesuaikan dengan Jenis Kulit
- Kulit Berminyak/Berjerawat: Cari sunscreen dengan tekstur gel atau water-based yang ringan dan berlabel non-comedogenic agar tidak menyumbat pori. Biasanya filter kimia (chemical sunscreen) lebih nyaman karena tidak lengket.
- Kulit Sensitif: Pilih physical sunscreen (mengandung Zinc Oxide atau Titanium Dioxide) karena bekerja dengan memantulkan sinar UV dan cenderung lebih minim risiko iritasi. Bahan-bahan ini secara alami memberikan perlindungan spektrum luas yang baik.
Takaran yang Tepat
Sehebat apapun rating PA++++ pada produk Anda, perlindungannya akan runtuh jika takarannya kurang. Standar dermatologi menyarankan penggunaan sebanyak 2 mg per sentimeter persegi kulit. Untuk area wajah dan leher, ini setara dengan dua ruas jari penuh (jari telunjuk dan jari tengah). Jangan berhemat saat mengoleskan tabir surya.
Wajib Re-apply
Filter UV pada sunscreen akan meluruh karena keringat, minyak wajah, dan gesekan masker atau tangan. Lakukan aplikasi ulang (re-apply) setiap 2-3 jam sekali, terutama jika Anda banyak beraktivitas di luar ruangan. Untuk wanita yang menggunakan makeup, bisa menggunakan sunscreen spray atau bedak dengan SPF/PA tinggi untuk touch-up.
Arti PA+ dan PA++++ pada sunscreen adalah petunjuk vital bagi kita yang hidup di negara tropis dengan paparan matahari sepanjang tahun. Jika SPF adalah perisai Anda dari kulit gosong, maka PA adalah tameng Anda dari penuaan dini dan kanker kulit.
Tidak ada satu produk yang "sempurna" untuk semua orang. Namun, dengan memilih produk minimal PA+++ (atau PA++++ untuk perlindungan maksimal) dan menggunakannya dengan takaran yang tepat, Anda telah melakukan langkah preventif terbaik untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit di masa depan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Sunscreen
1. Apakah sunscreen dengan SPF 50 pasti memiliki PA++++?
Tidak selalu. SPF dan PA adalah dua pengukuran yang terpisah. SPF mengukur perlindungan UVB, sedangkan PA mengukur UVA. Bisa saja sebuah produk memiliki SPF 50 (perlindungan UVB tinggi) tetapi hanya PA++ (perlindungan UVA sedang). Selalu cek kedua label tersebut pada kemasan untuk memastikan perlindungan menyeluruh (broad spectrum).
2. Apakah saya tetap perlu memakai sunscreen PA++++ saat mendung atau hujan?
Ya, sangat perlu. Awan mendung memang bisa memblokir sebagian sinar UVB (yang menyebabkan panas), tetapi sinar UVA dapat menembus awan tebal, kabut, bahkan kaca jendela rumah atau kantor. Menggunakan sunscreen dengan PA tinggi tetap disarankan setiap hari, cuaca apapun, untuk mencegah penuaan dini.
3. Apa bedanya PA++++ dengan tulisan "Broad Spectrum"?
PA++++ adalah sistem rating spesifik dari Jepang yang menunjukkan tingkat perlindungan UVA sangat tinggi (PPD >16). Sedangkan "Broad Spectrum" adalah klaim (umumnya di AS/Eropa) yang menandakan produk tersebut melindungi dari kedua sinar (UVA dan UVB) secara proporsional, namun tidak selalu memberikan detail tingkatan spesifik seperti sistem PA. Keduanya baik, namun PA++++ memberikan indikator kekuatan yang lebih spesifik.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338392/original/039473300_1788327721-HOAX__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338391/original/066538400_1788327609-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-02T123903.075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338691/original/087566100_1788337862-pexels-armin-rimoldi-5269653__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322441/original/004266200_1786528942-hl2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4605681/original/033040600_1696934440-onela-ymeri-3Uj7ttuo5kk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3250670/original/079119300_1601257430-muhammad-ruqiyaddin-1-z77ELsfvo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306631/original/083869900_1784885911-434fa82e-63b7-4c56-a6f8-d95aa1ea7f1c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299723/original/060454100_1784272158-female-motorbike-rider-wearing-helmet-riding-retro-style-motorcycle.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518867/original/040984900_1772522174-2150282780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289092/original/099809300_1783391984-cropped-51d60262-d7e3-43f7-9520-3b3a994bda40.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6905950/original/023358200_1779676534-cropped-0acba24f-76df-42c7-883a-d2e90a1a3574.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490713/original/030649700_1770022133-pexels-sora-shimazaki-5938242.jpg)