Liputan6.com, Jakarta - Talas tidak hanya enak diolah menjadi keripik atau makanan tradisional. Resep kue talas kukus dengan santan juga bisa menjadi pilihan camilan rumahan dengan cita rasa manis, lembut, dan aroma talas yang khas. Perpaduan talas, santan, telur, serta tepung menghasilkan kue kukus yang empuk dan cocok dinikmati bersama teh atau kopi.
Talas dikenal sebagai salah satu umbi yang banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Bahan ini memiliki karakter rasa yang khas dan tekstur yang mudah diolah menjadi beragam makanan. Salah satu bentuk olahannya adalah kue kukus yang dapat dibuat dengan bahan-bahan sederhana.
Inspirasi kue talas ini salah satunya dapat ditemukan dalam buku Sajian Lezat Talas, Ubi, & Kentang terbitan Kriya Pustaka. Resep tersebut menggunakan talas yang dihaluskan bersama santan, kemudian dipadukan dengan adonan telur dan tepung sebelum dikukus secara bertahap. Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (2/9/2026).
Advertisement
Resep Kue Talas Kukus dengan Santan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338382/original/052275300_1788327083-kue_talas_2.jpeg)
Resep berikut diadaptasi dari buku Sajian Lezat Talas, Ubi, & Kentang (2015) karya Ana Rahmi, Esi Emilia, dan Yeni Ismayani yang diterbitkan Puspa Swara/Kriya Pustaka. Takaran resep ditujukan untuk satu loyang.
Bahan-bahan
-
100 gram talas, kupas dan potong kecil-kecil
-
50 ml air
-
50 ml santan kental
-
30 gram mentega, lelehkan
-
4 butir telur
-
175 gram gula pasir
-
1/4 sendok teh garam
-
1 sendok teh cake emulsifier
-
120 gram tepung terigu
-
25 gram susu bubuk
-
1/2 sendok teh baking powder
-
1/2 sendok teh pasta talas
-
4 tetes pewarna kuning
Bahan topping
-
100 gram butter cream siap pakai
-
150 gram keju parut
-
4 buah stroberi
Cara membuat
-
Siapkan loyang berukuran sekitar 30 x 10 x 4 cm. Lapisi bagian dasarnya dengan kertas roti tanpa perlu mengolesinya dengan margarin.
-
Haluskan talas bersama air dan santan menggunakan blender. Proses sampai campuran cukup lembut dan tidak menyisakan potongan talas berukuran besar.
-
Tuangkan talas yang sudah dihaluskan ke dalam wadah. Tambahkan mentega yang telah dilelehkan, kemudian aduk sampai tercampur rata. Sisihkan.
-
Dalam wadah lain, kocok telur, gula pasir, dan garam sampai gula larut. Masukkan cake emulsifier, kemudian kocok menggunakan mixer berkecepatan tinggi sampai adonan mengembang.
-
Masukkan tepung terigu, susu bubuk, dan baking powder secara bertahap. Aduk perlahan sampai seluruh bahan tercampur rata. Hindari mengaduk terlalu lama agar struktur adonan tidak menjadi berat.
-
Masukkan campuran talas dan santan ke dalam adonan. Aduk kembali sampai tercampur merata.
-
Bagi adonan menjadi dua bagian. Berikan pasta talas pada satu bagian sehingga menghasilkan warna ungu dan aroma talas yang lebih kuat. Pada bagian lainnya, tambahkan pewarna kuning, kemudian aduk sampai warnanya merata.
-
Panaskan panci pengukus terlebih dahulu. Pastikan air sudah cukup panas dan menghasilkan uap yang stabil sebelum adonan dimasukkan.
-
Tuangkan adonan berwarna kuning ke dalam loyang. Kukus selama kurang lebih 15 menit.
-
Setelah lapisan pertama cukup kokoh, tuangkan adonan berwarna ungu di atasnya. Kukus kembali selama sekitar 20 menit atau sampai kue matang.
-
Periksa kematangan dengan menusukkan lidi atau tusuk sate ke bagian tengah kue. Jika tidak ada adonan basah yang menempel, kue sudah dapat diangkat.
-
Keluarkan kue dari loyang dan biarkan uap panasnya berkurang. Setelah cukup dingin, olesi permukaannya dengan butter cream.
-
Taburkan keju parut secara merata. Tambahkan potongan atau buah stroberi sebagai pelengkap, kemudian potong dan sajikan.
Advertisement
Mengapa Santan Membuat Kue Talas Lebih Menarik?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5064590/original/030419200_1735023812-28228.jpg)
Santan menjadi salah satu bahan yang memberikan karakter tersendiri pada kue talas. Cairan berwarna putih ini membantu menghadirkan rasa gurih yang berpadu dengan manisnya gula. Ketika digunakan bersama talas, santan juga memperkuat kesan lembut dan kaya rasa pada kue.
Dalam resep ini, santan tidak langsung dicampurkan begitu saja ke dalam adonan tepung. Talas terlebih dahulu dihaluskan bersama air dan santan. Cara tersebut membuat bahan utama lebih menyatu sebelum dimasukkan ke dalam adonan telur.
Penggunaan santan kental juga membuat aroma kue terasa lebih khas. Perpaduan aroma talas dan santan dapat menjadi salah satu daya tarik utama setelah kue selesai dikukus.
Cara Memilih Talas untuk Kue Kukus
Kualitas talas akan memengaruhi rasa dan tekstur kue. Pilih talas yang masih segar, tidak berlendir, tidak berbau asam, serta memiliki bagian yang tidak terlalu banyak kerusakan.
Talas yang terlalu tua atau sudah mengalami perubahan kualitas dapat menghasilkan tekstur yang kurang menyenangkan. Sebelum digunakan, kulit talas perlu dikupas dengan bersih. Potong bagian yang rusak atau berubah warna.
Ukuran potongan juga sebaiknya dibuat relatif kecil ketika talas akan diblender. Potongan yang terlalu besar membuat proses penghalusan membutuhkan waktu lebih lama dan berisiko menghasilkan campuran yang tidak rata.
Tips Mengolah Talas agar Tidak Gatal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338383/original/070212200_1788327083-talas.jpeg)
Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika membuat olahan talas adalah rasa gatal. Talas mentah dapat menimbulkan sensasi gatal atau menyengat di mulut. Hal ini berkaitan dengan kristal kalsium oksalat berbentuk seperti jarum halus atau raphides yang terdapat pada talas.
Karena itu, talas sebaiknya dipersiapkan dan dimasak dengan benar. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah menggunakan sarung tangan ketika mengupas dan memotong talas. Cara ini membantu mengurangi kemungkinan kulit tangan mengalami rasa gatal atau iritasi.
Talas juga dapat dijemur terlebih dahulu. Potongan talas dapat diletakkan di atas tampah atau wadah bersih dan dijemur sekitar satu sampai dua jam.
Setelah itu, talas dapat direndam dalam air garam selama kurang lebih 30 menit. Pastikan seluruh bagian talas terendam. Proses ini juga dapat membantu memberikan sedikit rasa gurih pada bahan.
Talas kemudian dapat direbus sekitar 15 menit menggunakan api sedang sampai cukup matang. Setelah ditiriskan, talas siap digunakan untuk berbagai olahan.
Untuk resep kue talas kukus dengan santan di atas, proses memasak talas perlu diperhatikan dengan baik. Talas yang digunakan harus sudah melalui penanganan yang tepat agar hasil akhirnya tidak menimbulkan sensasi gatal ketika disantap.
Tips agar Kue Talas Kukus Mengembang
Tekstur kue kukus sangat dipengaruhi oleh proses pengocokan telur. Telur, gula, dan cake emulsifier perlu dikocok sampai adonan benar-benar mengembang sebelum bahan kering dimasukkan.
Tepung sebaiknya dicampurkan secara bertahap. Aduk menggunakan spatula dengan gerakan yang cukup lembut agar udara yang sudah terbentuk dalam adonan tidak terlalu banyak keluar.
Panci pengukus juga sebaiknya sudah panas sebelum loyang dimasukkan. Uap yang stabil membantu proses pematangan berlangsung secara merata.
Jangan terlalu sering membuka tutup panci selama proses mengukus. Perubahan suhu secara tiba-tiba dapat mengganggu perkembangan kue dan membuat hasil akhirnya kurang mengembang.
Tutup panci juga dapat dilapisi kain bersih apabila menggunakan tutup pengukus yang memungkinkan air kondensasi menetes. Langkah ini membantu mencegah terlalu banyak air menetes ke permukaan kue.
Variasi Topping Kue Talas
Resep dari buku menggunakan butter cream, keju parut, dan stroberi sebagai topping. Kombinasi tersebut memberikan perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit segar dari buah.
Jika ingin membuat tampilan yang lebih sederhana, kue bisa hanya diberi taburan keju parut. Keju akan memberikan rasa gurih yang menarik ketika dipadukan dengan rasa talas dan santan.
Topping lain juga dapat disesuaikan dengan selera. Kacang cincang, meses, kelapa parut yang sudah disangrai, atau potongan buah dapat digunakan sebagai variasi. Pastikan topping tidak terlalu berat agar permukaan kue tetap terlihat rapi.
Advertisement
Kue Talas Bisa Menjadi Camilan Keluarga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338384/original/090415200_1788327083-kue_talas_3.jpeg)
Talas merupakan bahan pangan yang cukup fleksibel. Selain dibuat menjadi kue kukus, umbi ini dapat diolah menjadi keripik, makanan tradisional, campuran sayur, hingga berbagai jenis kudapan.
Talas juga mengandung serat dan pati resisten. Serat dan pati resisten tidak sepenuhnya dicerna atau diserap tubuh dan dapat mencapai usus besar. Di sana, keduanya dapat menjadi sumber makanan bagi mikroba usus. Sejumlah penelitian mengenai serat dan pati resisten juga mengaitkannya dengan pembentukan asam lemak rantai pendek yang berperan dalam kesehatan saluran pencernaan.
Meski demikian, manfaat tersebut tidak berarti semua olahan talas otomatis menjadi makanan yang rendah kalori atau dapat dikonsumsi tanpa batas. Pada kue kukus, misalnya, terdapat gula, tepung, telur, mentega, santan, serta topping. Porsi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Kue Talas
Ada beberapa hal sederhana yang dapat menentukan keberhasilan kue. Pertama, pastikan talas dipersiapkan dengan benar agar tidak menimbulkan rasa gatal. Kedua, pastikan telur dikocok sampai mengembang sebelum bahan lainnya dimasukkan.
Ketiga, adonan perlu dicampurkan secara perlahan setelah tepung masuk. Keempat, kukusan harus benar-benar panas ketika adonan mulai dikukus. Kelima, berikan waktu yang cukup pada setiap lapisan agar lapisan pertama tidak rusak ketika ditimpa adonan berikutnya.
Proses pengukusan dua warna juga menjadi bagian menarik dari resep ini. Lapisan kuning dikukus terlebih dahulu selama 15 menit, kemudian lapisan talas berwarna ungu ditambahkan dan dikukus kembali sekitar 20 menit. Hasilnya adalah kue dengan tampilan berlapis yang lebih menarik ketika dipotong.
Kue talas kukus dengan santan paling nikmat disajikan setelah suhunya turun dan teksturnya sudah stabil. Potong menggunakan pisau yang bersih agar lapisan kuning dan ungu terlihat jelas.
Pertanyaan Seputar Olahan Talas
1. Apakah talas harus direbus sebelum dibuat kue?
Talas perlu ditangani dan dimasak dengan benar sebelum dikonsumsi. Talas mentah dapat menimbulkan sensasi gatal karena kandungan kristal kalsium oksalat. Perebusan merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi efek tersebut.
2. Mengapa talas bisa membuat mulut terasa gatal?
Sensasi gatal pada talas berkaitan dengan kristal kalsium oksalat berbentuk jarum halus yang disebut raphides. Kristal tersebut dapat menimbulkan rasa menyengat ketika talas belum diolah dengan benar.
3. Apakah santan bisa diganti pada resep kue talas?
Santan memberikan rasa gurih dan karakter khas pada kue. Jika ingin menggantinya, jenis cairan pengganti perlu disesuaikan dengan karakter resep. Penggantian bahan cair juga dapat memengaruhi rasa dan tekstur akhir kue.
4. Berapa lama kue talas kukus dapat disimpan?
Kue kukus sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup agar tidak cepat kering. Jika menggunakan topping seperti butter cream, keju, dan buah segar, penyimpanan dalam lemari pendingin lebih sesuai. Perhatikan kondisi kue sebelum dikonsumsi dan jangan menyimpan terlalu lama pada suhu ruang.
5. Selain kue, talas bisa diolah menjadi apa?
Talas dapat diolah menjadi beragam makanan, mulai dari keripik, bolu, kue kukus, kudapan tradisional, hingga berbagai hidangan gurih. Teknik pengolahan perlu disesuaikan dengan jenis makanan dan tetap memperhatikan proses pemasakan talas agar aman dikonsumsi.
Â
Â
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5359126/original/045528800_1758620783-OJK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463536/original/058765400_1767636182-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338381/original/027499800_1788327083-kue_talas_1.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4689983/original/044530000_1702883142-ilustrasi_kelapa_muda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338312/original/077112600_1788323392-Gemini_Generated_Image_81zjgx81zjgx81zj.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627020/original/000666700_1782622344-aoun-abbas-97o4XH0htUs-unsplash.jpg)