4 Bacaan Doa Perlindungan dari Bisikan Buruk Teks Lengkap, Simak Penjelasan Ulama

Bisikan buruk adalah salah satu senjata utama setan untuk menyesatkan manusia.

Diterbitkan 21 Oktober 2026, 12:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bisikan buruk adalah salah satu senjata utama setan untuk menyesatkan manusia. Ia datang tanpa suara, menyusup ke dalam hati, dan terkadang terasa seperti pikiran kita sendiri. Allah SWT telah memperingatkan: "Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia" (QS. An-Nas: 5-6).

Bisikan jahat bukanlah hal sepele, melainkan gangguan yang harus dihadapi dengan senjata spiritual yang tepat. Oleh sebab itu, umat Islam perlu mengamalkan doa perlindungan dari bisikan buruk, sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Dalam buku Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih menjelaskan bahwa Nabi SAW senantiasa berlindung kepada Allah dari godaan setan, termasuk bisikan yang merusak kekhusyukan ibadah dan ketenangan hati. Doa adalah senjata ampuh bagi orang beriman untuk menolak segala bentuk gangguan, termasuk bisikan buruk yang meresahkan. .

Dr. MS. Udin, MA dalam buku Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan, menyoroti bahwa dzikir dan doa merupakan terapi psikiatrik yang setingkat lebih tinggi daripada psikoterapi biasa, karena mengandung unsur spiritual yang membangkitkan harapan dan ketenangan jiwa.

Kumpulan Doa Perlindungan dari Bisikan Buruk

1. Doa dari QS. Al-Mu'minun Ayat 97-98

Arab: رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ

Latin: Rabbi a'uudzu bika min hamazaatisy-syayaathiini wa a'uudzu bika rabbi an yahdhuruun

Artinya: "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku." (QS. Al-Mu'minun: 97-98)

Doa ini diperintahkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW untuk berlindung dari keburukan setan. Jalaluddin al-Suyuti dalam Tafsir Jalalain menjelaskan bahwa maksud dari bisikan setan adalah kecenderungan-kecenderungan jelek yang selalu dibisikkan setan untuk menghasut manusia melakukan hal-hal buruk.

Dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai doa yang paling komprehensif untuk memohon perlindungan dari bisikan setan, karena mencakup permohonan agar dijauhkan dari godaan dan kehadiran mereka.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa waswas adalah pengaruh atau bisikan yang masuk ke dalam diri manusia secara sangat halus, lembut, dan tidak terasa, seperti air yang meresap ke dalam kain hingga tiba-tiba menjadi basah.

Dalam konteks mengelola rasa takut dan cemas, beliau menganjurkan membaca doa ini: "Rabbī inni a‘ūdzu bika min hamazātis syayāṭīn wa a‘ūdzu bika rabbi ayyahdurūn" yang artinya "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan setan, dan aku berlindung kepada-Mu agar mereka tidak mendekatiku".

2. Doa Memohon Perlindungan dari Bisikan Dada

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الْأَمْرِ

Latin: Allaahumma innii a'uudzu bika min 'adzaabil qabri wa waswasatish-shadri wa syataatil-amri

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, dari bisikan buruk hati, dan dari terseraknya urusan."

Doa ini berdasarkan hadis riwayat Imam Tirmidzi dari Sayidina Ali bin Abu Thalib, bahwa doa ini adalah salah satu doa yang paling banyak dibaca Rasulullah SAW pada sore hari ketika wuquf di Arafah.

Dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, doa ini disebutkan sebagai doa yang dianjurkan untuk dibaca oleh setiap muslim. Doa ini secara eksplisit memohon perlindungan dari waswasatish-shadri, yaitu bisikan buruk yang meresahkan hati dan pikiran.

3. Doa Memohon Keteguhan Hati dari Bisikan

Arab: يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Latin: Yaa muqallibal quluub, tsabbit qalbii 'alaa diinik

Artinya: "Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku berada di atas agama-Mu."

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi (no. 2140) dan merupakan doa yang paling sering dibaca Rasulullah SAW. Dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai doa yang sangat dianjurkan ketika hati merasa gelisah dan dibisiki hal-hal buruk.

Hati manusia itu mudah berubah dan terombang-ambing, sehingga memohon keteguhan hati kepada Allah adalah kebutuhan mendasar.

4. Doa Perlindungan dengan Kalimat Allah yang Sempurna

Arab: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ

Latin: A'uudzu bikalimaatillaahit-taammaati min ghadhabihi wa 'iqaabihi wa min syarri 'ibaadihi wa min hamazaatisy-syayaathiini wa an yahdhuruun

Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka dan siksa-Nya, dari kejahatan para hamba-Nya, dari godaan atau bisikan setan, dan dari kepungan atau kehadiran setan itu."

Doa ini diriwayatkan dari Abdullah bin Amr, bahwa Rasulullah SAW biasa mengajarkan doa ini kepada para sahabatnya ketika mereka merasa takut.

Dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai salah satu doa perlindungan yang sangat komprehensif, mencakup perlindungan dari murka Allah, kejahatan manusia, dan gangguan setan.

Faedah Mengamalkan Doa Perlindungan dari Bisikan Buruk

1. Mendapatkan Ketenangan Jiwa dan Stabilitas Emosi

Bisikan buruk sering kali membuat hati gelisah dan pikiran kacau. Dengan membaca doa perlindungan, seorang hamba menyerahkan segala kekhawatirannya kepada Allah, sehingga hatinya menjadi tenang. Allah berfirman: "Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram" (QS. Ar-Ra'd: 28).

Dzikir dan doa merupakan terapi psikiatrik yang setingkat lebih tinggi daripada psikoterapi biasa, karena mengandung unsur spiritual yang membangkitkan harapan dan ketenangan jiwa.

2. Terhindar dari Godaan Setan dalam Ibadah

Setan selalu berusaha mengganggu kekhusyukan ibadah seorang hamba. Rasulullah SAW bersabda bahwa jika seseorang merasakan gangguan setan saat shalat, hendaklah ia membaca ta'awudz dan meniup ke kiri tiga kali.

Ustadz Adi Hidayat juga menyarankan untuk membaca surah-surah perlindungan, seperti Surah An-Nas, setelah shalat agar terhindar dari gangguan jin dan setan. Dengan mengamalkan doa perlindungan, seorang hamba dapat menjaga kualitas ibadahnya dan terhindar dari bisikan yang merusak kekhusyukan.

3. Memperkuat Iman dan Ketakwaan

Doa perlindungan dari bisikan buruk mengingatkan seorang hamba bahwa segala sesuatu berada dalam kekuasaan Allah.

Dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik, dijelaskan bahwa doa adalah sarana komunikasi langsung dengan Allah, dan dengan berdoa, seorang hamba mengakui bahwa hanya Allah yang mampu melindunginya dari gangguan setan. Ini memperkuat iman dan ketakwaan seseorang.

4. Menjaga Kesehatan Mental dan Mencegah Stres

Bisikan buruk yang dibiarkan dapat berkembang menjadi kecemasan, stres, bahkan depresi. Dr. MS. Udin, MA menjelaskan bahwa dzikir mampu mengendalikan stres sehingga produksi hormon menjadi seimbang dan meminimalisasi terjadinya gangguan penyakit.

Dengan berdoa secara teratur untuk perlindungan dari bisikan buruk, seseorang akan memiliki ketenangan batin yang berdampak pada kesehatan fisik dan mentalnya.

5. Meneladani Sunnah Nabi SAW

Rasulullah SAW memberikan teladan yang sangat indah dalam memohon perlindungan dari bisikan setan. Beliau selalu membaca doa-doa perlindungan dan mengajarkannya kepada para sahabatnya. Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih dalam bukunya Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW menegaskan bahwa membaca doa perlindungan adalah bagian dari sunnah harian Nabi yang sepatutnya dihidupkan kembali oleh setiap muslim.

Pertanyaan Seputar Doa Melindungi dari Bisikan Buruk 

1. Apa doa yang paling utama untuk melindungi diri dari bisikan buruk?

Doa yang paling utama adalah Rabbi a'uudzu bika min hamazaatisy-syayaathiini wa a'uudzu bika rabbi an yahdhuruun (Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku). Doa ini bersumber dari QS. Al-Mu'minun ayat 97-98 dan merupakan doa yang diajarkan Rasulullah SAW.

2. Kapan waktu terbaik membaca doa perlindungan dari bisikan buruk?

Waktu terbaiknya adalah ketika bisikan buruk mulai muncul, setelah shalat fardhu, pada waktu pagi dan petang, sebelum tidur, dan ketika sedang melaksanakan ibadah seperti shalat atau membaca Al-Qur'an.

3. Apakah doa perlindungan dari bisikan buruk bisa dibaca dalam hati?

Ya, doa dapat dibaca dengan lisan maupun dalam hati. Yang terpenting adalah menghadirkan hati dan memahami maknanya. Allah berfirman: "Berserulah (berdoa) kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut" (QS. Al-A'raf: 55).

4. Apa perbedaan antara waswas dan bisikan buruk?

Waswas adalah bisikan yang menimbulkan keraguan dan kegelisahan, sedangkan bisikan buruk lebih umum, mencakup segala dorongan jahat yang datang ke dalam hati. Keduanya berasal dari setan dan harus dihadapi dengan doa serta dzikir kepada Allah.

5. Apakah ada doa khusus untuk mengusir bisikan setan saat shalat?

Ya, Rasulullah SAW mengajarkan untuk membaca ta'awudz (A'uudzu billaahi minasy-syaithaanir-rajiim) dan meniup ke kiri tiga kali ketika merasakan gangguan setan saat shalat. Doa Rabbi a'uudzu bika min hamazaatisy-syayaathiin juga sangat dianjurkan untuk dibaca dalam kondisi ini.