Zolghadr Jadi Penerus Ali Larijani untuk Pimpin Dewan Keamanan Tertinggi Iran

Seperti apa profil Zolghadr yang kini memimpin dewan yang berfokus pada keamanan nasional dan perlindungan terhadap ancaman internal maupun eksternal?

Diterbitkan 25 Maret 2026, 07:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Teheran - Pemerintah Iran resmi menunjuk Mohammad Bagher Zolghadr, mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sebagai pengganti Ali Larijani sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (Supreme National Security Council/SNSC). Penunjukan ini dilakukan setelah Larijani tewas dalam serangan udara Amerika Serikat (AS)-Israel.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh deputi komunikasi Presiden Masoud Pezeshkian melalui platform X pada Selasa (24/3/2026). SNSC sendiri merupakan lembaga strategis yang secara formal dipimpin oleh Presiden Pezeshkian, dengan tugas mengoordinasikan kebijakan keamanan dan luar negeri Iran. Dewan ini beranggotakan pejabat tinggi militer, intelijen, dan pemerintahan, serta perwakilan dari Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei. 

Menurut laporan Al Jazeera, penunjukan Zolghadr mengindikasikan upaya kepemimpinan Iran untuk memperkuat unsur militer dalam struktur keamanan nasional. Dengan demikian, setiap keputusan dalam proses negosiasi ke depan akan membutuhkan persetujuan dari Zolghadr sebelum dapat disahkan.

Zolghadr memiliki rekam jejak panjang di bidang militer dan pemerintahan. Ia pernah bertugas dalam perang Iran-Irak pada dekade 1980-an melawan rezim Saddam Hussein. Setelah itu, ia menjabat sebagai kepala staf gabungan IRGC selama delapan tahun, kemudian menjadi wakil panglima tertinggi IRGC selama delapan tahun berikutnya.

Pada tahun 2005, Zolghadr diangkat sebagai wakil menteri dalam negeri bidang keamanan dan kepolisian pada masa pemerintahan Presiden Mahmoud Ahmadinejad. Langkah ini pada saat itu dinilai sebagai upaya memperkuat pengaruh IRGC dalam ranah politik.

Sejak tahun 2023, Zolghadr menjabat sebagai sekretaris Dewan Penegasan Kebijaksanaan (Expediency Council), sebuah lembaga penting yang berfungsi sebagai penasihat sekaligus mediator antara berbagai struktur kekuasaan di Iran dan pemimpin tertinggi.

Sekretaris SNSC sendiri adalah pejabat tinggi negara yang bertanggung jawab memimpin Sekretariat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran. Jabatan ini dibentuk berdasarkan Pasal 176 Konstitusi Republik Islam Iran untuk mengoordinasikan kebijakan pertahanan, intelijen, dan luar negeri guna melindungi kedaulatan serta kepentingan nasional.

 

Pengaruh IRGC

Penunjukan Zolghadr ke posisi barunya ini dinilai semakin mengukuhkan pengaruh IRGC dalam sistem pemerintahan Iran, terutama di tengah ketidakpastian yang meningkat terkait pengambilan keputusan di tingkat tertinggi. Mojtaba Khamenei sendiri belum terlihat di hadapan publik sejak menggantikan ayahnya, Ayatullah Ali Khamenei, yang tewas pada hari pertama perang, yakni 28 Februari.

Sementara itu, Larijani, yang dikenal sebagai salah satu tokoh non-ulama paling berpengaruh dalam politik Iran, tewas pada Selasa (17/3) dalam pekan yang ditandai dengan meningkatnya eskalasi konflik di kawasan. Situasi tersebut turut mengguncang pasar energi global dan memicu gejolak dalam perekonomian dunia.

Hingga Selasa (24/3), konflik belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Presiden AS Donald Trump mengklaim sedang berkomunikasi dengan seorang "tokoh penting" yang tidak disebutkan identitasnya, sembari memperpanjang tenggat waktu selama lima hari untuk menyerang fasilitas pembangkit listrik Iran.

Di sisi lain, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan bahwa tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung. Ia menuduh Trump berupaya "memanipulasi pasar keuangan dan minyak" melalui pernyataannya tersebut.