Prabowo Sampaikan Pengakuan Tak Terduga di Depan PM Modi

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pengakuan menarik pada acara Indian Community Reception bersama Perdana Menteri India Narendra Modi.

Diterbitkan 08 Juli 2026, 00:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pengakuan menarik saat menghadiri acara Indian Community Reception bersama Perdana Menteri India Narendra Modi di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026) malam.

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku telah mempelajari dan meniru sejumlah kebijakan Modi, bahkan jauh sebelum dirinya menjabat sebagai presiden.

Pernyataan itu disampaikan dengan nada santai yang disambut tawa para hadirin. Menurut Prabowo, tidak ada yang salah dengan mencontoh kebijakan yang telah terbukti berhasil.

"Bahkan sebelum saya menjadi presiden, saya mempelajari kebijakan-kebijakan Perdana Menteri Anda. Karena tidak ada hak cipta atas kebijakan, saya meniru banyak kebijakan beliau," kata Prabowo.

Prabowo kemudian melanjutkan candaannya dengan mengatakan bahwa dirinya tidak perlu khawatir dituntut karena Modi telah "mengizinkan" dirinya meniru berbagai kebijakan tersebut.

"Perdana Menteri Modi dengan baik hati mengizinkan saya meniru kebijakan-kebijakannya. Jadi saya tidak bisa dituntut di pengadilan mana pun," ujarnya.

Selain membahas kebijakan, Prabowo juga menyoroti eratnya hubungan Indonesia dan India yang telah terjalin selama ratusan tahun. Menurutnya, kedua negara memiliki ikatan sejarah dan budaya yang kuat sehingga kerja sama di berbagai bidang perlu terus diperkuat.

Ia mengatakan, peradaban India telah memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan budaya Nusantara. Pengaruh tersebut, kata Prabowo, masih terlihat hingga kini melalui bahasa dan nama-nama yang digunakan masyarakat Indonesia.

"Peradaban dan kebudayaan kami selama ratusan tahun sangat dipengaruhi oleh peradaban India. Saya berani mengatakan sekitar 50 persen bahasa kami berasal dari Sanskerta," kata Prabowo.

 

Banyak Nama Orang Indonesia dari Bahasa Sanskerta

Prabowo menambahkan, banyak nama masyarakat Indonesia juga berasal dari bahasa Sanskerta. Kedekatan sejarah itu menjadi salah satu fondasi kuat dalam hubungan bilateral Indonesia dan India.

Karena itu, ia menegaskan Indonesia menyambut baik peluang kerja sama yang semakin erat dengan India. Menurutnya, kedua negara memiliki banyak kesamaan nilai dan potensi untuk berkembang bersama di berbagai sektor.

Di akhir pidatonya, Prabowo kembali mencairkan suasana dengan melontarkan candaan mengenai kebiasaan seorang pemimpin politik saat sudah berada di atas podium.

"Bahaya bagi setiap pemimpin politik adalah ketika sudah berdiri di podium dan memegang mikrofon, mereka sering kali tidak ingin berhenti berbicara," ujar Prabowo yang kembali disambut tawa hadirin.

Meski beberapa kali memuji kepemimpinan Modi, Prabowo menegaskan dirinya tidak bermaksud mencampuri urusan politik dalam negeri India. Ia menekankan bahwa kekagumannya kepada Modi murni bersifat pribadi.

"Saya tidak mencampuri politik dalam negeri India, tetapi secara pribadi saya adalah pengagum Shri Narendra Modi," tutur Prabowo.