Liputan6.com, Jakarta - Menjaga tubuh tetap bugar menjadi impian banyak orang sepanjang usia. Gaya hidup aktif melalui kegiatan fisik mampu membantu fungsi organ, kebugaran, lalu kualitas hidup. Pembahasan tentang olahraga yang bisa meningkatkan harapan hidup semakin menarik perhatian masyarakat modern.
Banyak penelitian membahas hubungan aktivitas fisik rutin terhadap kondisi tubuh dalam jangka panjang. Pilihan olahraga tertentu dipercaya memberi manfaat besar bagi kesehatan jantung, otot, pikiran, hingga daya tahan tubuh. Informasi mengenai olahraga yang bisa meningkatkan harapan hidup sering dicari oleh orang ingin membangun kebiasaan sehat.
Usia panjang tidak hanya dipengaruhi faktor genetik, tetapi juga kebiasaan harian seperti pola makan seimbang, waktu istirahat cukup dan aktivitas fisik teratur. Berbagai jenis latihan memiliki manfaat berbeda bagi tubuh, sehingga olahraga yang bisa meningkatkan harapan hidup dapat menjadi langkah awal menuju gaya hidup lebih aktif.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (7/8/2026).
1. Tenis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4778867/original/039076700_1710927422-tennis-player-with-her-racket.jpg)
Tenis menjadi salah satu jenis olahraga yang sering dikaitkan dengan peningkatan angka harapan hidup berkat kombinasi berbagai unsur latihan fisik dan mental yang terdapat di dalamnya. Olahraga ini tidak hanya mengandalkan kemampuan memukul bola, tetapi juga melibatkan aktivitas aerobik, kekuatan otot, kelincahan, keseimbangan, koordinasi gerakan tubuh, hingga kemampuan mengambil keputusan secara cepat selama permainan berlangsung. Perpaduan berbagai aspek tersebut membuat tenis menjadi aktivitas fisik yang mampu memberikan manfaat menyeluruh bagi kesehatan tubuh.
Selain memberikan dampak positif terhadap kebugaran fisik, tenis juga memiliki keunggulan dari sisi sosial. Olahraga ini umumnya dimainkan bersama pasangan atau lawan sehingga membuka kesempatan bagi seseorang untuk berinteraksi, membangun hubungan sosial, dan tetap terhubung dengan lingkungan sekitar. Aktivitas sosial selama bermain tenis dapat membantu mengurangi rasa kesepian, meningkatkan suasana hati, serta mendukung kesehatan mental dalam jangka panjang.
Berdasarkan hasil penelitian yang merujuk pada The Copenhagen City Heart Study yang diterbitkan dalam Mayo Clinic Proceedings, olahraga tenis memiliki hubungan dengan peningkatan angka harapan hidup hingga sekitar 9 tahun apabila dilakukan secara rutin dan menjadi bagian dari gaya hidup aktif. Meskipun hasil tersebut dipengaruhi berbagai faktor lain seperti pola makan, kondisi kesehatan, dan kebiasaan hidup, tenis tetap menjadi salah satu pilihan olahraga yang memberikan manfaat besar bagi tubuh.
Advertisement
2. Badminton
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5301563/original/091861700_1753950664-pexels-anastasia-shuraeva-8795111.jpg)
Badminton merupakan salah satu olahraga populer yang banyak digemari oleh berbagai kalangan usia. Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh melalui berbagai gerakan aktif selama permainan. Gerakan memukul kok, berpindah posisi secara cepat, melakukan lompatan, hingga mempertahankan keseimbangan tubuh membantu meningkatkan daya tahan fisik, memperkuat otot, melatih refleks, dan meningkatkan koordinasi antara mata serta tangan.
Olahraga badminton memiliki kelebihan berupa fleksibilitas dalam pelaksanaannya. Aktivitas ini dapat dilakukan secara santai untuk menjaga kebugaran maupun dimainkan secara kompetitif untuk mendapatkan latihan fisik lebih intensif. Bermain bersama pasangan atau kelompok juga memberikan manfaat tambahan berupa kesempatan menjalin hubungan sosial, memperluas pertemanan, dan menciptakan suasana olahraga yang lebih menyenangkan.
Beberapa penelitian mengaitkan aktivitas bermain badminton secara rutin dengan peningkatan angka harapan hidup hingga lebih dari 6 tahun. Hal tersebut tidak hanya berkaitan dengan manfaat fisik dari gerakan olahraga, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor interaksi sosial dan gaya hidup aktif yang terbentuk melalui kebiasaan bermain secara teratur.
3. Sepak Bola
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3231441/original/051235700_1599531219-emilio-garcia-AWdCgDDedH0-unsplash.jpg)
Sepak bola merupakan olahraga yang melibatkan banyak aspek kebugaran tubuh sekaligus kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim. Aktivitas berlari, menggiring bola, melakukan operan, bergerak mencari posisi, serta mengatur strategi selama pertandingan membuat tubuh mendapatkan latihan kardiovaskular yang cukup intensif. Gerakan tersebut membantu meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru dalam memasok oksigen ke seluruh tubuh.
Selain melatih kemampuan fisik, sepak bola juga berperan dalam membangun kerja sama, komunikasi, dan rasa kebersamaan antar pemain. Setiap anggota tim perlu berkoordinasi untuk mencapai tujuan bersama sehingga olahraga ini memberikan manfaat tidak hanya bagi tubuh, tetapi juga bagi perkembangan kemampuan sosial seseorang.
Bermain sepak bola secara rutin dapat membantu meningkatkan kebugaran jantung, memperkuat otot terutama pada bagian kaki, meningkatkan kelincahan, serta menjaga kemampuan koordinasi tubuh. Selain itu, interaksi dalam sebuah tim memberikan manfaat psikologis berupa rasa memiliki, dukungan sosial, dan kesempatan untuk membangun hubungan positif dengan orang lain.
Advertisement
4. Bersepeda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5264362/original/018924700_1750845857-happy-girl-cyclist-riding-mountain-bike-outside-adventure-travel.jpg)
Bersepeda menjadi salah satu pilihan olahraga yang efektif bagi orang yang ingin meningkatkan kebugaran tubuh tanpa memberikan tekanan berlebihan pada bagian persendian. Aktivitas ini memiliki gerakan berulang yang membantu memperkuat otot kaki, meningkatkan daya tahan tubuh, melatih sistem pernapasan, serta mendukung kesehatan jantung melalui peningkatan aktivitas kardiovaskular.
Salah satu keunggulan bersepeda adalah kemampuannya untuk dilakukan oleh berbagai kelompok usia dengan tingkat intensitas yang dapat disesuaikan. Seseorang dapat melakukan bersepeda santai untuk menjaga kebugaran, bersepeda jarak jauh untuk melatih daya tahan, atau menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi sehari-hari.
Kebiasaan bersepeda secara rutin membantu tubuh tetap aktif dan mengurangi risiko gaya hidup sedentari, yaitu kebiasaan terlalu banyak duduk atau kurang bergerak. Selain memberikan manfaat kesehatan, bersepeda juga dapat menjadi aktivitas rekreasi yang membantu mengurangi stres serta meningkatkan kualitas hidup.
5. Berenang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4637852/original/039992500_1699272390-serena-repice-lentini-LTLBUvs4UdQ-unsplash.jpg)
Berenang termasuk olahraga yang melibatkan hampir seluruh bagian tubuh sehingga memberikan manfaat kebugaran secara menyeluruh. Saat berada di dalam air, berbagai kelompok otot bekerja secara bersamaan untuk menghasilkan gerakan, mulai dari otot tangan, kaki, bahu, punggung, hingga bagian inti tubuh. Aktivitas tersebut membantu meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, keseimbangan, dan daya tahan fisik.
Olahraga berenang juga memiliki keunggulan berupa risiko benturan yang lebih rendah dibandingkan beberapa jenis olahraga lainnya. Air membantu menopang sebagian berat tubuh sehingga tekanan terhadap persendian menjadi lebih ringan. Hal tersebut membuat berenang sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin tetap aktif bergerak, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan tertentu pada persendian.
Melakukan olahraga renang secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kapasitas pernapasan, memperkuat sistem otot, serta menjaga tubuh tetap bugar. Selain itu, berenang juga dapat memberikan efek relaksasi yang membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan kesehatan mental.
Advertisement
6. Jogging
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3451711/original/012979700_1620439070-pretty-young-woman-running-city_1301-4119.jpg)
Jogging merupakan salah satu olahraga sederhana yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Aktivitas ini tidak membutuhkan peralatan khusus maupun tempat tertentu sehingga dapat dilakukan dengan mudah di berbagai lokasi, seperti taman, lingkungan rumah, atau area olahraga umum. Kesederhanaan inilah yang membuat jogging menjadi pilihan populer bagi banyak orang yang ingin memulai kebiasaan hidup aktif.
Berjalan cepat maupun jogging secara rutin dapat membantu menjaga berat badan, meningkatkan fungsi jantung, memperkuat daya tahan tubuh, memperbaiki suasana hati, dan membantu tubuh menjadi lebih bugar. Aktivitas aerobik seperti jogging juga dapat mendukung kesehatan metabolisme serta membantu mengurangi risiko berbagai penyakit kronis apabila dilakukan secara konsisten.
Bagi pemula, jogging sebaiknya dimulai secara perlahan sesuai kemampuan fisik masing-masing. Peningkatan jarak, durasi, maupun intensitas dapat dilakukan secara bertahap agar tubuh mampu beradaptasi dan risiko cedera dapat diminimalkan. Konsistensi menjadi faktor utama agar manfaat jogging dapat dirasakan dalam jangka panjang.
7. Senam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4852606/original/073531900_1717491995-group-women-fitness-position.jpg)
Senam menjadi salah satu pilihan olahraga yang cocok dilakukan oleh berbagai kelompok usia karena memiliki variasi gerakan yang dapat disesuaikan berdasarkan kemampuan tubuh. Aktivitas ini membantu meningkatkan fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi, kekuatan otot, serta kemampuan tubuh dalam melakukan berbagai gerakan sehari-hari.
Berbagai jenis senam, seperti senam kebugaran, senam aerobik, maupun senam ringan, dapat memberikan manfaat berbeda bagi kesehatan. Gerakan yang dilakukan secara teratur membantu menjaga tubuh tetap aktif, meningkatkan kemampuan bergerak, dan mendukung kebugaran secara keseluruhan.
Selain manfaat fisik, beberapa jenis senam dilakukan secara berkelompok sehingga memberikan keuntungan tambahan berupa interaksi sosial. Bertemu dan berolahraga bersama orang lain dapat membantu menjaga kesehatan mental, meningkatkan motivasi, mengurangi rasa terisolasi, serta menciptakan lingkungan positif bagi para pesertanya.
Advertisement
Berapa Lama Waktu Olahraga yang Disarankan?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3252526/original/022816900_1601367355-155257743_m.jpg)
Durasi olahraga yang ideal dapat berbeda pada setiap orang, tergantung usia, kondisi kesehatan, tingkat kebugaran, serta tujuan aktivitas fisik yang ingin dicapai. Meski demikian, melakukan olahraga secara rutin dalam jumlah waktu yang cukup menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan kebugaran, dan mendukung peluang memiliki usia lebih panjang. Berdasarkan rekomendasi kesehatan umum, orang dewasa dianjurkan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu atau sekitar 30 menit setiap hari selama lima hari. Contoh aktivitas intensitas sedang meliputi jalan cepat, bersepeda santai, berenang, menari, maupun berbagai kegiatan lain yang membuat tubuh bergerak lebih aktif.
Selain aktivitas intensitas sedang, seseorang juga dapat memilih olahraga intensitas berat selama sekitar 75 menit per minggu. Jenis aktivitas ini biasanya membuat detak jantung meningkat lebih tinggi dan membutuhkan tenaga lebih besar, seperti berlari, bermain tenis tunggal, melakukan latihan aerobik berat, atau olahraga kompetitif tertentu. Durasi olahraga tersebut tidak harus dilakukan dalam satu waktu panjang. Seseorang dapat membaginya menjadi beberapa sesi pendek sesuai jadwal harian. Misalnya, olahraga selama 10–15 menit beberapa kali dalam sehari tetap dapat memberikan manfaat apabila dilakukan secara konsisten.
Bagi pemula atau orang yang sebelumnya jarang melakukan aktivitas fisik, sebaiknya memulai olahraga secara bertahap. Tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri terhadap peningkatan aktivitas. Mulailah dari durasi ringan, kemudian tingkatkan secara perlahan sesuai kemampuan agar olahraga dapat menjadi kebiasaan jangka panjang. Dengan memenuhi kebutuhan aktivitas fisik secara rutin, tubuh dapat memperoleh berbagai manfaat seperti peningkatan stamina, kesehatan jantung lebih baik, otot lebih kuat, suasana hati lebih stabil, hingga penurunan risiko berbagai penyakit kronis.
Â
Â
Pertanyaan Seputar Olahraga yang Bisa Meningkatkan Harapan Hidup
Apakah olahraga benar-benar dapat meningkatkan harapan hidup?
Ya. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik rutin memiliki hubungan dengan risiko kematian lebih rendah dan peluang hidup lebih sehat dalam jangka panjang.
Mengapa olahraga berpengaruh terhadap usia seseorang?
Olahraga membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan metabolisme, memperkuat otot, menjaga berat badan, serta mengurangi risiko penyakit kronis.
Apa olahraga yang paling sering dikaitkan dengan peningkatan harapan hidup?
Beberapa olahraga seperti tenis, badminton, berenang, bersepeda, jogging, dan senam sering dikaitkan dengan manfaat besar terhadap kesehatan jangka panjang.
Apakah tenis termasuk olahraga yang dapat memperpanjang usia?
Ya. Tenis sering disebut sebagai salah satu olahraga yang memiliki hubungan kuat terhadap peningkatan angka harapan hidup berkat kombinasi latihan fisik dan interaksi sosial.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317456/original/060618600_1786013917-Screenshot_2026-08-06_164447.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317507/original/011159500_1786016808-cek_fakta_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4592812/original/045820200_1695984542-gabin-vallet-J154nEkpzlQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111093/original/069973500_1783058485-ChatGPT_Image_Jul_3__2026__12_59_48_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511262/original/085360700_1771903081-cropped-432a023f-0a92-4ae4-9008-e35c5a0aba97.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515489/original/096227600_1772177267-cropped-ceea3710-a7ca-4d6b-a692-74decce071c9.jpg)