Liputan6.com, Jakarta - Ciri orang yang selalu membuat daftar sebelum melakukan sesuatu dapat terlihat dari kebiasaan mencatat berbagai keperluan sebelum beraktivitas. Mulai dari pekerjaan, kebutuhan belanja, target pribadi, hingga persiapan bepergian ditulis agar lebih mudah diingat dan diatur.
Ketika banyak hal memenuhi pikiran, menuliskannya dapat membantu membuat urusan terasa lebih jelas. Catatan juga memudahkan seseorang menentukan prioritas dan melihat pekerjaan yang sudah selesai. Hal ini menjadi salah satu ciri orang yang selalu membuat daftar sebelum melakukan sesuatu yang menarik dilihat dari sudut pandang psikologi.
Meski begitu, kebiasaan membuat daftar tidak selalu menggambarkan kepribadian seseorang. Alasannya bisa beragam, mulai dari mengurangi risiko lupa hingga merasa lebih tenang dengan rencana yang jelas. Oleh karena itu, ciri orang yang selalu membuat daftar sebelum melakukan sesuatu lebih tepat dipahami sebagai kecenderungan.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari Yourtango tentang ciri orang yang selalu membuat daftar sebelum melakukan sesuatu, Minggu (20/9/2026).
1. Cenderung menyukai kendali dan keteraturan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674184/original/034281600_1701745515-businesswoman-corporate-suit-writes-down-smth-works-ideas-notebook-sits-outside-city-cen_1_.jpg)
Orang yang hampir selalu membuat daftar sebelum melakukan sesuatu biasanya merasa lebih nyaman ketika memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang harus dikerjakan. Daftar memberikan struktur ketika berbagai tugas atau rencana terasa berantakan. Dengan menuliskan satu per satu hal yang perlu dilakukan, mereka dapat melihat mana yang harus diprioritaskan dan mana yang masih bisa ditunda.
Dalam artikel sumber, psikiater Carrie (Grace Caroline) Barron, M.D., menjelaskan bahwa daftar dapat memberikan rasa memiliki kendali terhadap berbagai hal yang sedang dihadapi. Ketika banyak informasi dan tuntutan datang bersamaan, membuat daftar dapat membantu seseorang beralih dari sekadar bereaksi terhadap keadaan menjadi lebih terarah dalam menentukan tindakan.
Bagi mereka, keputusan sederhana mengenai apa yang perlu dimasukkan ke dalam daftar juga dapat memberikan rasa lebih stabil. Ketika sesuatu sudah tercatat, mereka tidak perlu terus-menerus memikirkannya karena sudah memiliki tempat untuk menyimpan rencana tersebut.
Advertisement
2. Memiliki pikiran yang sangat aktif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4963087/original/021202000_1728373680-IMG-20241008-WA0028.jpg)
Kebiasaan membuat daftar juga dapat ditemukan pada orang yang pikirannya terus bergerak dari satu hal ke hal lainnya. Baru memikirkan pekerjaan hari ini, mereka mungkin sudah teringat tugas untuk esok pagi, rencana akhir pekan, atau sesuatu yang perlu dibeli minggu depan.
Dalam kondisi seperti itu, daftar dapat berfungsi sebagai tempat untuk menuangkan berbagai hal yang sedang memenuhi pikiran. Alih-alih berusaha mengingat semuanya secara bersamaan, mereka bisa memindahkan sebagian beban tersebut ke dalam catatan.
Seth Slater, M.F.A., yang dikutip dalam sumber, menjelaskan bahwa pikiran yang aktif memiliki manfaat karena membantu seseorang mempersiapkan berbagai kemungkinan. Namun, kebiasaan terus berpikir dan merencanakan juga dapat membuat seseorang lebih mudah merasa lelah atau kewalahan. Menuliskan rencana menjadi salah satu cara untuk memberikan ruang bagi pikiran agar lebih terorganisasi.
3. Terbiasa berpikir jauh ke depan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4810169/original/088239000_1713859237-IMG_2154.jpeg)
Orang yang gemar membuat daftar sering kali tidak hanya memikirkan apa yang harus dilakukan saat ini. Mereka juga cenderung mempertimbangkan berbagai hal yang mungkin diperlukan pada waktu mendatang.
Misalnya, sebelum bepergian mereka sudah membuat daftar barang yang harus dibawa. Sebelum menghadapi pekerjaan besar, mereka mungkin mencatat tahapan yang perlu diselesaikan sejak beberapa hari sebelumnya. Kebiasaan tersebut menunjukkan kecenderungan untuk mempersiapkan diri dan memikirkan langkah berikutnya.
Psikoterapis Jennice Vilhauer, Ph.D., dalam sumber tersebut mengaitkan pandangan terhadap masa depan dengan kemampuan membangun ketahanan mental dan emosional dalam jangka panjang. Bagi orang yang senang membuat daftar, menuliskan rencana dapat membuat sesuatu yang belum terjadi terasa lebih jelas dan tidak terlalu sulit untuk dihadapi.
Advertisement
4. Tidak ingin melupakan sesuatu yang penting
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864074/original/018416800_1718374358-pexels-polina-kovaleva-5717409.jpg)
Salah satu alasan paling sederhana seseorang membuat daftar adalah karena tidak ingin ada hal penting yang terlewat. Mereka mungkin menyadari bahwa mengandalkan ingatan saja tidak selalu cukup, terutama ketika harus menangani banyak tugas sekaligus.
Dengan mencatat sesuatu, mereka memiliki pengingat yang dapat dilihat kembali kapan saja. Kebiasaan ini tidak selalu berarti seseorang memiliki daya ingat yang buruk. Sebaliknya, membuat daftar dapat menjadi strategi untuk mengurangi kebutuhan mengingat terlalu banyak hal dalam waktu bersamaan.
Psikolog Robert N. Kraft, Ph.D., yang dikutip sumber tersebut, menjelaskan bahwa daftar dapat membantu mendokumentasikan berbagai hal yang biasanya mudah terlupakan. Catatan juga dapat membantu seseorang mengingat tanggung jawab dan komitmen yang sudah dibuat, baik untuk urusan pribadi maupun pekerjaan.
5. Lebih mudah memahami pikiran setelah menuliskannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5259377/original/076051800_1750424159-indoor-shot-hosewife-doesn-t-know-what-cook-dinner.jpg)
Bagi sebagian orang, sesuatu yang masih berada di dalam kepala terasa lebih rumit dibandingkan ketika sudah dituliskan. Berbagai ide, tugas, dan kekhawatiran dapat bercampur sehingga sulit menentukan mana yang harus dikerjakan lebih dulu.
Membuat daftar membantu memisahkan hal-hal tersebut menjadi bagian yang lebih jelas. Setelah melihatnya dalam bentuk tulisan, seseorang dapat menilai kembali apa yang benar-benar penting, menentukan urutan pekerjaan, atau menghapus hal yang ternyata tidak perlu dilakukan.
Karena itu, kebiasaan membuat daftar tidak hanya berkaitan dengan mengingat tugas. Bagi sebagian orang, proses menulis juga dapat membantu mengubah pikiran yang berantakan menjadi sesuatu yang lebih konkret dan mudah dipahami.
Advertisement
6. Termotivasi oleh kemajuan yang terlihat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3092866/original/043017300_1585892489-pen-calendar-to-do-checklist-3243.jpg)
Orang yang senang membuat daftar biasanya dapat merasakan kepuasan ketika melihat tugas yang sudah selesai dicoret atau diberi tanda centang. Kemajuan yang sebelumnya hanya terasa di dalam pikiran menjadi sesuatu yang terlihat secara nyata.
Satu tugas yang selesai mungkin tampak sederhana, tetapi tanda centang pada daftar dapat memberikan rasa pencapaian. Ketika beberapa tugas berhasil diselesaikan, mereka juga dapat melihat bahwa pekerjaan yang awalnya terasa banyak ternyata mulai berkurang.
Kemajuan yang terlihat seperti ini dapat membantu mempertahankan motivasi. Daftar bukan hanya menunjukkan apa yang belum selesai, tetapi juga memberikan gambaran mengenai apa saja yang sudah berhasil dilakukan.
7. Cenderung terstruktur saat mencari solusi
![Atur Rencana Kerja dan Singkirkan Distraksi [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/wds7ldOFor0WecExMi4m1xW8NwE=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5334453/original/047243400_1756715834-flat-lay-notebook-with-list-desk.jpg)
Kebiasaan membuat daftar juga dapat membantu seseorang melihat masalah dari beberapa bagian. Ketika menghadapi persoalan yang cukup rumit, mereka dapat memecahnya menjadi tugas-tugas kecil sehingga lebih mudah menentukan langkah berikutnya.
Misalnya, ketika sebuah rencana tidak berjalan sesuai harapan, mereka dapat menuliskan pilihan yang tersedia, mempertimbangkan konsekuensinya, lalu menentukan tindakan yang paling sesuai dengan situasi. Dengan cara tersebut, daftar menjadi alat untuk mengorganisasi pemikiran sekaligus membantu proses pemecahan masalah.
Namun, hal ini tidak berarti semua orang yang gemar membuat daftar pasti lebih kreatif dibandingkan orang lain. Lebih tepat jika kebiasaan tersebut dipahami sebagai salah satu cara yang dapat membantu seseorang melihat persoalan secara lebih terstruktur dan mempertimbangkan beberapa kemungkinan.
Advertisement
8. Suka mengukur perkembangan diri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5351739/original/077178000_1758083447-IMG-20250917-WA0015.jpg)
Daftar juga dapat digunakan untuk melihat perkembangan dalam jangka waktu tertentu. Seseorang mungkin mencatat kebiasaan yang ingin dibangun, keterampilan yang sedang dipelajari, proyek pribadi, atau berbagai target yang ingin dicapai.
Dengan mencatat langkah-langkah tersebut, perubahan kecil yang sebelumnya sulit disadari menjadi lebih mudah terlihat. Mereka dapat mengetahui apa yang sudah dilakukan, bagian mana yang belum selesai, serta sejauh mana kemajuan yang berhasil dicapai.
Bagi orang yang memiliki kebiasaan seperti ini, melihat perkembangan secara tertulis dapat memberikan perspektif bahwa usaha kecil tetap memiliki hasil. Catatan tersebut juga membantu mereka mengevaluasi kembali apakah waktu dan tenaga yang dikeluarkan sudah bergerak menuju tujuan yang diinginkan.
9. Cenderung mempersiapkan diri dalam situasi sosial
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5254227/original/006894500_1750080925-woman-writing-papers-sitting-table.jpg)
Kebiasaan membuat daftar tidak selalu berkaitan dengan pekerjaan rumah atau aktivitas pribadi. Sebagian orang juga menggunakannya untuk mempersiapkan diri menghadapi situasi sosial tertentu.
Sebelum rapat, misalnya, mereka mungkin mencatat topik yang ingin dibicarakan atau pertanyaan yang perlu diajukan. Saat hendak bertemu seseorang untuk membahas hal penting, mereka juga dapat membuat catatan singkat agar tidak lupa menyampaikan sesuatu.
Catatan tersebut tidak selalu menunjukkan bahwa mereka ingin menjalani percakapan secara kaku. Justru, persiapan semacam itu dapat membantu mereka merasa lebih siap sehingga perhatian bisa diarahkan pada percakapan yang sedang berlangsung.
Advertisement
10. Merasa nyaman dengan struktur dan rutinitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172562/original/032129100_1594112050-close-up-portrait-young-attractive-woman-holding-her-notebook-isolated-rosy_176532-9669.jpg)
Ada orang yang merasa lebih tenang ketika mengetahui apa yang akan dilakukan selanjutnya. Bagi kelompok ini, struktur dan rutinitas dapat memberikan rasa familiar sehingga aktivitas sehari-hari terasa lebih mudah dijalani.
Daftar menjadi salah satu cara untuk menciptakan struktur tersebut. Mereka tidak harus terus menyimpan setiap detail di dalam kepala karena sebagian rencana sudah tercatat di buku, kertas, atau aplikasi catatan pada ponsel.
Psikoterapis Leah Marone, LCSW, yang dikutip dalam sumber, menjelaskan bahwa manusia dapat memperoleh manfaat dari tingkat struktur tertentu. Ritme dan rutinitas dapat membantu seseorang merasa lebih aman, fokus, dan memiliki pencapaian yang jelas. Meski demikian, kebutuhan terhadap struktur setiap orang tentu berbeda.
11. Merasa lebih tenang ketika memiliki rencana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4688991/original/054855500_1702789688-nulis.jpg)
Bagi sebagian orang yang terbiasa membuat daftar, waktu luang tanpa rencana justru dapat membuat pikiran tetap sibuk. Mereka mungkin terus memikirkan apa yang belum dikerjakan atau khawatir ada sesuatu yang terlewat.
Memiliki daftar dapat memberikan semacam kepastian bahwa hal-hal penting sudah tercatat. Mereka tidak harus mengikuti rencana secara sempurna, tetapi setidaknya memiliki gambaran mengenai apa yang perlu dilakukan berikutnya.
Psikologi expert Bobby Hoffman, Ph.D., yang dikutip dalam sumber, menyoroti bahwa dorongan untuk terus memikirkan produktivitas dapat meningkatkan stres dan mengganggu waktu istirahat. Karena itu, bagi sebagian orang, menuliskan rencana justru dapat membantu memberikan batas yang lebih jelas antara tugas dan waktu beristirahat.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Ciri Orang yang Selalu Membuat Daftar Sebelum Melakukan Sesuatu
Apa ciri orang yang selalu membuat daftar sebelum melakukan sesuatu?
Cenderung menyukai keteraturan, berpikir ke depan, aktif secara mental, dan merasa lebih tenang dengan rencana yang jelas.
Apakah orang yang suka membuat daftar berarti perfeksionis?
Belum tentu. Kebiasaan ini bisa muncul karena ingin mengatur aktivitas, mengingat tugas, atau menentukan prioritas.
Mengapa membuat daftar bisa membuat seseorang merasa lebih tenang?
Karena daftar membantu mengurangi beban mengingat banyak hal dan membuat rencana terasa lebih jelas.
Apakah membuat daftar dapat membantu meningkatkan produktivitas?
Bagi sebagian orang, daftar membantu menentukan prioritas, mengatur pekerjaan, dan melihat tugas yang sudah selesai.
Apakah kebiasaan membuat daftar dapat menggambarkan kepribadian seseorang?
Bisa menunjukkan beberapa kecenderungan, tetapi tidak dapat menentukan kepribadian seseorang secara mutlak.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297473/original/054602700_1784094013-cek_fakta_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4760996/original/087403800_1709531345-IMG_1467.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5262979/original/043595200_1750759687-medium-shot-woman-working-laptop.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315898/original/080988400_1785901726-2137.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4802675/original/053429400_1713242265-Ilustrasi_diam__melamun__merenung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347943/original/021232700_1789376047-cded3454-7561-4b4d-ba88-d9dd5b2b7809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441129/original/097567900_1765453500-steve-dimatteo-KkEj7OysI8o-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4812625/original/047453500_1714032458-IMG_2196.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4406672/original/3073200_1682487809-happiness-cheerful-smiling-young-adult-asian-female-woman-wear-yellow-cloth-hand-conversation-smartphone-sofa-home-remote-quarantine-lock-down-period-home-interior-background_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149444/original/010020200_1591813964-depression-woman-sit-chair-home_231208-630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332973/original/081846500_1787725771-918b02af-8c90-4ff4-b45b-209526149d29.jpg)