9 Cara agar Tidak Belang Saat Berenang, Kulit Tetap Cerah dan Merata

Cara agar tidak belang saat berenang: pakai tabir surya tahan air, atur waktu, dan bilas kulit. Simak langkah lengkap serta tips mengatasi belang.

Diterbitkan 07 Agustus 2026, 09:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Berenang di kolam terbuka memang menyegarkan, tetapi paparan sinar matahari kerap meninggalkan garis belang pada kulit. Cara agar tidak belang saat berenang yang paling utama adalah memakai tabir surya tahan air dan menutup kulit dengan pakaian pelindung.

Selain itu, atur jadwal berenang di luar jam terik lalu segera bilas tubuh setelahnya. Dengan menerapkan cara agar tidak belang saat berenang secara konsisten, kulit tetap merata tanpa harus meninggalkan aktivitas air favorit.

Menurut para ahli kulit, air bukanlah tameng dari matahari. Permukaannya justru memantulkan sinar ultraviolet sehingga total paparan yang diterima kulit bisa meningkat. Inilah sebabnya kulit mudah menghitam tidak merata meski sebagian besar tubuh terendam air.

Cara agar Tidak Belang Saat Berenang

Kunci utama cara agar tidak belang saat berenang adalah mencegah sinar UV mengenai kulit secara langsung dan tidak merata. Langkah-langkah berikut sebaiknya sudah kamu siapkan sejak sebelum kaki menyentuh air, bukan setelah kulit terasa panas.

Perlindungan tidak berhenti pada satu kali oles. Berdasarkan American Academy of Dermatology, tabir surya ber-SPF minimal 30 menghadang sekitar 97 persen sinar UVB dan wajib dioleskan ulang setiap kali usai berenang atau berkeringat agar lapisannya tidak menghilang.

  1. Oleskan tabir surya tahan air sebelum berenang: Pilih produk berlabel water resistant dan broad spectrum agar melindungi dari UVA sekaligus UVB. Aplikasikan saat kulit masih kering supaya meresap sempurna dan tidak langsung luntur di air.

  2. Pilih SPF minimal 30, idealnya SPF 50 untuk aktivitas air: Untuk berenang di bawah sinar matahari langsung, angka SPF yang lebih tinggi memberi jeda perlindungan lebih panjang. Pastikan kamu memahami arti angka SPF sebelum memilih sunscreen yang tepat.

  3. Gunakan dalam jumlah yang cukup: Mengacu pada panduan MD Anderson, oleskan sekitar satu ons tabir surya - kira-kira sebanyak satu sloki - untuk menutup seluruh tubuh sekitar 30 menit sebelum keluar ruangan. Takaran yang terlalu sedikit membuat perlindungan anjlok jauh di bawah label kemasan.

  4. Aplikasikan ulang setiap dua jam dan setelah keluar dari air: Tidak ada tabir surya yang bertahan seharian. Bawa produkmu ke pinggir kolam dan ulangi pemakaian, terutama jika kamu berenang berjam-jam.

  5. Kenakan pakaian renang pelindung UV: Pilih baju renang berlabel UPF yang menutup lengan, punggung, dan kaki. Semakin luas area yang tertutup, semakin sedikit bagian kulit yang berisiko belang.

  6. Berenang pada pagi atau sore hari: Hindari rentang pukul 10.00 hingga 16.00 ketika intensitas sinar UV memuncak. Sekitar pukul tujuh pagi atau lima sore jauh lebih ramah bagi kulit.

  7. Manfaatkan tempat teduh, payung, atau kanopi: Beristirahatlah di area bernaung di sela-sela berenang. Berteduh mengurangi akumulasi paparan tanpa harus menghentikan keseruanmu di air.

  8. Lindungi bibir dan area sensitif: Gunakan lip balm ber-SPF serta topi lebar dan kacamata hitam saat bersantai di tepi kolam. Bagian tipis ini paling gampang terlewat sehingga rawan menggelap.

  9. Bilas tubuh dengan air bersih segera setelah berenang: Segera guyur tubuh untuk mengangkat sisa klorin yang menempel. Kebiasaan ini menjaga kelembapan kulit dan mempercepat pemulihannya.

Mengandalkan warna kulit yang menggelap sebagai "pelindung" adalah kekeliruan. Doug Grossman, dermatolog dari Huntsman Cancer Institute, dikutip dari Consumer Reports, menyatakan, "Kulit yang sedikit menghitam kira-kira hanya setara SPF 4, jauh lebih tidak melindungi dibanding hampir semua produk tabir surya yang tersedia."

Baca juga: tips mengelola pernapasan saat berenang agar tidak cepat lelah.

Cara Mengatasi Kulit Belang Setelah Berenang

Bila belang terlanjur muncul, jangan panik karena warnanya bisa dipulihkan secara bertahap, meski cara agar tidak belang saat berenang tetap menjadi langkah paling bijak. Fokusnya adalah menenangkan kulit, mempercepat regenerasi sel, dan meratakan kembali warnanya.

Perlu diingat, kulit umumnya memudarkan belang secara alami dalam hitungan hari hingga beberapa minggu, tergantung jenis kulit dan perawatan yang dilakukan. Klorin di kolam juga dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap matahari sehingga proses menghitam terasa lebih cepat.

  1. Segera bilas dan mandi dengan air dingin: Air dingin membantu menetralkan kulit yang teriritasi klorin sekaligus meredakan sensasi panas. Bersihkan tubuh hingga benar-benar bebas dari sisa kaporit.

  2. Oleskan gel lidah buaya: Lidah buaya bersifat anti-inflamasi dan mendinginkan, sehingga cocok untuk menenangkan kulit yang terbakar sinar matahari. Kandungan pelembapnya turut menjaga kelembapan kulit yang mengering usai berenang.

  3. Lakukan eksfoliasi rutin satu hingga dua kali seminggu: Eksfoliasi mengangkat sel kulit mati yang menumpuk dan membuat warna kulit tampak tidak merata. Gunakan scrub lembut atau produk berkandungan AHA dan BHA di malam hari.

  4. Gunakan produk pencerah kulit: Kandungan seperti niacinamide, vitamin C, dan alpha arbutin membantu memudarkan hiperpigmentasi. Pakai secara teratur agar warna kulit perlahan kembali seimbang.

  5. Manfaatkan masker bahan alami: Irisan timun atau masker alami lain bisa menyegarkan dan mencerahkan kulit kusam pada area yang menggelap. Cara ini murah dan mudah dilakukan di rumah, seperti banyak cara memutihkan kulit belang dengan bahan alami lainnya.

  6. Jaga hidrasi dari dalam dan luar: Perbanyak minum air putih dan gunakan pelembap agar kulit yang kering akibat klorin cepat pulih. Kulit yang terhidrasi beregenerasi lebih optimal.

  7. Tetap gunakan tabir surya selama masa pemulihan: Melindungi kulit yang sedang pulih mencegahnya semakin gelap. Inilah yang membedakan sekadar menghilangkan belang setelah berenang dengan mencegahnya kambuh.

Susan Zurowski, pakar pencegahan kanker kulit, dikutip dari University of Missouri, menuturkan, "Tidak ada yang namanya cokelat kulit yang aman; paparan sinar ultraviolet apa pun tidaklah sehat dan justru menyiksa kulit."

Baca juga: cara memutihkan wajah secara alami setelah terbakar matahari.

Penyebab Kulit Belang Saat Berenang yang Perlu Diwaspadai

Memahami akar masalah membuat langkah pencegahan terasa lebih masuk akal untuk dijalankan. Kulit belang bukan sekadar soal berapa lama kamu di air, melainkan kombinasi beberapa faktor sekaligus.

Faktanya, warna cokelat pada kulit adalah tanda kerusakan, bukan kesehatan. David J. Leffell, profesor dermatologi di Yale School of Medicine, dikutip dari Consumer Reports, menjelaskan, "Ketika radiasi ultraviolet mengenai kulit, ia menimbulkan cedera pada DNA sel-sel kulit."

  • Paparan sinar UV yang tidak merata: Bagian tubuh yang terbuka menggelap, sementara area tertutup baju renang mempertahankan warna aslinya. Perbedaan inilah yang memunculkan garis belang.

  • Pantulan sinar dari permukaan air: Air memantulkan dan memperkuat radiasi UV, sehingga kulit menerima paparan dari dua arah sekaligus. Efeknya, kulit bisa menghitam lebih cepat ketimbang di darat.

  • Paparan klorin atau kaporit: Zat pembersih kolam ini dapat mengeringkan dan mengiritasi kulit sekaligus membuatnya lebih peka terhadap matahari. Kombinasi klorin dan sinar UV mempercepat munculnya belang.

  • Tabir surya dioles tidak merata atau terlalu tipis: Area yang terlewat atau hanya diolesi tipis tetap rentan menghitam. Hasilnya, warna kulit jadi belang-belang meski sudah memakai pelindung.

  • Lupa mengoleskan ulang tabir surya: Sekali oles sepanjang hari tidak cukup, apalagi setelah berenang. Perlindungan yang habis di tengah aktivitas membuka celah bagi sinar UV.

  • Garis dan potongan baju renang: Model pakaian renang meninggalkan batas tegas antara kulit yang terekspos dan yang tertutup. Semakin lama terpapar, semakin jelas garis belangnya.

  • Berenang pada jam matahari terik: Aktivitas di antara pukul 10.00 hingga 16.00 bertepatan dengan puncak intensitas UV. Risiko kulit gosong dan belang pun melonjak.

  • Menganggap cuaca mendung aman: Sebagian besar sinar UV tetap menembus awan meski langit tampak teduh. Melewatkan tabir surya saat mendung tetap berisiko meninggalkan belang.

Jane Grant-Kels, dermatolog sekaligus pakar kanker kulit, dikutip dari UConn Health, mengatakan, "Saat kamu menghitam, kulitmu sedang berteriak, 'Berhenti!' Sungguh tidak ada cokelat kulit yang aman atau sehat."

Menurut seorang dermatolog yang dikutip dari MD Anderson, tidak ada cara yang aman untuk mendapatkan kulit cokelat akibat paparan sinar matahari karena kulit yang menggelap merupakan tanda telah terjadinya kerusakan akibat sinar ultraviolet. Dengan mengenali seluruh pemicu di atas, kamu bisa menyusun cara agar tidak belang saat berenang yang benar-benar menyeluruh, mulai dari persiapan sebelum masuk kolam hingga perawatan setelahnya, sehingga hobi berenang tetap aman untuk kulit dalam jangka panjang. 

Baca juga: cara agar tidak sakit mata saat berenang dan panduan cara mengapung di air yang benar.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kulit Belang Saat Berenang

Apakah kulit belang setelah berenang bisa kembali normal?

Bisa. Kulit akan memudarkan belang secara alami seiring proses regenerasi sel, biasanya dalam hitungan hari hingga beberapa minggu tergantung jenis kulit. Prosesnya dapat dipercepat dengan eksfoliasi rutin, produk pencerah, pelembap, serta perlindungan tabir surya yang konsisten.

Apakah cukup memakai sunscreen saja agar tidak belang saat berenang?

Tabir surya adalah fondasi utama, tetapi belum cukup jika berdiri sendiri. Kamu tetap perlu mengoleskannya ulang setiap dua jam atau setelah keluar dari air, mengenakan baju renang pelindung UV, memilih waktu berenang yang tepat, serta memanfaatkan tempat teduh untuk hasil maksimal.

Kapan waktu terbaik berenang agar kulit tidak belang?

Waktu paling aman adalah pagi hari sebelum pukul 10.00 atau sore setelah pukul 16.00, saat intensitas sinar ultraviolet menurun. Menghindari puncak paparan UV di tengah hari sangat menekan risiko kulit gosong maupun belang.