Liputan6.com, Jakarta Cara aura positif terpancar alami sebenarnya tidak bergantung pada wajah cantik atau pakaian mahal. Kuncinya ada pada energi baik yang kamu bawa dan pancarkan setiap hari.
Energi ini terbentuk dari pikiran, sikap, serta cara kamu memperlakukan diri dan orang lain. Karena itu, cara aura positif yang paling ampuh dimulai dari membenahi isi dalam diri, bukan sekadar polesan luar.
Melansir Inc., aura atau medan energi sering digambarkan sebagai sesuatu yang dapat dirasakan orang lain bahkan sebelum seseorang berbicara. Seseorang dapat memancarkan kesan tenang, damai, dan positif maupun sebaliknya, sehingga dapat memengaruhi interaksi dengan orang di sekitarnya.
Advertisement
Cara Aura Positif Dimulai dari Pola Pikir dan Isi Hati
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5222264/original/025351200_1747388204-pretty-young-woman-casual-outfit-looking-into-mirror.jpg)
Semua cara aura positif bermula dari kepala dan hati. Ketika pikiran dipenuhi rasa syukur dan penerimaan diri, energi yang terpancar pun ikut lembut dan menenangkan. Berikut langkah yang bisa kamu latih perlahan.
-
Awali hari dengan afirmasi: Ucapkan kalimat baik untuk diri sendiri sesaat setelah bangun, seperti "Hari ini akan jadi hari yang baik" atau "Aku pantas bahagia". Membiasakan afirmasi positif setiap pagi membantu mengarahkan suasana hati sebelum dunia luar sempat memengaruhimu. Mengutip Develop Good Habits, Nozer Kanga menjelaskan bahwa pikiran, ucapan, dan tindakan yang positif dapat membentuk perasaan positif, yang pada akhirnya menghasilkan energi positif.
-
Perbanyak rasa syukur: Catat atau sebutkan hal-hal kecil yang patut disyukuri setiap malam, sekecil apa pun itu. Kebiasaan ini menggeser fokus dari kekurangan ke keberlimpahan, dan pelan-pelan membuat energimu terasa lebih ringan. Ada banyak manfaat bersyukur yang sering terlupakan, mulai dari suasana hati yang stabil sampai relasi yang lebih hangat.
-
Latih diri melihat sisi positif: Saat masalah datang, tanyakan "Apa yang bisa aku pelajari dari ini?" alih-alih larut dalam keluhan. Cara pandang optimis membuat wajah tampak lebih teduh dan sikap lebih tenang. Mengutip Happier Human, William James menyatakan bahwa pesimisme cenderung mengarah pada kelemahan, sedangkan optimisme mendorong seseorang untuk menjadi lebih kuat.Â
-
Prioritaskan dan terima diri sendiri: Berhenti memaksakan diri jadi orang lain, lalu kenali kelebihan yang kamu punya. Rasa nyaman dengan diri sendiri akan tercermin dalam cara kamu berjalan, berbicara, dan menyapa orang lain.
Mengacu pada penelitian yang dimuat dalam Frontiers in Psychology, afirmasi diri dapat meningkatkan rasa welas asih terhadap diri sendiri, yang kemudian mendorong munculnya perilaku prososial. Dengan begitu, dampak positifnya tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri, tetapi juga tercermin dalam interaksi dengan orang lain. Oleh karenanya, tidak ada salahnya memulai hari dengan afirmasi yang lembut dan konsisten.
Advertisement
Merawat Tubuh dan Penampilan agar Aura Positif Makin Terpancar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5227786/original/098051800_1747820971-portrait-expressive-young-woman.jpg)
Tubuh yang dirawat baik akan memantulkan energi yang segar dan hidup. Inilah sisi fisik dari cara aura positif yang sering terlupakan padahal dampaknya besar.
-
Penuhi tubuh dengan makanan bergizi: Perbanyak sayur, buah berwarna cerah, kacang-kacangan, dan air putih; kurangi gula serta makanan ultra-proses yang bikin lemas. Asupan yang baik menjaga suasana hati tetap stabil sehingga kamu lebih mudah menjaga pola makan bergizi sekaligus pikiran yang tenang.
-
Bergerak dengan gembira: Pilih aktivitas yang kamu nikmati, entah jalan pagi, menari, yoga, atau bersepeda santai. Gerak tubuh melepaskan endorfin yang memperbaiki mood, dan berbagai manfaat olahraga bagi kesehatan mental membuat pancaran energimu terlihat lebih hidup. Mengutip BrainyQuote, Paulo Coelho menyampaikan bahwa antusiasme terhadap pekerjaan atau aktivitas yang dilakukan dapat menumbuhkan energi positif dalam diri.Â
-
Jaga kualitas tidur: Usahakan tidur 7-8 jam dengan pola teratur dan jauhkan gawai menjelang tidur. Tidur cukup memperbaiki sel, menstabilkan hormon, dan mencegah wajah tampak kusam serta emosi naik-turun.
-
Rawat kebersihan dan penampilan: Menjaga kebersihan, memilih pakaian yang nyaman, dan merapikan diri secukupnya bisa mengangkat rasa percaya diri. Saat kamu puas dengan penampilan, sikapmu ikut terpancar lebih positif, seperti dijelaskan dalam berbagai strategi meningkatkan rasa percaya diri.
Menurut Next Step Living, pola makan bergizi, asupan air yang cukup, dan lingkungan yang positif dapat membantu menjaga energi dalam keseharian. Sementara itu, Harvard Medical School menyebutkan bahwa olahraga rutin berkaitan dengan peningkatan fungsi otak, daya ingat, dan suasana hati. Peningkatan fungsi otak dan daya ingat, dua hal yang mendukung ketenangan sekaligus cara percaya diri yang lebih kokoh.
Aura Positif lewat Relasi, Lingkungan, dan Amalan Spiritual
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5326068/original/020563700_1756086311-pexels-olly-3781529.jpg)
Aura positif paling terasa saat kamu berinteraksi dengan orang lain. Dalam praktiknya, cara aura positif dari sisi sosial dan spiritual berikut ini sama pentingnya dengan urusan pikiran dan tubuh.
-
Tebarkan senyum tulus: Biasakan tersenyum saat menyapa, bahkan ketika hari terasa berat. Senyum menular dan membuat orang lain nyaman, sekaligus memicu hormon bahagia dalam dirimu; itulah salah satu manfaat tersenyum yang paling sederhana. Berdasarkan studi bertajuk Smile Intensity in Photographs Predicts Longevity, senyum yang tulus bahkan dikaitkan dengan umur yang lebih panjang.
-
Tunjukkan empati pada sekitar: Dengarkan orang lain sepenuhnya sebelum buru-buru menyimpulkan, dan bantu hal-hal kecil di sekitarmu. Menurut Stephen Covey yang dikutip BrainyQuote, menunjukkan empati yang tulus kepada orang lain dapat mengurangi sikap defensif dan mendorong munculnya energi yang lebih positif dalam interaksi.
-
Pilih lingkungan yang mendukung dan bijak bermedia sosial: Dekati orang-orang yang menjadi green flag dan jauhi circle yang gemar nyinyir. Bersihkan juga linimasa dengan bijak menggunakan media sosial, seperti mute akun yang bikin insecure dan berhenti membandingkan hidup.Â
-
Dekatkan diri lewat doa dan dzikir: Bagi yang sedang menjalani hijab journey atau mencari ketenangan spiritual, rutin berdoa dan berdzikir dapat membantu menenangkan hati. Salah satu doa yang dianjurkan untuk memohon akhlak yang baik berbunyi, "Allahumma kama ahsanta khalqi fa ahsin khuluqi," yang berarti, "Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah penciptaanku, maka perindahlah pula akhlakku." Kamu bisa menyimak kumpulan doa pembuka aura wajah, termasuk doa Nabi Yusuf, sebagai amalan harian.
Dari sudut pandang redaksi, lingkungan pergaulan bekerja seperti cermin: semakin sering kamu dikelilingi orang yang suportif, semakin mudah energi baikmu tumbuh dan bertahan. Senyum pun bukan sekadar ekspresi karena, seperti temuan umum, ia mampu melepaskan hormon dopamin dan serotonin yang menenangkan. Kamu juga bisa membangun lingkungan sosial yang positif agar prosesnya terasa lebih ringan.
Baca juga: tips menjaga kesehatan mental di tengah ramainya arus informasi.
Advertisement
Tanda-Tanda Aura Positif Sudah Terpancar dari Dirimu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3545396/original/062660700_1629373724-vinicius-wiesehofer-UOavP_Z38lE-unsplash.jpg)
Setelah rutin melatih kebiasaan di atas, biasanya ada sinyal-sinyal yang muncul tanpa kamu sadari.
-
Orang betah di dekatmu: Teman mudah akrab, anak kecil cepat nyaman, dan suasana terasa hangat saat kamu hadir.
-
Lebih banyak bersyukur ketimbang mengeluh: Fokusmu bergeser ke solusi, bukan drama, sehingga pikiran terasa lebih jernih.
-
Mudah tersenyum dan menular ketenangannya: Ekspresimu teduh, dan orang lain ikut merasa rileks tanpa alasan yang rumit.
-
Bisa mendengarkan tanpa cepat menghakimi: Kamu memberi ruang bagi orang lain untuk bercerita, membuat mereka merasa dihargai.
-
Tampak lebih segar dan awet muda: Wajah rileks dan pikiran positif kerap membuat penampilan terlihat lebih hidup dari usia sebenarnya.
-
Menarik relasi dan kesempatan baik: Energi yang kamu keluarkan kembali kepadamu dalam bentuk peluang dan pertemanan yang sehat.
Menurut Harvard Health Publishing, sikap optimis berkaitan dengan kesehatan yang lebih baik dan mendorong seseorang menjalani kebiasaan hidup sehat. Di sisi lain, mengelola stres dengan baik juga berperan penting dalam menjaga kesehatan fisik maupun mental. Kamu perlu terampil menghadapi energi negatif dari orang maupun lingkungan agar pancaran itu tidak cepat redup.
Merujuk studi dari Stanford University, berjalan kaki di lingkungan alami dapat membantu mengurangi kecenderungan rumination, yaitu pola pikir negatif yang berulang dan berkaitan dengan risiko depresi. Oleh karenanya, sesekali meluangkan waktu untuk menikmati alam dan menghirup udara segar dapat menjadi salah satu cara sederhana menjaga kesehatan mental.
Pada akhirnya, cara aura positif bukan trik instan, melainkan gabungan pola pikir yang lembut, tubuh yang dirawat, relasi yang sehat, dan hati yang dekat dengan Tuhan. Nikmati prosesnya pelan-pelan, karena energi baik itu akan terasa dengan sendirinya dari dalam ke luar; jika perlu, kamu bisa mulai dengan meditasi untuk mengusir energi negatif hari ini juga.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Aura Positif
Apa itu aura positif?
Aura positif adalah energi atau vibe baik yang seseorang pancarkan lewat pikiran, sikap, dan cara membawa diri, sehingga membuat orang di sekitarnya merasa nyaman dan tertarik. Aura ini lebih berkaitan dengan kondisi batin serta akhlak daripada penampilan fisik semata.
Bagaimana cara agar aura positif cepat terpancar?
Mulai dari hal sederhana yang bisa langsung dilakukan, seperti tersenyum tulus, mengucap syukur, merapikan penampilan, dan membatasi konten negatif di media sosial. Konsistensi kecil setiap hari jauh lebih efektif daripada mengejar perubahan besar yang instan.
Apa penyebab aura positif seseorang meredup?
Aura bisa meredup karena stres berkepanjangan, kurang tidur, kebiasaan mengeluh dan iri, serta lingkungan atau relasi yang toksik. Memperbaiki pola pikir, mencukupi istirahat, dan menjaga jarak dari sumber energi negatif akan membantu memulihkannya secara bertahap.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8820855/original/024125800_1782912081-gedung_ditjen_pajak-1_Juli_2026.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315175/original/039532200_1785829846-npXoMXdyyGcK9LQNFEcRskYhywz29XwcostqrPGN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4281778/original/026398200_1672848072-closeup-shot-entrepreneur-working-from-home-his-personal-finances-savings.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316684/original/078944900_1785982948-Screenshot_2026-08-06_091943.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315178/original/073175400_1785829849-r89IMnM16NBLrjRBmds5IczKevTRbTIFlwM32e3J.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314472/original/081828600_1785748239-zEoM0I1YZQPQF6pk9ubtnSz7LRwnts169P9wjQwx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314469/original/067341100_1785748234-qr6AfW9qAjBAWybTQYNF7x4z2UbOk5UVBMpWvZL4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431227/original/006632000_1764732396-red-cat-studio-xzwk_z2yBo0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5330611/original/053623000_1756364272-pexels-timur-weber-8559950.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314478/original/076677600_1785748247-TrGsmkcHiW307mgWgsAPt6uxTxHTUrfmgkzZKaJH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314474/original/078196200_1785748242-0bwii0CIuyUbhQgT3LDGbb4FPcjbZXXWqlRhHUiU.jpg)