Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Pasar Tanjung Tanpa Penggusuran

Gus Fawait kembali meninjau Pasar Tanjung untuk memastikan rencana revitalisasi total senilai Rp250 miliar dari APBN berjalan tanpa penggusuran. Selain penataan fasilitas, Pemkab Jember memangkas biaya retribusi dan menyalurkan beasiswa bagi anak pedagang.

Diterbitkan 21 September 2026, 14:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bupati Jember meninjau Pasar Tanjung, kawal revitalisasi Rp250 M dari APBN.
  • Revitalisasi fokus penataan berkeadilan, bukan penggusuran pedagang pasar.
  • Pemkab Jember berikan dukungan sosial: retribusi, BPJS gratis, dan beasiswa.

Liputan6.com, Jakarta - Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) kembali meninjau Pasar Tanjung pada Rabu (16/9/2026). Kunjungan keempatnya ke pasar induk bertujuan mengawal rencana revitalisasi infrastruktur sekaligus memastikan iklim perdagangan lokal tetap kondusif.

Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait menegaskan bahwa proyek pembenahan Pasar Tanjung mendapatkan suntikan dana APBN sebesar Rp250 miliar dari Kementerian PUPR.

Ia memastikan revitalisasi ini tidak mengusung konsep penggusuran, melainkan penataan berkeadilan.

"Konsep kami adalah penataan agar seluruh pihak bisa sama-sama tumbuh dan mencari nafkah. Pedagang di lantai atas maupun bawah sama-sama rakyat kecil yang sedang berjuang," ujar Gus Fawait.

Ia menjelaskan, fokus penataan akan menyasar ketertiban jam operasional antara pedagang di area bawah dan atas agar tidak saling merugikan. Selain penataan fisik, Pemkab Jember telah merealisasikan pemangkasan biaya retribusi pasar bagi para pedagang sebagai bentuk komitmen dukungan usaha mikro.

 

Temui Langsung Pedagang Pasar

Sejumlah program sosial juga disalurkan ke lingkungan pasar, mulai dari pembangunan musala, penjaminan BPJS Kesehatan gratis melalui skema Universal Health Coverage (UHC), hingga beasiswa pendidikan untuk anak-anak pedagang.

Gus Fawait sengaja memilih waktu peninjauan di luar jam sibuk agar dapat berdialog secara langsung dengan pedagang tanpa rekayasa protokoler. Langkah ini diambil guna menyerap aspirasi murni dari para pelaku usaha di lapangan.

Mengakhiri kunjungannya, Gus Fawait mengajak para pedagang dan masyarakat pasar untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah disediakan pemerintah demi kelancaran aktivitas ekonomi warga Jember.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6