Gandeng Bank Jakarta, OJK Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Menuju Kota Global

OJK melibatkan Bank Jakarta untuk mendorong subsektor event dan iklan demi percepatan visi Jakarta Top 20 Global City.

Diterbitkan 07 Juli 2026, 12:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melibatkan Bank Jakarta dalam penguatan ekosistem ekonomi kreatif di DKI Jakarta melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), yang menjadi salah satu program unggulan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK, Nuning Isnainijati, mengatakan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Bank Jakarta memiliki peran penting dalam mendukung penguatan sektor ekonomi kreatif di ibu kota, khususnya pada subsektor event dan iklan.

"Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada Bank Jakarta atas dukungan dan kontribusinya dalam Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), yang merupakan salah satu program unggulan TPAKD Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu game changer percepatan terwujudnya visi Top 20 Global City," ujar Nuning dalam keterangannya, dikutip Selasa (7/7/2026).

Menurut Nuning, keterlibatan Bank Jakarta tidak hanya bersifat simbolis, tetapi sudah berlangsung sejak tahap awal penyusunan program. Bank Jakarta disebut aktif mengikuti rapat pra-Focus Group Discussion (FGD) pada April 2026, pelaksanaan FGD pada 12 Mei 2026, hingga berbagai tahapan praimplementasi sepanjang Juni 2026.

 

Komitmen Bersama

Ia menilai sinergi tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan antara regulator, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, serta pelaku ekonomi kreatif.

"Sinergi dan kolaborasi ini akan terus kita perkuat sebagai fondasi bagi implementasi kerja sama yang berkelanjutan ke depan," katanya.

Sebagai tindak lanjut, OJK bersama para pemangku kepentingan menggelar Seremonial Komitmen Bersama Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) subsektor event dan iklan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menilai kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemprov DKI Jakarta, OJK, perbankan, BUMD, kementerian dan lembaga, pelaku usaha, hingga komunitas menjadi kunci dalam mempercepat transformasi ekonomi Jakarta.

 

Business Matching

Menurut dia, Jakarta Kreatif Festival tidak hanya menjadi ajang promosi ekonomi kreatif, tetapi juga mendorong digitalisasi transaksi, memperluas inklusi keuangan, dan meningkatkan daya saing ibu kota.

"Kami berharap Jakarta Kreatif Festival 2026 dapat memperkuat langkah Jakarta menuju kota global yang kreatif, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di gerbang lima abad Kota Jakarta. Seluruh rangkaian ini menegaskan kuatnya komitmen semua elemen institusi di DKI Jakarta untuk bersama-sama memajukan ekonomi Jakarta," kata Iwan.

Adapun Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 telah berlangsung selama dua hari, yakni 4–5 Juli 2026. Dari sisi ekonomi, tercatat total transaksi sepanjang rangkaian JKF 2026 mencapai Rp 55 miliar, termasuk transaksi business matching pembiayaan dan ekspor UMKM.

Selain itu, melalui Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI), berhasil dibangun komitmen pembiayaan perbankan kepada korporasi senilai Rp 575 miliar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6