Isu Retak di Balai Kota Bandung, Farhan: Baik-Baik Saja, Selalu Cair

Hubungan antara Wali Kota Bandung Farhan, dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin, dikabarkan sedang tidak harmonis.

Diterbitkan 07 Juli 2026, 12:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Hubungan antara Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, dikabarkan tidak sedang harmonis. Hal tersebut terungkap usai Erwin mengaku tak pernah dilibatkan dalam pembahasan program kerja maupun rotasi jabatan di Pemkot Bandung.

"Terus terang saja, selama ini saya tidak pernah diajak Wali Kota mulai dari pembahasan anggaran, perubahan anggaran, APBD, program kerja Kota Bandung, maupun rotasi dan mutasi," kata Erwin, Senin (6/7/2026).

Terakhir, Erwin mengaku hanya diajak dalam rapat pimpinan. Meski demikian, saat itu, Erwin sama sekali tak banyak diberikan kesempatan untuk berbicara. Maka dari itu, dia mengaku tak banyak mengetahui program yang sedang dijalankan Pemkot Bandung.

"Saya hanya diajak rapat pimpinan dan saat itu pun saya tidak banyak berbicara," ungkapnya.

Erwin diketahui sempat ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kekuasaan oleh Kejari Bandung. Akan tetapi, status tersangka tersebut akhirnya digugurkan usai Kejari Bandung menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Dengan gugurnya status tersangka tersebut, Erwin mengharapkan dapat kembali dilibatkan oleh Farhan dalam tiap program yang dijalankan Pemkot Bandung. Dia berharap dapat kembali bersinergi dengan Farhan.

"Mudah-mudahan setelah persoalan ini selesai saya bisa kembali bersinergi dengan Bapak Wali Kota Bandung, bisa berbagi tugas. Tetapi tentu semuanya tergantung Bapak Wali Kota," katanya.

 

Respons Farhan

Setelah ramai isu hubungan yang tak harmonis, Farhan dan Erwin akhirnya kembali tampil bersama dalam salah satu agenda di Balai Kota Bandung pada hari ini, Selasa (7/7/2026). Dalam kesempatan itu, Farhan membantah isu soal hubungan dengan wakilnya yang tak harmonis.

"Baik-baik aja. Ngobrol lah. Tadi kan datang ikut pelantikan juga. Aman. Hubungan tidak pernah beku, jadi selalu cair," ungkap Farhan.

Sementara itu, Erwin mengaku belum berbicara dengan Farhan soal hubungan mereka. Namun, dalam waktu dekat ini, mereka kemungkinan bertemu untuk membahas masalah itu.

"Ya kan saya diundang. Kalau enggak diundang ya enggak datang. Sejauh ini baru sekarang diundang," katanya. 

 

 

Kata Wagub Jabar

Sementara itu, Wagub Jabar Erwan Setiawan ikut angkat bicara terkait kabar hubungan yang tidak harmonis di Balai Kota Bandung. Erwan berharap, hal ini segera bisa diselesaikan dengan duduk bersama.

"Seperti komitmen pada awal ketika pencalonan seperti apa, ya ngobrol duduk berdua. Kan pemerintahan itu satu paket, kan mereka juga terpilih," katanya.

Erwan juga mengatakan, sebagai satu pasangan paket pemimpin, tidak bisa keduanya aing-aing (berjalan sendiri-sendiri/egois), tidak bisa mereka mengorbankan kepentingan masyarakat hanya karena ego pribadi.

"Mari kita hilangkan ego-ego pribadi, ego-ego golongan demi masyarakat Jawa Barat dan juga Kota Bandung," katanya.

Erwan mewanti-wanti, tidak hanya di Bandung, di semua Kota/Kabupaten lainnya juga, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk selalu duduk bersama selesaikan permasalahan secara dingin.

Saat ditanya apakah akan dimediasi, Erwan menjawab keduanya sudah dasa dan bisa menyelesaikannya sendiri.

Kontributor: Rachmadi