Daftar Harga Jual Emas Pegadaian per 25 Agustus 2020

Harga jual semua jenis emas di Pegadaian hari ini turun.

Diterbitkan 25 Agustus 2020, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Harga jual semua jenis emas hari ini menurun. Bahkan, emas UBS yang sempat menyentuh angka Rp 1 miliar kini hanya Rp 980 juta per kilogramnya.

Untuk lebih jelasnya, simak daftar lengkap harga jual emas di PT Pegadaiaan (Persero) per 25 Agustus 2020 : 

Harga Emas Antam

Pecahan 0,5 gram: Rp 562.000

Pecahan 1,0 gram: Rp 1.069.000

Pecahan 2,0 gram: Rp 2.098.000

Pecahan 3,0 gram Rp 3.126.000

Pecahan 5,0 gram Rp 5.196.000

Pecahan 10,0 gram: Rp 10.346.000

Pecahan 25,0 gram: Rp 25.849.000

Pecahan 50,0 gram: Rp 50.645000

Pecahan 100,0 gram: Rp 101.160.000

 

Harga Emas Antam Retro

Pecahan 0,5 gram: Rp 494.000

Pecahan 1,0 gram: Rp 986.000

Pecahan 2,0 gram: Rp 1.971.000

Pecahan 3,0 gram: Rp 2.955.000

Pecahan 5,0 gram: Rp 4.924.000

Pecahan 10,0 gram: Rp 9.847.000

Pecahan 25,0 gram: Rp 24.616.000

Pecahan 50,0 gram: Rp 49.230.000

Pecahan 100,0 gram: Rp 98.459.000

 

Harga Emas Antam Batik

Pecahan 0,5 gram: Rp 620.000

Pecahan 1,0 gram: Rp 1.189.000 

 

Harga Emas UBS

Pecahan 0,5 gram: Rp 550.000

Pecahan 1,0 gram: Rp 1.038.000

Pecahan 2,0 gram: Rp 2.046.000

Pecahan 5,0 gram: Rp 5.171.000

Pecahan 10,0 gram: Rp 10.131.000

Pecahan 25,0 gram: Rp 25.478.000

Pecahan 50,0 gram: Rp 49.970.000

Pecahan 100,0 gram: Rp 100.011.000

Pecahan 250,0 gram: Rp 249.023.000

Pecahan 500,0 gram: Rp 492.745.000

Pecahan 1000,0 gram: Rp 980.359.000

 

Reporter: Erna Sulistyowati

** Saksikan "Berani Berubah" di Liputan6 Pagi SCTV setiap Senin pukul 05.30 WIB, mulai 10 Agustus 2020

Harga Emas Tergelincir karena Optimisme Pengobatan Corona

 Harga emas meluncur turun pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Penekan harga emas adalah optimisme atas otoriasi regulator kesehatan AS dengan pengobatan Covid-19 yang mendorong bursa saham.

Mengutip CNBC, Selasa (25/8/2020), harga emas di pasar spot turun 0,5 persen menjadi USD 1.929,12 per ounce, setelah sebelumnya melonjak 1 persen menjadi USD 1.961.40 per ounce.

Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,4 persen menjadi USD 1.939,20 per ounce.

Kepala analis Blue Line Futures Chicago Phillip Streible menjelaskan, harga emas baru saja berkonsolidasi karena indeks saham sentuh rekor tertinggi.

"Namun sebenarnya ekonomi AS masih butuh katalis yang lebih besar, membutuhkan stimulus fiskal tambahan, membutuhkan inflasi untuk meningkat, agar benar-benar berjalan, ”kata Streible.

S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor tertinggi setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan AS menyetujui penggunaan plasma darah pada pasien Covid-19 dan berdasarkan laporan administrasi Trump dapat mempercepat kandidat vaksin.

Sementara itu, pembicaraan antara Partai Demokrat dan Republik tentang undang-undang bantuan virus Corona tetap macet. Hal ini tentu saja masih menjadi mendongkrak harga emas karena stimulus tersebut sangat penting untuk mendorong ekonomi AS.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6