Selain Big Hero 6, Ini 5 Film Animasi Terbaik Disney Pasca 2000

Apa lima animasi keluaran Disney pasca 2000 yang menurut kami paling baik dan layak disebut klasik.

Diterbitkan 14 November 2014, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

No. 4

4. Wreck-It Ralph (2012)

Jika Pixar punya Toy Story yang membayangkan bagaimana boneka bisa hidup saat tak ada orang yang melihat, Wreck-It Ralph membayangkan bagaimana para karakter di video game juga punya kehidupan sendiri. Kisah tentang karakter jahat di video game yang ingin jadi pahlawan ini berhasil menghibur penonton dewasa dan anak-anak. Di film ini, Disney mempraktekkan formula yang membuat film-film animasi Pixar berhasil. Dan terbukti pengamat film dan penonton menyukai film ini.

No. 3

3. Bolt (2008)

Dari penghasilan box office, Bolt terbilang biasa-biasa saja. Saat rilis di akhir 2008, filmnya harus bersaing dengan Twilight dan film James Bond, Quantum of Solace. Namun, inilah film animasi pertama keluaran Disney yang mendapat arahan dari Pixar--setelah studio itu dibeli sepenuhnya oleh Disney. Bolt kini dianggap sebagai film yang menandai kebangkitan studio Disney menggapai masa renaisans barunya di akhir 2000-an hingga sekarang. Ditonton lagi sekarang, kisah tentang anjing yang merasa memiiki kekuatan super lantaran kelamaan jadi bintang film serial fiksi ilmiah ini jauh lebih bagus dari Twilight maupun film James Bond.

No. 2

2. The Princess and the Frog (2009)

Saat film animasi dua dimensi tak lagi banyak diproduksi untuk layar lebar oleh Hollywood, The Princess and the Frog adalah sebuah film yang diniatkan sebagai karya antik. Film ini hendak mengajak penontonnya bernostalgia dengan masa-masa keemasan film animasi dua dimensi di era Cinderella, Sleeping Beauty, hingga Beauty and the Beast. Film ini memungut semua formula klasik kisah Disney Princess dengan musik-musik ceria sepanjang film bernuansa jazz dan blues dari tanah New Orleans.

No. 1

1. Frozen (2013)

Bahkan hampir setahun lewat, demam Frozen masih terasa hingga kini. Kita seakan tak mau melepaskan diri dari lagu "Let it Go." Dari balita hingga orang dewasa demam Frozen. Kisahnya bukan khas Disney Princess yang menunggu pangeran berkuda putih datang menolong. Frozen mengisahkan putri-putri yang mandiri. Mungkin karena itu, meski tetap mempertahankan mempertahankan cita rasa animasi klasik khas Disney sambil tetap relevan bagi penonton zaman sekarang, generasi millennial penonton Glee dan penyuka musik Lady Gaga dan Taylor Swift.*** (Ade/Feb)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ade Irwansyah, Feby FerdianTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan