SBY Hadir Beri Penghormatan ke Jenazah 3 Prajurit TNI, Pakai Baret Biru Khas Pasukan Perdamaian

Prabowo kemudian mengajak untuk SBY maju dan berdiri sejajar dengan dirinya kemudian memberikan penghormatan terakhir pada 3 jenazah prajurit.

Diterbitkan 04 April 2026, 21:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut memberikan penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon.

Ketiga prajurit gugur itu yakni Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.

SBY tiba di ruangan VVIP Room Terminal 3 Domestik Bandara Soekarno-Hatta sekira pukul 19.00 Wib, dengan menggunakan baret berwarna biru khas pasukan perdamaian.

Sesampainya di lokasi, ia langsung dihampiri oleh Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya telah memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah korban.

Prabowo kemudian mengajak untuk SBY maju dan berdiri sejajar dengan dirinya dan juga Menteri Pertahanan (Menhan), Panglima TNI serta Wakil Panglima TNI.

Tak lama kemudian, jenazah dibawa keluar ruangan untuk menuju ke tempat upacara pelepasan jenazah sebelum diterbangkan ke kampung halaman masing-masing.

Saat dibawa keluar ruangan, Prabowo bersama SBY dan sejumlah orang yang hadir di ruangan tersebut turut memberikan hormat kepada jenazah korban.

Setelahnya, dilakukan upacara pelepasan yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

 

Tangis Keluarga Pecah

Tangis keluarga dari tiga prajurit yang hadir seketika pecah saat melihat peti jenazah tiba di VIP Room. Mereka lantas diberikan kesempatan untuk mendekat atau menghampiri peti jenazah keluarganya yang gugur.

Tangis semakin tak terbendung. Keluarga yang terdiri dari istri, orang tua, hingga anak dari prajurit TNI yang gugur itu menangis di samping peti jenazah.

Mereka memeluk peti jenazah yang diselimuti bendera merah putih. Istri dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) serta persatuan istri TNI AD pun menenangkan para keluarga prajurit yang menangis tersedu-sedu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6