Paraguay vs Prancis: Les Bleus Juga Sanggup Main 'Kotor'

Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe menyebut timnya punya kemampuan beradaptasi dengan baik dengan lawan manapun.

Diterbitkan 05 Juli 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bintang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, menegaskan bahwa Les Bleus tidak hanya mampu memainkan sepak bola indah, tetapi juga siap menghadapi pertandingan yang keras dan penuh duel fisik. Pernyataan itu disampaikannya setelah Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Minggu (5/7) pagi tadi.

Dalam pertandingan yang berlangsung di tengah peringatan cuaca panas ekstrem dengan suhu mendekati 38 derajat Celsius, Mbappé menjadi penentu kemenangan Prancis melalui eksekusi penalti pada menit ke-70. Gol tersebut cukup untuk membawa Les Bleus melaju ke babak perempat final.

Sepanjang pertandingan, Paraguay tampil disiplin dan kerap melakukan permainan fisik untuk mengganggu ritme Prancis. Namun, Mbappé mengaku timnya sudah memperkirakan situasi tersebut sejak sebelum laga dimulai.

Kemenangan itu juga dirayakan ribuan pendukung Prancis yang memadati stadion dengan atribut berwarna biru, putih, dan merah, bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat yang jatuh pada 4 Juli.

Simak komentar Mbappe Selengkapnya di bawah ini.

Prancis Bisa Atasi Permainan Kasar Paraguay

Dalam wawancaranya di ESPN seusai laga, Mbappe menyebut bahwa timnya tidak kaget melihat permainan kasar yang diperagakan Paraguay. Tetapi Prancis disebut mampu mengatasi permainan kotor tersebut.

"Kami sudah tahu seperti apa pertandingan yang akan kami hadapi," ujar Mbappe.

"Kami juga bisa bermain keras. Kami tahu bagaimana melakukannya. Kami juga tahu bagaimana memainkan sepak bola yang tidak selalu indah. Mungkin mereka mengira kami akan datang dengan mengenakan tuksedo, tetapi kami sudah siap."

Sudah Siapkan Diri Sejak Awal

Gelandang Prancis, Rayan Cherki, yang masuk sebagai pemain pengganti pada penghujung pertandingan, turut mengomentari gaya bermain Paraguay yang mengandalkan kekuatan fisik.

Ia menyebut bahwa sejak awal Prancis sudah mengira bahwa permainan sang lawan akan sangaat fisikal dan mereka tidak sungkan melakukan pelanggaran. Jadi Prancis sudah mempersiapkan diri untuk taktik tersebut.

"Kami sudah tahu bahwa hari ini kami tidak akan terlalu banyak menunjukkan kualitas teknik maupun taktik kami. Kami ingin mengingatkan semua orang bahwa Timnas Prancis bukan hanya soal permainan indah. Jika ada tim yang ingin mengajak kami berperang di lapangan, maka inilah jawaban yang akan mereka dapatkan," ujar Cherki.

Sumber :ESPN

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kanada vs Maroko: Jesse Marsch Sebut Les Rogues Tampil Lebih Oke Ketimbang Singa Atlas!

Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan