Mudah dan Cepat: Begini Cara Cek Bansos PKH BPNT Lewat HP atau Website Resmi

Ketahui cara cek bansos PKH BPNT dengan mudah melalui situs web resmi Kemensos atau aplikasi mobile. Pastikan Anda terdaftar sebagai penerima bantuan sosial.

Diperbarui 30 Juli 2025, 13:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia terus berkomitmen meringankan beban masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial (bansos). Dua di antaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Program ini dirancang untuk membantu keluarga prasejahtera memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah mereka termasuk penerima bantuan ini, Kemensos telah menyediakan mekanisme pengecekan status secara daring. Proses ini dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, baik melalui situs web resmi maupun aplikasi seluler. Hal ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan aksesibilitas informasi bagi seluruh calon penerima.

Pengecekan status penerima bansos PKH dan BPNT ini penting dilakukan secara berkala, terutama menjelang jadwal pencairan yang dibagi dalam empat tahap sepanjang tahun. Dengan demikian, masyarakat dapat mempersiapkan diri dan memastikan hak mereka sebagai penerima bantuan telah terpenuhi sesuai dengan data yang terdaftar di sistem Kemensos.

Cara Cek Bansos PKH BPNT Melalui Situs Web Resmi Kemensos

Pengecekan status penerima bansos PKH dan BPNT dapat dilakukan dengan mengakses situs web resmi Kementerian Sosial. Metode ini merupakan salah satu cara paling umum dan cepat yang banyak digunakan oleh masyarakat. Pastikan Anda memiliki koneksi internet yang stabil untuk kelancaran proses ini.

Langkah pertama adalah membuka peramban (browser) di perangkat Anda, baik ponsel maupun komputer, lalu kunjungi alamat cekbansos.kemensos.go.id. Setelah halaman terbuka, Anda akan diminta untuk mengisi data wilayah sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dimiliki. Pilihlah Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan secara akurat.

Selanjutnya, masukkan nama lengkap Anda sesuai dengan KTP pada kolom "NAMA PM (Penerima Manfaat)". Jangan lupa untuk mengetikkan kode verifikasi atau captcha yang muncul di layar. Jika kode tersebut kurang jelas, Anda dapat mengklik ikon di kotak biru untuk mendapatkan kode baru yang lebih mudah dibaca.

Setelah semua data terisi dengan benar, klik tombol "CARI DATA". Sistem akan segera memproses permintaan Anda dan menampilkan hasil pengecekan. Jika Anda terdaftar sebagai penerima, informasi lengkap mengenai bantuan yang akan diterima, termasuk nama, usia, jenis bantuan (PKH/BPNT), status, dan periode pencairan, akan muncul. Namun, jika tidak terdaftar, akan ada keterangan "Tidak Terdapat Peserta/PM".

Cek Status Bansos PKH BPNT via Aplikasi "Cek Bansos Kemensos"

Selain melalui situs web, masyarakat juga bisa melakukan cara cek bansos PKH BPNT melalui aplikasi resmi "Cek Bansos Kemensos". Aplikasi ini tersedia untuk perangkat seluler, baik Android maupun iOS, sehingga memudahkan akses kapan saja dan di mana saja. Unduh aplikasi ini dari Google Play Store atau App Store sesuai dengan sistem operasi ponsel Anda.

Bagi pengguna baru, langkah awal adalah membuat akun dengan memilih menu "Buat Akun" dan melakukan registrasi. Anda akan diminta untuk mengisi data diri secara lengkap, termasuk NIK, nama lengkap, alamat, dan nomor HP yang aktif. Proses ini juga melibatkan pengunggahan foto KTP dan swafoto (selfie) sesuai instruksi yang diberikan untuk verifikasi.

Setelah akun berhasil diverifikasi, Anda dapat login menggunakan akun yang sudah terdaftar. Di dalam aplikasi, pilih menu "Cek Bansos". Masukkan data wilayah domisili serta nama lengkap Anda pada kolom yang tersedia. Kemudian, klik tombol "Cari Data" untuk melihat status bantuan yang Anda ajukan atau terima.

Aplikasi "Cek Bansos Kemensos" tidak hanya berfungsi untuk pengecekan status, tetapi juga menyediakan fitur tambahan yang bermanfaat. Salah satunya adalah fitur "Usul dan Sanggah" yang memungkinkan pengguna untuk memperbaiki data atau mengusulkan penerima bansos baru. Fitur ini menunjukkan komitmen Kemensos dalam menjaga akurasi data penerima bantuan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6