Liputan6.com, Jakarta - Cara cek bansos wajib diketahui. Diketahui, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus berkomitmen menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) seperti PKH dan BPNT guna menjaga stabilitas ekonomi nasional dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Pada bulan ini, penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dijadwalkan akan dimulai 20 Juli 2026. Bansos ini menjadi informasi penting bagi masyarakat yang berstatus sebagai penerima. Masyarakat, khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM), diimbau untuk aktif melakukan cek bansos Kemensos Juli 2026 guna memastikan status penerimaan mereka.
Untuk periode Juli hingga September 2026, setiap KPM dijadwalkan menerima total Rp 600.000. Dana ini merupakan akumulasi bantuan tiga bulan, dengan masing-masing Rp 200.000 per bulan. Penting untuk diketahui bahwa pencairan bansos dilakukan secara bertahap, sehingga waktu penyaluran dapat bervariasi di setiap daerah.
Advertisement
1. Akses Cek Bansos Kemensos Juli 2026 Lewat Website
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301850/original/014515400_1784522514-akazlaza.jpg)
Masyarakat dapat dengan mudah melakukan pengecekan status penerima bansos melalui situs web resmi Kemensos. Prosedur ini dirancang agar akurat dan dapat diakses secara mandirii.
- Kunjungi Laman Resmi: Buka situs web resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id/ melalui peramban Anda.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Ketikkan huruf kode (captcha) yang tertera dalam kotak di bawah kolom NIK. Jika kode tidak jelas, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
- Cari Data: Klik tombol "Cari Data".
Sistem akan memverifikasi masukan dengan basis data Kemensos dan menampilkan informasi penerima beserta jenis bantuan jika terdaftar.
Advertisement
2. Akses Cek Bansos Kemensos Juli 2026 Lewat Aplikasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6370182/original/036492500_1779245275-unnamed__2_.jpg)
Selain melalui situs web, Kemensos juga menyediakan aplikasi mobile "Cek Bansos" untuk memudahkan masyarakat memeriksa status penerima bantuan. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Play Store untuk pengguna Android atau App Store bagi pengguna iOS.
- Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari Google Play Store atau App Store.
- Lakukan pendaftaran akun baru jika Anda belum memiliki akun, atau login menggunakan username dan password yang sudah terverifikasi. Pendaftaran akun memerlukan data diri sesuai KTP, email aktif, dan nomor HP.
- Buat Username dan Password
- Unggah foto KTP dan swafoto bersama KTP
- Klik “Buat Akun” lalu login menggunakan akun yang telah dibuat
- Pilih Menu "Cek Bansos": Setelah berhasil masuk, pilih menu utama "Cek Bansos" pada halaman beranda aplikasi.
- Masukkan NIK KTP
- Klik tombol "Cari Data" untuk memulai proses pencarian di database DTKS.
3. Rincian Bantuan dan Mekanisme Penyaluran Bertahap PKH-BPNT
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2726769/original/014099000_1549966366-20190212-Warga-Depok-Hadiri-PKH-Herman6.jpg)
Seperti yang telah disinggung di awal, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima total Rp 600.000 untuk periode penyaluran Juli, Agustus, dan September 2026. Nominal ini merupakan akumulasi dari bantuan bulanan sebesar Rp 200.000.
Penyaluran dana ini tidak dilakukan secara serentak, melainkan bertahap di berbagai wilayah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kesiapan lembaga penyalur, proses validasi data penerima, perbedaan mekanisme distribusi di masing-masing daerah, serta pembaruan data berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dirancang untuk memenuhi kebutuhan pangan melalui penyaluran non-tunai, umumnya via Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dapat digunakan di e-warong. Sementara itu, Program Keluarga Harapan (PKH) adalah bansos bersyarat yang bertujuan meningkatkan akses keluarga miskin terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Advertisement
4. Pembaruan Data DTSEN pada Kriteria dan Daftar Penerima 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299556/original/065259000_1784264209-Screenshot__412_.jpg)
Kementerian Sosial secara berkala melakukan pemutakhiran data penerima bansos melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). DTSEN, yang kini menjadi basis data utama menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), adalah sistem terintegrasi yang akurat untuk perencanaan program. Pemutakhiran ini dilakukan setiap tiga bulan sekali oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Termasuk pada penyaluran triwulan III 2026, Kementerian Sosial juga melakukan pemutakhiran data penerima berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pembaruan ini bertujuan agar bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria sebagai penerima.
Untuk menjadi penerima PKH dan BPNT, calon KPM harus terdaftar dalam DTSEN, termasuk dalam kategori desil kesejahteraan rendah (umumnya desil 1-4), memiliki dokumen kependudukan aktif, tidak menerima bansos serupa, tidak memiliki penghasilan tetap tinggi, dan berdomisili di wilayah cakupan program. PKH secara spesifik menargetkan keluarga dengan komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Masyarakat juga dapat berperan aktif melalui fitur "usul" dan "sanggah" di Aplikasi Cek Bansos, atau meminta pembaruan data melalui musyawarah desa/kelurahan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Kapan penyaluran bansos Kemensos untuk periode Juli 2026 dimulai?
Penyaluran bansos PKH dan BPNT untuk periode Juli 2026 dijadwalkan dimulai pada 20 Juli 2026.
2. Berapa nominal bantuan yang akan diterima KPM untuk periode Juli-September 2026?
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima total Rp 600.000, yang merupakan akumulasi dari Rp 200.000 per bulan selama tiga bulan (Juli, Agustus, September).
3. Bagaimana cara melakukan cek bansos Kemensos Juli 2026 secara online?
Masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos dengan memasukkan data wilayah dan nama atau NIK.
4. Mengapa daftar penerima bansos dapat berubah setiap periode?
Daftar penerima dapat berubah karena adanya pemutakhiran data berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilakukan Kemensos, dengan penyebab seperti penerima meninggal dunia, pindah domisili, kondisi ekonomi membaik, atau masuknya penerima baru yang lebih layak.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5227787/original/093812800_1747821037-WhatsApp_Image_2025-05-21_at_16.41.19.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3443072/original/098295500_1619676836-044625300_1587565300-20200422-Penyaluran-Bansos-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8981001/original/013596400_1782985981-Untitled8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8976652/original/097791700_1782984181-ChatGPT_Image_Jul_2__2026__04_22_01_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259261/original/078355800_1781493544-3549582318816429688.jpeg)