Sukses

Akan Uji Kepatutan dan Kelayakan di DPR, Yudo Ditemani Kapolri dan KSAD

Liputan6.com, Jakarta Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono hari ini mendatangi kompleks DPR, Senayan, Jakarta Jumat (2/12/2022).

Adapun kehadirannya sekitar 13.10 WIB itu adalah untuk menjalani uji kepatutan dan kelayakan atau fit proper test untuk menjadi Panglima TNI.

Bedasarkan pantuan Liputan6.com di lokasi, Yudo tak sendiri. Dia datang bersama KSAD Dudung Abdurachman, KSAU Fajar Prasetyo hingga Kapolri Listyo Sigit.

Yudo nampak melemparkan senyum ke awak media dan tidak berkomentar terkait tes hari ini.

Dia bersama rombongan langsung menuju ruang rapat Komisi I DPR yang merupakan lokasi uji kelayakan dan kepatutan.

Sebelumnya,Komisi I DPR RI melakukan verifikasi administrasi atau pemeriksaan berkas calon kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Jumat (2/12/2022) pagi.

Pada penyerahan berkah Yudo tidak hadir diwakilkan staf dari TNI AL. Acara verifikasi pun digelar secara tertutup. “Diwakilkan,” kata Ketua Komisi I Meutya Hafid saat dikonfirmasi, Jumat (2/12/2022).

 

 

 

**Liputan6.com bersama BAZNAS bekerja sama membangun solidaritas dengan mengajak masyarakat Indonesia bersedekah untuk korban gempa Cianjur melalui transfer ke rekening:

1. BSI 900.0055.740 atas nama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional)2. BCA 686.073.7777 atas nama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Digelar Tertutup

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Golkar Dave Laksono menyatakan agenda pemeriksaan tersebut digelar tertutup.

Sementara fit-proper test baru akan digelar pada pukul 13.30 secara terbuka. “Sedang berlangsung, tertutup,” kata Dave.

Dave menyebut apabila berkas telah terima dan diperiksa lengkap, barulah fit-proper test bisa digelar.

"Bila berkas sudah sesuai, baru kita laksanakan fit and proper test," kata dia.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS