Prabowo: TNI dan Polri Anak Kandung Rakyat, Harus Selalu Bersama Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari rakyat.

Diterbitkan 18 Juli 2026, 05:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • TNI/Polri tak terpisahkan dari rakyat, terlibat ketahanan pangan, bukan hanya jaga keamanan.
  • TNI/Polri adalah anak kandung rakyat, wajib bersatu bantu atasi kesulitan masyarakat.
  • Pertahanan kuat berasal dari rakyat sejahtera; TNI/Polri harus selalu bersama rakyat.

Liputan6.com, Malang - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari rakyat.

Dia mengatakan bahwa keterlibatan TNI dan Polri dalam mendukung ketahanan pangan menunjukkan bahwa kedua institusi tersebut tidak hanya bertugas menjaga pertahanan dan keamanan negara semata.

"Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara. Tapi, TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia," kata Prabowo saat memimpin Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Dia menyampaikan Polri berhasil melakukan panen raya jagung pada Mei 2026, sedangkan TNI melakukan panen raya tebu, padi, hingga kedelai. Prabowo menekankan bahwa TNI dan Polri merupakan 'anak kandung rakyat' yang harus selalu hadir di tengah masyarakat.

"TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat, di tengah-tengah rakyat," tegasnya.

Prabowo menuturkan seluruh komponen bangsa memiliki kewajiban untuk bersatu dan bekerja bersama, bahu-membahu untuk membantu rakyat yang mengalami kesulitan.

"Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri. Selama ada rakyat yang hidupnya susah, itu adalah kewajiban semua komponen untuk bersatu, bahu-membahu, membuat langkah-langkah yang besar, langkah-langkah yang nyata untuk mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat itu," jelas Prabowo.

Prabowo juga menegaskan bahwa kekuatan pertahanan Indonesia bermula dari rakyat yang kuat dan kehidupannya sejahtera.

"Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat," pungkasnya.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6