Investasi, Tunggal Jaya Investama Beli 1,42 Juta Saham IMPC

Tunggal Jaya Investama membeli saham IMPC di harga Rp 1.439 dan Rp 1.450 pada pertengahan Juli 2026.

Diterbitkan 18 Juli 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) yakni PT Tunggal Jaya Investama menambah kepemilikan saham IMPC. Pembelian saham IMPC ini bertujuan untuk investasi.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (18/7/2026), PT Tunggal Jaya Investama membeli saham IMPC dengan total 1.421.400 saham senilai Rp 2,05 miliar. Pembelian saham dilakukan dalam dua tahap. Pertama, Tunggal Jaya Investama membeli 742.300 saham IMPC dengan harga Rp 1.439 per saham. Nilai transaksi Rp 1,06 miliar. Kedua, Tunggal Jaya Investama membeli 679.100 saham IMPC dengan harga Rp 1.450 per saham sehingga nilai transaksi Rp 984,69 juta.

"Tujuan transaksi investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip.

Setelah transaksi pembelian saham IMPC, Tunggal Jaya Investama mengenggam 20,80 miliar saham atau setara 37,89%. Adapun dalam keterbukaan informasi, Tunggal Jaya Investama bukan pengendali.

Berdasarkan data RTI, pada penutupan perdagangan saham Jumat, 17 Juli 2026, harga saham IMPC melemah 0,34% menjadi Rp 1.445 per saham. Harga saham IMPC dibuka naik 10 poin menjadi Rp 1.460 per saham. Saham IMPC berada di level tertinggi Rp 1.460 dan terendah Rp 1.400 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.202 kali dengan volume perdagangan saham 61.329 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,8 miliar.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,1% menjadi 6.175,53. Indeks saham LQ45 bertambah 2,19% menjadi 621,91. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Jelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.192,65 dan terendah 6.079,31. Sebanyak 349 saham menguat sehingga angkat IHSG. 216 saham melemah dan 187 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 2.024.053 kali dengan volume perdagangan saham 29,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 16,3 triliun.

Kinerja Kuartal I 2026

Sebelumnya, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menunjukkan kinerja keuangan yang kuat sepanjang kuartal I 2026. Pendapatan naik 25,4% dan laba tumbuh 32,9% hingga Maret 2026.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/4/2026), pendapatan perseroan tercatat mencapai Rp 1,2 triliun, naik 25,4% secara tahunan dari Rp 937 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini turut mendorong peningkatan laba bersih sebesar 32,9% menjadi Rp 203 miliar, dibandingkan Rp 152 miliar pada kuartal I 2025.

Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, profitabilitas juga mengalami perbaikan. Laba kotor meningkat 30,2% menjadi Rp 484 miliar dengan margin naik ke 41,2%. Laba usaha tumbuh 20,2% menjadi Rp 237 miliar, sementara margin laba bersih ikut menguat dari 16,3% menjadi 17,2%.

 

Aset Perseroan

Kinerja operasional yang solid juga tercermin dari EBITDA yang naik 19,8% menjadi Rp 288 miliar. Di sisi struktur keuangan, perseroan berhasil memperbaiki rasio utang terhadap EBITDA dari 5,3x menjadi 2,4x, serta meningkatkan kemampuan pembayaran bunga yang tercermin dari rasio EBITDA terhadap bunga yang melonjak ke 26,3x.

Dari sisi neraca, total aset meningkat 13,8% menjadi Rp 5,17 triliun, sementara ekuitas melonjak 40,7% menjadi Rp 3,24 triliun. Pada saat yang sama, total liabilitas berhasil ditekan turun 13,8%, menunjukkan pengelolaan keuangan yang lebih sehat.

Kinerja positif ini terutama ditopang oleh permintaan domestik yang tetap kuat serta efektivitas strategi efisiensi yang dijalankan perseroan. Meski dihadapkan pada tantangan eksternal, perseroan tetap mempertahankan target kinerja tahun 2026 dengan pendapatan sebesar Rp 5,1 triliun dan laba bersih di atas Rp 700 miliar.