IHSG Hari Ini Terbang ke 6.175, Sektor Keuangan jadi Penopang

Sektor saham keuangan memimpin kenaikan menopang laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham Jumat, (17/7/2026).

Diterbitkan 17 Juli 2026, 16:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat signifikan pada sesi kedua perdagangan saham Jumat, (17/7/2026). Lonjakan IHSG hari ini terjadi di tengah nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan sektor saham keuangan pimpin kenaikan.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melonjak 1,1% menjadi 6.175,53. Indeks saham LQ45 melompat 2,19%. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Berdasarkan pantauan, IHSG sudah menguat selama lima hari berturut-turut.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, meskipun kalau dari pergerakan bursa global dan mayoritas Asia cenderung terkoreksi, IHSG menguat didorong sejumlah faktor dan sesuai prediksi.

"Kami mencermati dari nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta harga komoditas emas melemah. Dari sektor, emiten-emiten perbankan bigcaps mendorong pergerakan IHSG serta beberapa emiten bigcaps seperti TLKM dan ASII yang juga menguat,” kata dia.

Menjelang libur akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.192,65 dan level terendah 6.079,31. Sebanyak 349 saham menguat sehingga angkat IHSG. 261 saham melemah dan 187 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.024.037 kali dengan volume perdagangan saham 29,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 16,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.915.

Mayoritas sektor saham menghijau yang dipimpin sektor saham keuangan. Sektor saham keuangan bertambah 2,34%. Sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,27%, sektor saham consumer siklikal bertambah 0,80%, dan sektor saham kesehatan melonjak 0,67%.

Kemudian sektor saham properti naik 0,38%, sektor saham infrastruktur bertambah 0,26%, dan sektor saham transportasi menguat 0,11%. Sektor saham energi turun 0,11%, sektor saham basic merosot 0,50%, sektor saham industri terpangkas 0,45%, dan sektor saham teknologi tergelincir 0,25%.

Gerak Saham

Menjelang akhir pekan ini, harga saham EPAC melemah 2,86% menjadi Rp 68 per saham. Saham EPAC dibuka turun menjadi Rp 69 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 70 per saham. Harga saham EPAC berada di level tertinggi Rp 75 dan terendah Rp 68 per saham. Total frekuensi perdagangan 36.033 kali dengan volume perdagangan saham 21.294.032 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 152,8 miliar.

Harga saham KOKA melonjak 27,49% menjadi Rp 218 per saham. Harga saham KOKA dibuka naik tiga poin menjadi Rp 174 per saham. Saham KOKA berada di level tertinggi Rp 218 dan terendah Rp 173 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 33.464 kali denagn volume perdagangan saham 3.226.708 saham. Nilai transaksi Rp 64 miliar.

Harga saham RAJA naik 1,14% menjadi Rp 885 per saham. Harga saham RAJA dibuka stagnan di Rp 875 per saham. Harga saham RAJA berada di level tertinggi Rp 915 dan terendah Rp 875 per saham. Total frekuensi perdagangan 23.418 kali dengan volume perdagangan 1.421.728 saham. Nilai transaksi Rp 127,6 miliar.

Harga saham ASII ditutup stagnan Rp 5.100 per saham. Saham ASII berada di level tertinggi Rp 5.200 dan terendah Rp 5.025 per saham. Total frekuensi perdagangan 13.449 kali dengan volume perdagangan saham 672.922 saham. Nilai transaksi Rp 345,1 miliar.