Argentina Penguasa Menit Akhir di Piala Dunia 2026, 11 Gol Telat Iringi Laju ke Final

Sepanjang Piala Dunia 2026, Argentina mencatat 11 gol pada menit 79 ke atas.

Diterbitkan 17 Juli 2026, 18:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Argentina kembali menunjukkan kendali pada menit-menit krusial di Piala Dunia 2026. Setelah tertinggal 0-1 oleh gol Anthony Gordon pada menit ke-55, Albiceleste membalikkan keadaan atas Inggris lewat gol Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan Lautaro Martinez pada menit ke-90+2 di Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.

Lionel Messi mengirimkan assist untuk dua gol tersebut, sekaligus memastikan langkah ke final. Dilansir dari Japan Today, rangkaian gol telat itu melengkapi pola yang terus berulang sepanjang turnamen.

Secara keseluruhan, Argentina telah mengemas 11 gol yang lahir pada menit ke-79 atau lebih sejak fase grup hingga babak empat besar. Catatan itu menjadi benang merah perjalanan tim asuhan Lionel Scaloni: laga kerap masih terbuka hingga penghujung, lalu dituntaskan oleh gol-gol pamungkas.

Rentetan momen penentuan itu tidak hanya hadir di semifinal. Sejak fase grup hingga perempat final, Argentina berulang kali mengunci kemenangan atau mengubah jalannya pertandingan pada menit-menit akhir.

Jejak di Fase Grup: Austria dan Yordania

Jejak pertama lahirnya gol telat muncul pada pertandingan kedua Grup J melawan Austria. Argentina sudah unggul 1-0 berkat gol Messi di menit ke-38, tetapi kapten Albiceleste itu kembali mencetak gol pada menit ke-90+5. Ia memanfaatkan bola pantulnya sendiri dan melepas tembakan keras di antara tiga bek Austria untuk menutup laga dengan skor 2-0.

Momen kontra Austria itu menjadi titik awal rangkaian penyelesaian pertandingan di periode akhir yang terus berulang pada partai-partai berikutnya. Sejak saat itu, Argentina konsisten menghasilkan gol ketika laga memasuki penghujung waktu normal atau perpanjangan waktu.

Pada laga pamungkas fase grup menghadapi Yordania, Argentina memimpin 2-1 saat Messi baru masuk sebagai pemain pengganti. Dari tendangan bebas sekitar 22 meter, ia melihat celah di pagar betis lawan dan melepaskan tembakan menyusur tanah yang sempat memantul sekali sebelum bersarang sebagai gol menit ke-80. Skor 3-1 menutup pertandingan dan menegaskan posisi puncak Grup J dengan sembilan poin.

Fase Gugur: Tanjung Verde, Mesir, dan Swiss

Memasuki fase gugur, drama menit akhir kembali berperan. Pada pertemuan pertama babak knockout melawan Tanjung Verde, Argentina membutuhkan perpanjangan waktu untuk menyegel kemenangan. Lisandro Martinez membawa keunggulan 2-1 pada menit ke-92. Messi kemudian mengambil sepak pojok yang mengarah sempurna hingga berujung gol bunuh diri pada menit ke-111. Laga berakhir 3-2 untuk Argentina.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ujian terbesar datang saat menghadapi Mesir di babak 16 besar. Tim yang berstatus juara Piala Dunia 2022 itu tertinggal 0-2 ketika laga menyisakan 11 menit sebelum memasuki injury time babak kedua. Kebangkitan dimulai melalui sundulan Cristian Romero pada menit ke-79. Empat menit berselang, Messi menyamakan kedudukan pada menit ke-83. Enzo Fernandez kemudian memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-90+2. Skor akhir 3-2 menempatkan Argentina di babak berikutnya. Di perempat final, Swiss yang bermain dengan 10 orang tetap memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu. Kebuntuan baru pecah pada menit ke-112 ketika Julian Alvarez mencetak gol pembuka keunggulan. Lautaro Martinez menambahkan gol pada menit ke-120+1 untuk menutup pertandingan 3-1 dan membawa Argentina melangkah ke semifinal.

Halaman
Show All
Radifa Arsa, Aning Jati, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan