Ragam Hoaks Terbaru Menkeu Purbaya, dari Pengambilan Bantuan hingga Dana Hibah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa beberapa kali menjadi sasaran hoaks

Diterbitkan 20 Juli 2026, 18:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tak luput dari sasaran hoaks. Hoaks ini menyebar baik melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks yang dikaitkan dengan Menkeu Purbaya? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Video Menkeu Purbaya Umumkan Proses Pengambilan Dana Bantuan 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan proses pengambilan dana bantuan 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 4 Juli 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Untuk proses pengambilan dana, setiap penerima dana bantuan diwajibkan untuk menyelesaikan biaya pengganti tandatangan senilai Rp 100 ribu yang dikirim ke rekening bendahara saya atas nama Fajri Maulana. Selain dari atas nama Fajri Maulana, saya tidak bertanggungjawab. Apabila dana bantuan tidak cair setelah anda selesaikan biaya ganti tandatangan tersebut, saya Purbaya Yudhi Sadewa siap bertanggungjawab atas program ini".

Berikut caption pada videonya:

"Assalamualaikum Wr. Wb Program bantuan dana dari Menkeu Purbaya di tahun 2026 untuk masyarakat yang membutuhkan. Semoga bermanfaat dan di pergunakan dengan baik".

Lalu benarkah klaim video Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan proses pengambilan dana bantuan 2026?  Simak penelusuran berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Video Prabowo dan Purbaya Umumkan Bantuan Dana Hibah

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bantuan dana hibah. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 15 Juli 2026.

Dalam unggahannya, tampak Prabowo duduk berdampingan dengan Purbaya. Prabowo pun memberi pernyataan, berikut isinya:

"Jangan skip video ini saya Prabowo Subianto ingin mengimbau kepada masyarakat Indonesia agar segera daftar bantuan dana hibah, silakan tulis nama dan asal dari mana di komentar nanti saya bantu"

Postingan disertai narasi sebagai berikut:

"KLARIFIKASI LANSUNG PAK PURBAYA BERSAMA PRESIDEN PRABOWO MENGENAI PROGRAM DANA HIBAH "

Unggahan juga menyertakan nomor Whatsapp.

Lalu benarkah klaim video Presiden Prabowo dan Menkeu Purbaya mengumumkan bantuan dana hibah? Simak penelusuran berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Video Menkeu Purbaya Sebut Dana Desa Dikorupsi

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bicara mengenai dana desa dikorupsi. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 29 Juni 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Kalau desa miskin tapi kepala desanya kaya berarti ada yang salah. Ketika dana desa dikorupsi, jalan rusak dibiarkan, bantuan dipotong, rakyat dibohongi. Saya pastikan kepala desa yang bermain uang rakyat akan kami tindak, tidak ada alasan, tidak ada pembenaran. Biar semua tahu, follow, bagikan dan simpan video ini"

Postingan menyertakan caption dengan tulisan sebagai berikut:

"Ketika dana Desa dikorupsi bantuan pemerintah di potong jalan rusak di biarkan rakyat di bohongi saya pastikan akan di tindak #Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa"

Lalu benarkah klaim video Purbaya bicara mengenai dana desa dikorupsi? Simak penelusuran berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.