Liputan6.com, Jakarta Liputan6.com, Jakarta - Resep Mie Goreng Chili Oil menjelma jadi salah satu menu paling dicari pencinta pedas di dapur rumahan. Perpaduan mie telur kenyal yang ditumis gurih lalu diselimuti minyak cabai harum menghadirkan sensasi hangat menggigit khas sajian ala kafe kekinian. Daya tariknya sederhana: bahannya mudah didapat, prosesnya cepat, dan tingkat pedasnya bisa diatur sesuka hati.
Jantung dari hidangan ini adalah chili oil alias minyak cabai, kondimen yang berakar dari masakan Tiongkok, khususnya Sichuan. Teknik menyiram bumbu kering dengan minyak panas mengingatkan pada you po mian, mie khas Tiongkok yang dimatangkan lewat guyuran minyak mendidih di atas aromatik. Dari akar itulah mie goreng chili oil tumbuh menjadi comfort food modern.
Di bawah ini tersaji panduan lengkapnya, mulai bahan, langkah antigagal, tips teknis, sampai variasi supaya kamu bisa menyesuaikan racikan dengan selera keluarga.
Advertisement
Sekilas tentang Mie Goreng Chili Oil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322117/original/046475300_1786517448-fd1dc18e-0755-48d1-a739-14c7c6095e75.jpg)
Mie goreng chili oil adalah interpretasi modern dari mie tumis yang dikawinkan dengan minyak cabai bergaya Sichuan. Berbeda dari mie goreng Jawa yang manis berkat kecap dan bumbu halus, atau mie goreng nyemek yang sengaja dibiarkan sedikit basah, versi chili oil menonjolkan aroma bawang putih dan cabai yang dibangunkan oleh siraman minyak panas. Kini ia bersanding dengan mi ayam chili oil dan pangsit chili oil di banyak daftar menu kafe.
Kondimen minyak cabai ini punya sejarah panjang. Cabai baru tiba di daratan Tiongkok sekitar abad ke-16 lewat jalur perdagangan, dan catatan tertulisnya pertama kali muncul pada 1591. Dari sekadar tanaman hias, cabai lalu merambah minyak, saus, dan sayur asin hingga menjadi identitas rasa Sichuan.
Perlu dibedakan, chili oil tidak identik dengan chili crisp. Chili oil berupa minyak merah beraroma cabai yang licin, sedangkan chili crisp menyimpan remahan renyah dari bawang dan cabai yang bisa dikunyah. Merek komersial seperti Lao Gan Ma asal Guizhou berjasa mempopulerkan sajian bertabur chili crisp ke penjuru dunia, termasuk sebagai teman dimsum dan aneka gorengan. Teknik meraciknya pun berbeda menurut daerah: di Tiongkok bagian selatan bumbu kerap ditim perlahan dalam minyak, sedangkan di utara minyak panas justru dituang ke atas bumbu kering.
Yang membuat hidangan ini digemari adalah kepraktisannya. Mengutip Chili Pepper Madness, semangkuk mie chili oil bahkan bisa tersaji dalam 15 menit atau kurang. Sajian ini kerap disebut sebagai versi hemat ala Tiongkok dari butter noodles.
Baca juga: Kumpulan Resep Mie Goreng Enak dan Sederhana, Khas Jawa sampai Aceh.
Advertisement
Bahan-bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322118/original/052020500_1786517448-f46155c5-5eac-4787-b4d3-001827b4c1ea.jpg)
Kualitas mie goreng chili oil sangat ditentukan bahannya. Pilih bawang putih segar untuk aroma tumisan, dan sertakan minyak wijen agar wangi khasnya keluar. Untuk warna merah menyala dengan rasa yang tidak terlalu menyengat, gochugaru alias bubuk cabai Korea bisa jadi pilihan; kenali dulu tingkat kepedasan cabai favoritmu lewat skala Scoville. Minyak cabai yang kamu buat pun bisa jadi bumbu serbaguna untuk masakan lain.
Bahan utama
- 200 gram mie telur kering
- 100 gram fillet paha ayam, potong dadu
- 2 butir telur ayam
- 3 lembar sawi hijau (caisim), potong 4 cm
- 2 batang daun bawang, iris serong
Bahan chili oil
- 3 sdm bubuk cabai kasar (gochugaru atau cabai bubuk lokal)
- 4 siung bawang putih, cincang halus
- 1 sdt biji wijen
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt gula pasir
- 4 sdm minyak sayur
Bumbu dan saus
- 2 sdm kecap manis
- 1 sdm saus tiram
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdt minyak wijen
- 1/4 sdt merica bubuk
Pelengkap
- 1 sdm bawang goreng
- Irisan daun bawang secukupnya
Cara Membuat Mie Goreng Chili Oil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485884/original/084597200_1769567745-9.jpg)
- Rebus mie telur dalam air mendidih yang diberi sedikit garam selama 3-4 menit hingga al dente, lalu tiriskan dan lumuri sedikit minyak agar tidak lengket.
- Masukkan bubuk cabai kasar, bawang putih cincang, biji wijen, garam, dan gula ke dalam mangkuk tahan panas, lalu aduk rata.
- Panaskan 4 sdm minyak sayur di wajan kecil dengan api sedang hingga benar-benar panas dan berasap tipis, sekitar 180 derajat Celsius.
- Tuang minyak panas perlahan ke dalam campuran cabai sambil diaduk hingga cabai berbuih dan aromanya harum, lalu sisihkan sebagai chili oil.
- Panaskan 1 sdm chili oil di wajan, masukkan potongan ayam, dan tumis hingga berubah warna serta matang.
- Sisihkan ayam ke tepi wajan, pecahkan telur di bagian yang kosong, lalu orak-arik hingga setengah beku.
- Masukkan sawi hijau dan sebagian daun bawang, aduk hingga sawi layu.
- Masukkan mie telur, tuang kecap manis, saus tiram, kecap asin, dan merica bubuk, lalu aduk cepat dengan api besar hingga bumbu merata.
- Tambahkan 2-3 sdm chili oil dan minyak wijen, aduk hingga seluruh helai mie terselimuti dan tampak mengilap.
- Cicipi dan koreksi rasa, lalu matikan api.
- Pindahkan ke piring, taburi bawang goreng dan sisa irisan daun bawang, tambahkan chili oil sesuai selera, dan sajikan selagi hangat.
Bila ingin mendalami dasarnya, simak cara membuat chili oil yang benar dan cara membuat minyak cabai sendiri agar hasilnya wangi dan tahan lama.
Advertisement
Tips agar Hasil Maksimal
- Jaga suhu minyak. Panaskan minyak sampai berasap tipis, lalu tuang perlahan ke bumbu cabai. Gunakan mangkuk tahan panas dari keramik atau logam, bukan kaca, dan siram sedikit demi sedikit agar aman dari cipratan.
- Jangan sampai bawang putih gosong. Api yang terlalu besar membuat bawang putih dan cabai terasa pahit; kecilkan api begitu aromanya mulai keluar.
- Sisakan sedikit pati. Tiriskan mie tanpa membilasnya berlebihan karena lapisan pati justru membantu chili oil dan bumbu menempel sempurna.
- Tambahkan cuka hitam. Sedikit cuka hitam Tiongkok (chinkiang) memberi aroma smoky dan rasa yang lebih berdimensi.
- Simpan sisa chili oil dengan benar. Tempatkan di wadah kaca bersih dan kering, lalu simpan di kulkas; pelajari cara menyimpannya agar awet dan versi homemade tanpa pengawet.
Variasi dan Substitusi
Versi vegetarian. Ganti ayam dengan tahu atau jamur tiram, lalu tukar saus tiram dengan saus jamur. Rasa gurih umami tetap terjaga tanpa produk hewani.
Versi ekstra pedas. Campur gochugaru dengan cabai bubuk lokal, atau tambahkan biji cabai kering dan irisan cabai rawit ke dalam minyak panas. Naikkan porsi chili oil secara bertahap agar pedasnya terkontrol.
Versi praktis mie instan. Pakai 2 bungkus mie instan goreng dengan satu paket bumbunya saja, lalu aduk bersama chili oil dan topping favorit. Cocok untuk sarapan kilat saat waktu mepet.
Baca juga: Resep Mie Goreng Saus Keju yang Creamy dan Anti Pecah.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Mie Goreng Chili Oil
Apa bedanya chili oil dan chili crisp?
Chili oil adalah minyak yang diinfusi cabai sehingga teksturnya cair, licin, dan beraroma, sementara chili crisp memiliki remahan renyah dari bawang serta cabai yang bisa dikunyah. Untuk mie goreng chili oil, keduanya sama-sama bisa dipakai; chili crisp memberi tekstur ekstra, sedangkan chili oil membuat mie lebih mengilap dan mudah tercampur.
Mie apa yang paling cocok untuk mie goreng chili oil?
Mie telur kering atau mie basah bertekstur tebal dan kenyal paling ideal karena mampu menahan bumbu dan minyak cabai. Kamu juga bisa memakai mie instan untuk versi praktis, atau mie gandum pipih ala Tiongkok bila tersedia. Rebus hingga al dente supaya tidak lembek saat ditumis dengan api besar.
Berapa lama chili oil buatan sendiri bisa disimpan?
Jika ditaruh dalam wadah kaca bersih dan kering, chili oil dapat bertahan sekitar 2-3 minggu di suhu ruang. Untuk penyimpanan lebih lama, simpan di kulkas hingga beberapa bulan; minyak mungkin mengental saat dingin, jadi diamkan sebentar di suhu ruang sebelum dipakai. Selain menyedapkan mie, minyak cabai juga punya sejumlah manfaat bila dikonsumsi wajar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7261845/original/041809000_1780048281-Tugas__22_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5432608/original/039355600_1764817183-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-04T072013.095.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5300825/original/063294400_1753929347-20250721_132106.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542212/original/065975700_1774936641-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321394/original/073435100_1786441250-9D8VkYoOiwzD8ybIrwdd0iG4sEKaYLbyamDZedP5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321844/original/077191900_1786506474-2b0d7c8a-3865-4602-a8e3-f4a4e7e7a966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322852/original/063318500_1786591856-mvmhRAjTN1gcCxz5lTqp0qE0QNJKyL14SG9VAHo2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325183/original/068719200_1786844570-Gemini_Generated_Image_qi8c5pqi8c5pqi8c.jpg)