Resep Oseng Bawang Telur Pedas yang Bikin Nambah Nasi

Resep oseng bawang telur pedas gurih ala warteg yang praktis, hemat, dan bikin nambah nasi. Simak bahan, langkah anti gagal, dan tipsnya di sini!

Diterbitkan 16 Agustus 2026, 11:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Resep oseng bawang telur adalah jawaban paling masuk akal, ketika isi kulkas menipis tetapi selera makan tetap tinggi. Lauk ini hanya mengandalkan bawang merah, bawang putih, cabai, telur, sedikit terasi, tetapi hasilnya gurih, wangi dan terkenal bikin nambah nasi. Tidak heran, jika menu ini berulang kali viral sebagai andalan anak kos maupun pekerja yang butuh masakan satset.

Istilah oseng berasal dari bahasa Jawa yang berarti menumis cepat dengan bumbu ringkas. Di banyak warung tegal, oseng bawang telur disajikan sebagai lauk dadakan yang murah tetapi mengenyangkan. Kekuatan rasanya justru lahir dari kesederhanaan, di mana ada irisan bawang yang ditumis sampai keluar manis alaminya, sentuhan terasi bakar, juga telur orak-arik yang dibuat tetap lembut.

Sebelum masuk ke takaran, ada baiknya memahami mengapa lauk sesederhana ini bisa begitu menggoda. Bagi Anda yang gemar lauk sederhana yang bikin nambah nasi, oseng bawang telur wajib masuk daftar masak minggu ini.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (16/8/2026).

Bahan-Bahan

Bahan utama:

  • 3 butir telur ayam, kocok lepas
  • 12 siung bawang merah, iris kasar
  • 6 siung bawang putih, iris kasar

Bumbu dan pelengkap:

  • 10 buah cabai rawit merah, iris serong
  • 1 batang daun bawang, iris serong
  • 1 sendok teh terasi, bakar
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk
  • 1 buah jeruk limau, ambil airnya
  • 4 sendok makan minyak goreng

Pilih terasi berkualitas dengan aroma harum dan matang, seperti yang biasa diandalkan untuk membuat sambal terasi, dan sesuaikan jumlah cabai rawit dengan selera keluarga.

Cara Membuat Oseng Bawang Telur

  1. Kocok lepas telur bersama sejumput garam di dalam mangkuk, lalu sisihkan.
  2. Panaskan 4 sendok makan minyak goreng dengan api sedang hingga panas, tetapi jangan sampai berasap.
  3. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai layu dan tepiannya mulai kecokelatan serta harum.
  4. Masukkan cabai rawit, aduk hingga cabai layu dan aromanya keluar.
  5. Tambahkan terasi bakar, gula pasir, garam, dan kaldu bubuk, lalu aduk hingga terasi hancur dan bumbu tercampur rata.
  6. Kecilkan api, geser tumisan ke satu sisi wajan, lalu tuang telur kocok ke sisi yang kosong.
  7. Biarkan telur setengah set sekitar 20 detik, kemudian orak-arik hingga menggumpal lembut.
  8. Aduk telur bersama tumisan bawang hingga tercampur rata dan telur matang.
  9. Masukkan irisan daun bawang, aduk sebentar hingga layu.
  10. Matikan api, peras air jeruk limau ke dalam tumisan, aduk rata, lalu koreksi rasa.
  11. Sajikan oseng bawang telur selagi hangat bersama nasi putih.

Tips agar Hasil Maksimal

  • Iris bawang jangan terlalu tipis agar masih terasa sedikit krenyes dan tidak cepat gosong. Potong bawang dengan ketebalan seragam dan tumis memakai api sedang-kecil supaya matang merata dan manis alami, bukan hangus.
  • Kunci telur lembut ada pada api kecil. Sebagaimana dilaporkan America's Test Kitchen, api yang terlalu tinggi membuat telur cepat matang berlebih dan bertekstur keras.
  • Bakar terasi lebih dulu hingga harum sebelum dimasukkan agar aromanya matang dan tidak langu, teknik yang juga menjadi kunci pada sambal terasi bakar.
  • Awali dengan bahan segar berkualitas. Hidangan sederhana membutuhkan resep sederhana, tetapi bahan berkualitas tinggi. Oleh karena itu, cara penyimpanan telur yang tepat membantu menjaga kesegarannya sebelum diolah.
  • Peras jeruk limau di akhir setelah api dimatikan supaya kesegarannya terjaga; memasaknya terlalu lama justru bisa memunculkan rasa pahit.

Baca juga: Tips menyimpan telur agar awet dan aman saat stok melimpah

Variasi dan Substitusi

Versi lebih berlimpah lauk. Tambahkan segenggam ikan teri yang digoreng renyah atau potongan cumi asin bersama tumisan bawang. Rasa gurihnya bertambah tanpa mengubah karakter dasar oseng.

Versi tanpa terasi. Bagi yang tidak menyukai atau tidak memiliki terasi, lewati saja bahan ini dan gantikan sensasi umaminya dengan sedikit saus tiram atau tambahan kaldu jamur. Hasilnya tetap gurih meski aromanya lebih ringan.

Versi ramah anak. Untuk lidah yang sensitif terhadap pedas, kurangi jumlah cabai rawit dan buang bijinya, atau ganti sebagian dengan cabai merah besar agar warnanya tetap menggoda. Pendekatan serupa bisa dilihat pada resep sambal yang lebih ramah di lidah tanpa kehilangan cita rasa.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Oseng Bawang Telur

Apakah terasi pada oseng bawang telur bisa diganti?

Bisa. Terasi bakar memberi aroma khas dan rasa umami, tetapi jika tidak tersedia atau tidak cocok di selera, Anda dapat menggantinya dengan sedikit saus tiram atau menambah kaldu jamur. Rasanya akan sedikit berbeda, namun lauk tetap gurih dan sedap. Membakar terasi sebelum dipakai juga membantu mengurangi aroma langu.

Berapa lama oseng bawang telur bisa disimpan?

Oseng bawang telur paling nikmat disantap segera setelah matang. Jika ada sisa, simpan dalam wadah tertutup di kulkas dan habiskan dalam 1 hingga 2 hari, lalu panaskan kembali sebelum disajikan. Karena mengandung telur, hindari membiarkannya terlalu lama di suhu ruang. Simak juga cara menyimpan telur agar tetap awet supaya stok bahan di dapur tidak cepat rusak.

Kenapa telur orak-arik jadi kering dan keras?

Penyebab paling umum adalah api terlalu besar dan telur dimasak terlalu lama. Gunakan api kecil hingga sedang, dan angkat telur saat masih tampak sedikit basah karena panas sisa akan mematangkannya. Cara ini membuat tekstur telur tetap lembut dan tidak menggumpal keras.

Â