Cara Menyimpan Telur Biar Mutu Terjaga, di Kulkas atau Suhu Ruang?

Ketahui cara menyimpan telur yang benar menurut Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof. Dr. Ir. Niken Ulupi, MS., agar kualitas telur terjaga.

Diterbitkan 03 Maret 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Telur merupakan salah satu bahan makanan pokok yang hampir selalu tersedia di setiap dapur. Namun, seringkali muncul pertanyaan mengenai cara menyimpan telur yang paling efektif agar kualitasnya tetap terjaga dan aman dikonsumsi.

Menurut Prof. Dr. Ir. Niken Ulupi, MS yang merupakan Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University keputusan menyimpan telur di dalam kulkas adalah langkah yang tepat. Suhu yang disarankan adalah sekitar 14 derajat Celsius.

Telur yang disimpan di dalam kulkas agar dapat bertahan hingga satu bulan tanpa penurunan mutu yang signifikan. “Pada suhu dingin, patogen akan ‘tidur’, sehingga perkembangan bakteri berhenti,” jelas Niken. 

Namun, bukan berarti tidak boleh disimpan di suhu ruang. Penyimpanan telur di suhu ruang bisa dilakukan asal diolah dalam waktu kurang dari tiga minggu. Lalu, jauhkan dari sumber panas maupun bahan beraroma tajam karena telur mudah menyerap bau.

Selain penyimpanan, pastikan telur yang dibeli juga berkualitas. Hal itu bisa diketahui dari ciri-ciri telur saat membeli.

“Telur yang oval sempurna, terasa berat saat dipegang, dan cangkangnya kuat menandakan telur tersebut baik dan segar,” tutur Niken mengutip laman IPB. 

Ketika telur yang dibeli berkualitas baik maka saat dipecahkan telurnya akan kental. Meski begitu, kondisi luar telur tidak mencerminkan nilai gizi dari telur.

 

 

Hindari Telur Bercangkang Kasar dan Ujung Runcing

Niken mengingatkan untuk menghindari membeli telur dengan ujung terlalu runcing atau cangkang kasar. Kondisi itu menandakan gangguan kesehatan pada induk ayam.

Selain itu, telur yang bersih secara alami menunjukkan manajemen peternakan yang baik. “Kalau terlalu kotor, bisa jadi tempat menempelnya bakteri,” tambah Niken mengutip laman IPB, Selasa, 3 Maret 2026.

Warna Cangkang, Pengaruhi Kualitas Telur?

Niken juga meluruskan anggapan bahwa warna cangkang menentukan kualitas gizi. Menurutnya, perbedaan warna putih atau cokelat hanya dipengaruhi pigmen alami ayam.

“Nilai gizi telur itu sudah ditentukan secara genetik. Selama telur terbentuk sempurna, artinya kandungan gizinya sudah cukup,” ujarnya.