Liputan6.com, Jakarta - Pare dikenal sebagai sayuran bercita rasa khas, terutama sensasi pahit pada bagian daging buahnya. Karakter tersebut membuat sebagian orang kurang tertarik mengolahnya menjadi menu harian. Padahal, teknik persiapan tepat dapat menghasilkan sajian lebih lezat. Trik mengolah pare agar tidak pahit sama sekali dan tetap hijau renyah saat ditumis, bisa menjadi solusi bagi Anda pencinta tumisan sayur.
Pemberian garam menjadi salah satu cara populer untuk mengurangi rasa pahit pada irisan pare. Setelah diremas atau direndam, pare perlu dibilas sampai bersih sebelum masuk wajan. Tahapan ini membantu menjaga cita rasa tetap seimbang. Trik mengolah pare agar tidak pahit sama sekali dan tetap hijau renyah saat ditumis, juga mencakup pengaturan durasi pemasakan agar sayuran tidak kehilangan kerenyahannya.
Teknik menumis memegang peranan penting dalam menentukan hasil akhir. Wajan panas, minyak secukupnya, api sesuai kebutuhan, lalu waktu memasak singkat dapat membantu mempertahankan warna hijau pare. Bumbu pun lebih mudah melekat tanpa membuat daging buah terlalu lembek. Trik mengolah pare agar tidak pahit sama sekali dan tetap hijau renyah saat ditumis layak dicoba, untuk menghadirkan menu sederhana bercita rasa nikmat di rumah.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (29/9/2026).
Mengapa Pare Memiliki Rasa Pahit?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5062712/original/073747900_1734936790-35350.jpg)
Rasa pahit pada pare berasal dari senyawa alami di dalam buah tersebut. Tingkat kepahitannya dapat berbeda bergantung pada jenis, tingkat kematangan, ukuran, dan kondisi pare.
Bagian putih serta biji di dalam pare juga sering terasa lebih kuat. Oleh sebab itu, membersihkan bagian dalam secara menyeluruh menjadi salah satu langkah penting sebelum pare diolah menjadi tumisan.
Pemilihan bahan menjadi langkah awal untuk mendapatkan tumis pare bercita rasa lebih ringan. Perhatikan beberapa hal berikut:
- Pilih pare berwarna hijau segar.
- Cari pare berukuran sedang dengan permukaan tidak terlalu keras.
- Hindari buah yang sudah menguning atau tampak terlalu matang.
- Pilih pare bertekstur padat dan tidak lembek saat ditekan.
- Permukaan pare sebaiknya tidak memiliki banyak bagian rusak atau memar.
Pare muda atau pare berukuran sedang umumnya lebih cocok untuk tumisan karena teksturnya masih renyah.
Advertisement
Trik Mengolah Pare agar Tidak Pahit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3205445/original/022562100_1597132538-lothar-bodingbauer-VlEBIWMfZ-w-unsplash.jpg)
1. Belah Pare dan Buang Bagian Putihnya
- Cuci pare terlebih dahulu, lalu belah memanjang menjadi dua bagian. Gunakan sendok untuk mengeruk biji beserta lapisan putih di bagian dalam.
- Keruk sampai bagian putihnya berkurang secara menyeluruh. Langkah ini penting karena bagian dalam tersebut dapat memberikan rasa pahit cukup kuat.
2. Iris Pare Setipis yang Diinginkan
- Potong pare secara melintang sesuai kebutuhan. Irisan tipis membuat proses pengolahan lebih cepat sekaligus memudahkan bumbu meresap.
- Jika menginginkan tekstur lebih renyah, jangan mengirisnya terlalu tipis. Potongan sedang masih mampu mempertahankan sensasi renyah setelah ditumis.
3. Remas Pare Bersama Garam
- Masukkan irisan pare ke dalam wadah, kemudian taburkan garam secukupnya. Remas perlahan menggunakan tangan selama beberapa menit sampai pare mengeluarkan cairan.
- Diamkan sekitar 10–15 menit, lalu bilas pare menggunakan air bersih. Tiriskan sampai airnya berkurang.
- Proses ini menjadi salah satu cara populer untuk membantu mengurangi rasa pahit pare sebelum dimasak.
4. Gunakan Air Garam
- Selain diremas, pare juga dapat direndam dalam air garam. Masukkan irisan pare ke dalam air, lalu tambahkan garam secukupnya.
- Diamkan selama kurang lebih 15–20 menit. Setelah itu, bilas hingga bersih dan tiriskan.
- Metode ini cocok bagi Anda yang ingin mengurangi rasa pahit tanpa terlalu banyak meremas daging pare.
5. Rebus Singkat jika Ingin Rasa Lebih Ringan
- Pare dapat direbus sebentar dalam air mendidih sebelum ditumis. Cukup lakukan blanching dalam waktu singkat, kemudian segera angkat dan tiriskan.
- Hindari merebus terlalu lama karena panas berlebih dapat membuat tekstur pare menjadi lembek serta warna hijaunya berkurang.
Cara Menjaga Pare Tetap Hijau dan Renyah
Mengurangi rasa pahit saja belum cukup. Jika ingin menghasilkan tumis pare hijau dan renyah, perhatikan teknik memasaknya.
Gunakan Api Sedang hingga Besar
Wajan yang cukup panas membantu pare matang lebih cepat. Proses menumis singkat juga membuat sayuran tidak terlalu lama terkena panas.
Jangan Memasak Pare Terlalu Lama
Pare tidak membutuhkan waktu memasak panjang. Setelah bumbu tercampur dan pare mulai layu, segera lakukan pengecekan tekstur.
Terlalu lama berada di atas api dapat membuat pare kehilangan kerenyahannya.
Hindari Menambahkan Terlalu Banyak Air
Air berlebih membuat pare lebih cepat lunak. Jika membutuhkan sedikit cairan agar bumbu menyatu, gunakan secukupnya saja.
Gunakan Wajan Lebar
Wajan berukuran lebar membantu panas tersebar secara merata. Pare juga tidak terlalu menumpuk sehingga proses memasaknya lebih cepat.
Advertisement
Resep Tumis Pare agar Tidak Pahit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361112/original/064759300_1790676242-Gemini_Generated_Image_sjc4ddsjc4ddsjc4.jpg)
Bahan-Bahan
- 2 buah pare ukuran sedang
- 3 siung bawang putih
- 4 butir bawang merah
- 3 buah cabai merah, iris
- 2 buah cabai rawit, iris sesuai selera
- 1 butir telur
- 1 sdm saus tiram
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Merica secukupnya
- 2 sdm minyak untuk menumis
Cara Membuat
- Belah pare, kemudian buang biji dan bagian putihnya.
- Iris pare sesuai ketebalan yang diinginkan.
- Taburi garam, lalu remas perlahan sampai pare mengeluarkan cairan.
- Diamkan selama 10–15 menit, kemudian bilas sampai bersih dan tiriskan.
- Panaskan minyak dalam wajan.
- Tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai sampai harum.
- Masukkan telur, lalu orak-arik sampai matang.
- Masukkan irisan pare dan tumis menggunakan api sedang hingga besar.
- Tambahkan saus tiram, sedikit garam, gula, serta merica.
- Aduk cepat sampai bumbu merata. Jangan memasak terlalu lama agar pare tetap renyah.
- Koreksi rasa, lalu segera angkat dan sajikan.
Â
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Trik Mengolah Pare agar Tidak Pahit dan Tetap Renyah
Bagaimana cara mengolah pare agar rasa pahitnya berkurang?
Belah pare, buang biji dan bagian putih di dalamnya, lalu iris sesuai kebutuhan. Setelah itu, remas irisan pare memakai garam selama beberapa menit. Diamkan sekitar 10–15 menit, bilas sampai bersih, lalu tiriskan sebelum ditumis.
Apakah pare bisa dibuat tidak pahit sama sekali?
Rasa pahit pare berasal dari senyawa alami dalam buah sehingga sulit dihilangkan sepenuhnya. Meski begitu, pembersihan bagian dalam, proses pemberian garam, dan teknik memasak tepat dapat mengurangi sensasi pahit secara signifikan.
Mengapa pare terasa sangat pahit?
Tingkat kepahitan dipengaruhi jenis, tingkat kematangan, ukuran, dan kondisi buah. Pare terlalu matang biasanya memiliki rasa lebih kuat. Bagian putih di dalam buah juga dapat memberikan sensasi pahit cukup dominan.
Bagian pare mana yang perlu dibuang?
Biji dan lapisan putih tebal di bagian dalam sebaiknya dikeruk sampai bersih. Daging hijau pare tetap dipertahankan untuk mendapatkan tekstur renyah saat dimasak.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539434/original/056891000_1774600557-SPPI_koperasi_desa_merah_putih.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360761/original/003778800_1790664222-Your_paragraph_text__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6210955/original/079363800_1779089133-cek_fakta_BLT_umkm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5424143/original/045979500_1764134883-vegetables-19727_1280.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361046/original/074989000_1790674959-HL_tahu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360801/original/035347400_1790665584-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361041/original/022192000_1790674854-Gemini_Generated_Image_c2rwmoc2rwmoc2rw.jpg)