Cara Aman Tinggalkan Mobil Saat Libur Lebaran

Meski terlihat sepele, meninggalkan kendaraan saat mudik Lebaran tanpa persiapan bisa menimbulkan sejumlah masalah teknis.

Diterbitkan 26 Februari 2026, 15:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mudik Lebaran untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Namun, tidak semua orang menggunakan kendaraan pribadi saat pulang kampung. Banyak juga yang memilih transportasi umum, sehingga mobil atau sepeda motor harus ditinggal di rumah dalam waktu cukup lama.

Meski terlihat sepele, meninggalkan kendaraan tanpa persiapan bisa menimbulkan sejumlah masalah teknis. Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan agar pemilik kendaraan tidak sekadar memarkir dan mengunci kendaraan saat mudik.

“Kita perlu menyiapkan mobil atau motor dalam kondisi simpan yang aman, bukan hanya parkir lalu kunci,” ujar Yannes seperti dilansir Antara.

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan? Berikut ulasannya:

1. Waspadai Aki Soak Meski Mesin Mati

Salah satu risiko utama saat kendaraan ditinggal lama adalah aki soak. Walaupun mesin tidak menyala, beberapa komponen seperti alarm, ECU, hingga sistem keyless entry tetap mengonsumsi arus listrik dalam jumlah kecil.

Jika kondisi aki sudah lemah sebelum ditinggal, kendaraan berpotensi tidak bisa dinyalakan saat pemilik kembali dari mudik.

Untuk mengantisipasi hal ini, pemilik kendaraan bisa memastikan kondisi aki prima sebelum ditinggal, melepas terminal negatif aki (untuk mobil yang jarang digunakan dan parkir aman), atau menggunakan battery maintainer jika tersedia.

2. Jangan Biarkan Tangki BBM Terlalu Kosong

Banyak orang berpikir membiarkan tangki hampir kosong saat ditinggal adalah hal biasa. Padahal, kondisi ini bisa memicu kondensasi di dalam tangki.

Ruang udara yang terlalu besar memungkinkan terbentuknya uap air. Uap tersebut bisa mengendap menjadi tetesan air yang mencemari bahan bakar, bahkan berpotensi menimbulkan korosi pada sistem bahan bakar.

Yannes menyarankan agar tangki bahan bakar diisi minimal tiga perempat sebelum kendaraan ditinggalkan dalam waktu lama.

3. Perhatikan Tekanan Ban, Hindari Flat Spot

Risiko lain yang sering luput adalah perubahan bentuk ban atau flat spot. Hal ini terjadi akibat tekanan angin yang tidak sesuai dan kendaraan terlalu lama bertumpu pada satu titik.

Agar terhindar dari masalah ini, pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan dan parkir kendaraan di permukaan yang rata. Bila perlu, pemilik kendaraan bisa mengganjal ban atau menggunakan jack stand untuk penyimpanan sangat lama.

 

4. Bersihkan Kabin dan Bodi Kendaraan

Sisa makanan atau benda organik di dalam kabin bisa mengundang tikus dan memicu pertumbuhan jamur.

Karena itu, sebelum mudik sebaiknya bersihkan interior dari sampah dan sisa makanan, vakum karpet dan jok, serta pastikan tidak ada sumber bau yang tertinggal.

Selain itu, cuci bodi dan kolong kendaraan, lalu pastikan benar-benar kering. Kelembapan yang dibiarkan terlalu lama bisa memicu karat, terutama pada bagian bawah kendaraan.

5. Jangan Langsung Dipakai Setelah Pulang Mudik

Setelah kembali dari kampung halaman, sebaiknya jangan langsung menyalakan kendaraan dan menggunakannya untuk bepergian.

Lakukan pemeriksaan awal seperti mengecek kemungkinan kebocoran cairan (oli, air radiator, minyak rem), memeriksa tekanan dan kondisi ban, mengecek ruang mesin, serta memastikan fungsi rem berjalan normal.

"Jangan langsung menyalakan kendaraan lalu berangkat. Sebaiknya kita lakukan pemeriksaan awal dulu supaya kendaraan kita tetap aman," kata Yannes.

Mudik memang momen membahagiakan untuk berkumpul bersama keluarga. Namun, jangan sampai euforia tersebut membuat Anda abai terhadap kondisi kendaraan yang ditinggal di rumah.

Dengan persiapan sederhana seperti memastikan aki sehat, tangki terisi cukup, tekanan ban ideal, serta kebersihan kabin terjaga, kendaraan akan tetap dalam kondisi prima dan siap digunakan setelah libur Lebaran usai.

Jadi, sebelum berangkat mudik, pastikan mobil atau motor Anda sudah siap ditinggal, bukan sekadar dikunci.