Liputan6.com, Washington, DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melancarkan serangan pribadi terhadap Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer, setelah pemerintah Inggris menolak mengizinkan AS menggunakan pangkalan militer di wilayahnya untuk melancarkan serangan awal terhadap Iran. Trump menyatakan ketidakpuasannya dan membandingkan Starmer dengan mantan PM Inggris Winston Churchill.
"Yang sedang kita hadapi bukan Winston Churchill," ujarnya seperti dikutip dari The Guardian.
Pernyataan itu menjadi yang ketiga dalam kurun 24 jam terakhir, di mana Trump secara terbuka mengkritik sikap Inggris yang tidak langsung mendukung serangan awal terhadap fasilitas rudal Iran.
Advertisement
Meski pada akhirnya Inggris menyetujui penggunaan pangkalan Diego Garcia untuk serangan terhadap fasilitas rudal Iran, Trump tetap menyatakan ketidakpuasannya. Dalam wawancara dengan The Sun pada Senin (2/3), ia mengatakan hubungan antara kedua negara "jelas tidak seperti dulu" akibat keputusan tersebut.
Dalam wawancara terpisah dengan The Telegraph, Trump juga menyebut Starmer terlalu lama memberikan izin penggunaan pangkalan Inggris.
Di sisi lain, Starmer yang sebelumnya dipuji atas kemampuannya menjaga hubungan dengan presiden AS yang dikenal kontroversial itu, pada Senin di hadapan parlemen Inggris menyampaikan keraguannya terhadap tindakan militer AS di Iran dan mempertanyakan legalitasnya.
Dalam pernyataan terkerasnya sejauh ini, Starmer menegaskan bahwa Inggris tidak mendukung "perubahan rezim dari langit" dan membela keputusannya untuk tidak mengizinkan pangkalan Inggris digunakan dalam serangan awal. Namun, ia menyatakan bahwa Inggris tetap mengizinkan penggunaan Diego Garcia dan RAF Fairford untuk tindakan defensif guna melindungi warga negara dan pasukan Inggris, serta negara-negara sekutu di Timur Tengah yang terdampak gelombang serangan balasan dari Iran setelah aksi militer AS-Israel.
"Presiden Trump telah menyatakan ketidaksetujuannya atas keputusan kami untuk tidak terlibat dalam serangan awal, tetapi adalah tugas saya untuk menilai apa yang menjadi kepentingan nasional Inggris. Itulah yang telah saya lakukan dan saya berdiri teguh pada keputusan itu," tegas Starmer pada Senin.
Â
Ketegasan Inggris
Ketua Komite Urusan Luar Negeri parlemen Inggris Emily Thornberry, turut menanggapi komentar Trump. Ia mengatakan, "Saya tak bisa menahan diri untuk bertanya-tanya apa yang akan dipikirkan Churchill tentang Trump. Dia jelas bukan Franklin D Roosevelt."
Negara-negara Eropa sendiri dilaporkan kesulitan menemukan posisi bersama terkait perkembangan situasi di Timur Tengah yang berlangsung cepat. Pada Selasa (3/3), Trump juga mengancam akan memutus seluruh perdagangan dengan Spanyol setelah Madrid melarang penggunaan pangkalan militernya untuk menyerang Iran.
Dalam pertemuan di Ruang Oval bersama Kanselir Jerman, Friedrich Merz, Trump kembali mengkritik Inggris dengan menyebut negara itu "sangat, sangat tidak kooperatif dengan pulau bodoh yang mereka miliki", yang diduga merujuk pada Diego Garcia.
Trump membandingkan posisi Starmer dengan dukungan Prancis dan dukungan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte terhadap serangan tersebut.
"Dia tidak membantu. Saya tak pernah menyangka akan melihat hal itu. Saya tak pernah menyangka dari Inggris. Kami mencintai Inggris," ujarnya kepada The Sun.
"Ini dunia yang berbeda sekarang. Ini jenis hubungan yang sangat berbeda dengan negara Anda dibandingkan sebelumnya. Sangat menyedihkan melihat hubungan ini jelas tidak seperti dulu."
Â
Menanggapi pernyataan tersebut, Kepala Sekretaris Utama Perdana Menteri Inggris Darren Jones menegaskan bahwa pemerintah Inggris akan bertindak demi kepentingan warganya.
"Inggris akan bertindak demi kepentingan warga negara Inggris, tanpa memandang agama atau di mana mereka berada di Inggris," kata Jones. "Saya kira publik dengan tepat mengatakan mereka tidak ingin terlibat dalam perang yang lebih luas di Timur Tengah, tetapi mereka berharap kami melakukan apa pun yang bisa dilakukan untuk melindungi warga negara Inggris."
Sementara itu, jajak pendapat dari YouGov menunjukkan bahwa 49 persen warga Inggris menentang serangan AS ke Iran, sementara 28 persen mendukungnya. Survei tersebut mengungkapkan pula bahwa 32 persen responden mendukung penggunaan pangkalan RAF untuk melancarkan serangan asalkan targetnya terbatas pada lokasi rudal, sementara 50 persen menolaknya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287416/original/074940600_1783225116-cek_fakta_sandiaga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476411/original/048865500_1768746261-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411698/original/040353100_1479708120-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929993/original/037609900_1782959933-bos5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288110/original/010324800_1783301575-000_B9BY9L6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4752959/original/094993100_1708917074-AP24056660079487.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869224/original/026288600_1782930974-ko8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288049/original/011271500_1783288749-000_B9BX29C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869225/original/041971000_1782930974-ko9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257144/original/052940400_1781226984-javier-aguirre.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258343/original/056341300_1781336647-063_2281311201.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287245/original/018106300_1783200103-ma8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520902/original/004648400_1772664808-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544036/original/010993900_1775044436-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5396298/original/083096400_1761730691-toyota-gr-supra-a90-final-edition__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9272657/original/014308200_1783171596-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3369037/original/098473200_1612497975-Arthur_Ashe__cropped_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579576/original/026720500_1778057267-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)