Liputan6.com, Jakarta - Mengakhiri perjalanan jauh atau safar dengan aman dan selamat adalah sebuah nikmat yang patut disyukuri. Melafalkan doa ketika pulang dari perjalanan sesuai sunnah merupakan wujud syukur tersebut kepada Allah SWT atas segala rahmat dan perlindungan-Nya.
Dalam Islam, perjalanan bukanlah perpindahan fisik semata. Terdapat nilai ibadah yang besar apabila dilaksanakan sesuai ketentuan syariat. Islam memberikan tuntunan tidak hanya pada saat keberangkatan, tetapi juga pada momen kepulangan dan bertemu keluarga tercinta.
Abdullah Haidir dalam Ebook Panduan Musafir, Adab dan Hukum Safar menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memiliki kebiasaan setiap kali kembali dari bepergian jauh. Inilah dasar sunnah yang bisa diteladani umat Islam.
Advertisement
Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar meriwayatkan dari Ibnu Abbas RA bahwa setiap kali Rasulullah SAW pulang dari perjalanan dan menemui keluarganya, beliau membaca doa khusus sebagai bentuk taubat dan permohonan ampunan.
Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah doa-doa ketika pulang dari perjalanan sesuai sunnah.
Doa Ketika Pulang dari Perjalanan Sesuai Sunnah
1. Doa Saat Tiba di Rumah (Doa Taubat)
Ketika Rasulullah SAW pulang dari perjalanan dan menemui keluarganya, beliau membaca doa berikut:
Arab: تَوْبًا تَوْبًا، لِرَبِّنَا أَوْبًا، لَا يُغَادِرُ حَوْبًا
Latin: Tauban, tauban, li rabbinâ, lâ yughâdiru hauban
Artinya: "Aku bertaubat kepada Tuhan kami, dan kepada-Nya aku kembali."
Doa ini diriwayatkan dalam Kitab Ibnu As-Sunni dari Ibnu Abbas RA. Imam An-Nawawi mengutipnya dalam kitab Al-Adzkar (Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H, halaman 194-195): "Diriwayatkan kepada kami di Kitab Ibnu Sinni dari Ibnu Abbas RA, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW sepulang dari perjalanan, lalu menemui keluarganya, berdoa: 'Tauban, tauban, li rabbinâ, lâ yughâdiru hauban.'"
2. Doa Kembali dari Safar
Selain doa di atas, Rasulullah SAW juga membaca doa yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ibnu Umar RA:
Arab: آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ
Latin: Aaibuuna taaibuuna 'aabiduuna lirobbina haamiduun
Artinya: "Kami kembali, bertaubat, dan beribadah kepada Rabb kami serta selalu memuji-Nya."
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim (1345). Imam al-Bukhari juga meriwayatkan hadits ini dalam bab doa ketika seseorang pulang dari safar. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Nabi SAW terus menerus membaca doa ini hingga tiba di Madinah.
3. Doa Takbir dan Tahmid Saat Pulang dari Haji, Umrah, atau Perang
Untuk kepulangan dari perjalanan ibadah seperti haji dan umrah, Rasulullah SAW membaca doa yang lebih panjang. Diriwayatkan bahwa ketika pulang dari peperangan, haji, atau umrah, beliau bertakbir tiga kali di dataran tinggi, kemudian membaca:
Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ سَاجِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ صَدَقَ اللَّهُ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Latin: Laa ilaaha illa allahu wahdahu laa syariika lah lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa 'alaa kulli syain qadiir aayibuun taaibuun 'aabiduun saajiduun lirabbinaa haamiduun, shadaqallahu wa'dahu wanashara 'abdahu wa hazamal ahzaaba wahdah.
Artinya: "Tiada Ilah (yang berhak disembah) selain Allah saja, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Kami) Kembali, bertaubat, beribadah, sujud, memuji kepada Rabb kami. Allah membenarkan janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan menghancurkan tentara Ahzab (sekutu) sendirian-Nya."
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari (kitab Umrah, bab yang dibaca saat kembali dari haji, no. 1797) dan Imam Muslim (kitab haji, bab yang dibaca saat pulang dari haji, no. 1344).
4. Doa Memasuki Rumah
Setelah tiba di depan pintu rumah, dianjurkan mengucapkan salam dan doa masuk rumah:
Arab: السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ
Latin: Assalâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillahish shâlihîn
Artinya: "Semoga Allah melimpahkan kesejahteraan untuk kami dan untuk para hamba Allah yang saleh."
5. Doa Ketika Hendak Memasuki Kota
Saat akan memasuki sebuah negeri atau kota setelah perjalanan, Rasulullah SAW mengajarkan doa berikut:
Arab: اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَمَا أَظْلَلْنَ، وَرَبَّ الْأَرَضِينَ السَّبْعِ وَمَا أَقْلَلْنَ، وَرَبَّ الشَّيَاطِينِ وَمَا أَضْلَلْنَ، وَرَبَّ الرِّيَاحِ وَمَا ذَرَيْنَ، أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذِهِ الْقَرْيَةِ وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا
Latin: Allâhumma rabbas-samâwâtis-sab'i wa mâ azhlalna, wa rabbal-ardhînas-sab'i wa mâ aqlalna, wa rabbasy-syayâthîni wa mâ adhlalna, wa rabbar-riyâhi wa mâ dzarayna. As-aluka khaira hâdzihil-qaryati wa khaira ahlihâ wa khaira mâ fîhâ, wa a'ûdzu bika min syarrihâ wa syarri ahlihâ wa syarri mâ fîhâ.
Artinya: "Ya Allah, Tuhan tujuh langit dan apa yang dinaunginya, Tuhan tujuh bumi dan apa yang dikandungnya, Tuhan yang menguasai setan-setan dan apa yang mereka sesatkan, Tuhan yang menguasai angin dan apa yang diterbangkannya. Aku mohon kepada-Mu kebaikan desa ini, kebaikan penghuninya, dan kebaikan apa yang ada di dalamnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan desa ini, keburukan penghuninya, dan keburukan apa yang ada di dalamnya."【Abdullah Haidir, Panduan Musafir, hlm. 79】
Adab Kepulangan Safar Sesuai Sunnah
1. Mendahulukan Masjid untuk Shalat Dua Rakaat
Salah satu sunnah yang paling utama ketika pulang dari perjalanan adalah mendahulukan masuk masjid untuk melaksanakan shalat dua rakaat sebelum pulang ke rumah.
Shalat pada saat kedatangan adalah sunnah dan keutamaan, di mana makna puji bagi Allah atas keselamatan dan keberkahan shalat adalah hal pertama yang dimulai di hadapan-Nya. Dan kuncinya adalah mendapatkan yang terbaik.
2. Memasuki Rumah dengan Kaki Kanan
Saat hendak memasuki rumah, dianjurkan mendahulukan kaki kanan seraya mengucapkan salam.
3. Tidak Masuk Rumah pada Malam Hari
Rasulullah SAW melarang seorang musafir untuk kembali kepada keluarganya pada malam hari tanpa pemberitahuan sebelumnya. Hal ini bertujuan agar tidak mengejutkan keluarga dan memberikan kesempatan bagi istri untuk bersiap menyambut suaminya.
4. Berwudhu Sebelum Masuk Rumah
Disunnahkan bagi orang yang baru datang dari safar untuk berwudhu terlebih dahulu.
5. Mengucapkan Salam dan Doa saat Memasuki Rumah
Setelah tiba di rumah, dianjurkan mengucapkan salam dan membaca doa masuk rumah sebagai bentuk permohonan keselamatan dan keberkahan.
6. Mensyukuri Nikmat Keselamatan
Kepulangan yang selamat adalah nikmat besar dari Allah. Sebagai bentuk syukur, dianjurkan untuk mengingat nikmat dan karunia Allah yang telah diberikan berupa keselamatan selama perjalanan.
5 Hikmah Doa Ketika Pulang dari Perjalanan Sesuai Sunnah
1. Bentuk Syukur atas Keselamatan
Doa kepulangan merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat keselamatan selama perjalanan. Sebagaimana firman Allah: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu" (QS. Ibrahim: 7).
2. Taubat dan Kembali kepada Allah
Momen kepulangan dari safar adalah waktu yang tepat untuk introspeksi diri dan bertaubat. Doa "Tauban, tauban" yang dibaca Rasulullah SAW mengandung makna kembali kepada Allah dengan penuh penyesalan atas dosa-dosa yang mungkin terjadi selama perjalanan.
3. Memperoleh Keberkahan di Rumah dan Aktivitas Selanjutnya
Dengan mengawali kepulangan dengan doa dan shalat di masjid, seorang muslim memohon keberkahan untuk rumah dan aktivitas setelah perjalanan. Shalat dua rakaat di masjid menjadi sarana meraih keberkahan di aktivitas-aktivitas setelahnya.
4. Meneladani Sunnah Rasulullah SAW
Dengan mengamalkan doa dan adab kepulangan, seorang muslim menunjukkan kecintaan dan kepatuhan kepada Rasulullah SAW. Ini adalah bentuk ibadah yang akan mendatangkan pahala yang besar.
5. Ketenangan Hati bagi Diri dan Keluarga
Membaca doa saat tiba di rumah memberikan ketenangan bagi musafir dan keluarganya. Suasana rumah menjadi lebih berkah karena dimulai dengan nama Allah dan doa-doa yang baik.
Pertanyaan Seputar Doa Perjalanan Pulang
1. Doa apa yang dibaca Rasulullah saat pulang dari perjalanan?
Rasulullah SAW membaca doa: "Tauban, tauban, li rabbinâ, lâ yughâdiru hauban" (Aku bertaubat kepada Tuhan kami, dan kepada-Nya aku kembali) ketika menemui keluarganya. Beliau juga membaca "Aaibuuna taaibuuna 'aabiduuna lirobbina haamiduun" (Kami kembali, bertaubat, dan beribadah kepada Rabb kami serta selalu memuji-Nya).
2. Apa yang dilakukan Rasulullah saat pulang dari safar?
Rasulullah SAW terlebih dahulu pergi ke masjid untuk shalat dua rakaat sebelum pulang ke rumah. Beliau juga membaca doa taubat dan memperhatikan adab-adab kepulangan, seperti mendahulukan kaki kanan saat masuk rumah dan tidak pulang pada malam hari tanpa pemberitahuan.
3. Apakah ada doa khusus saat tiba di rumah setelah bepergian?
Ya. Saat tiba di rumah, dianjurkan mengucapkan salam: "Assalâmu 'alainâ wa 'alâ 'ibâdillahish shâlihîn" (Semoga Allah melimpahkan kesejahteraan untuk kami dan untuk para hamba Allah yang saleh), kemudian membaca doa taubat: "Tauban, tauban, li rabbinâ, lâ yughâdiru hauban".
4. Mengapa Rasulullah ke masjid dulu sebelum pulang ke rumah?
Rasulullah SAW mendahulukan masjid sebelum rumah sebagai bentuk syukur atas keselamatan dalam perjalanan dan untuk meraih keberkahan. Shalat dua rakaat di masjid menjadi amalan pertama yang dilakukan di hadapan Allah sebagai tanda terima kasih.
5. Bolehkah pulang ke rumah pada malam hari setelah perjalanan?
Rasulullah SAW melarang seorang musafir untuk kembali kepada keluarganya pada malam hari tanpa pemberitahuan sebelumnya. Hal ini bertujuan agar tidak mengejutkan keluarga dan memberikan kesempatan bagi istri untuk bersiap.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287416/original/074940600_1783225116-cek_fakta_sandiaga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4301837/original/002335600_1674614987-tomek-baginski-EI3lexoBY60-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929993/original/037609900_1782959933-bos5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288110/original/010324800_1783301575-000_B9BY9L6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4752959/original/094993100_1708917074-AP24056660079487.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869224/original/026288600_1782930974-ko8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288049/original/011271500_1783288749-000_B9BX29C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869225/original/041971000_1782930974-ko9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257144/original/052940400_1781226984-javier-aguirre.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258343/original/056341300_1781336647-063_2281311201.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3430878/original/058976400_1618561327-20210416-Itikaf-Masjid-Kubah-Emas-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288023/original/079773500_1783266166-IMG_20260705_212458.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288015/original/057172600_1783264406-1001421779.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287973/original/088290200_1783258417-1001431508.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287968/original/041342500_1783257566-1001431330.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287953/original/026260600_1783255174-IMG-20260705-WA0012.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287725/original/036178900_1783248182-79756.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5102744/original/034549900_1737446919-1737445609592_tata-cara-sholat-tahajud-2-rakaat.jpg)