Torino vs Milan: Posisi Nyaman yang Tidak Aman

Torino vs Milan diwarnai dua gol spektakuler dari Christian Pulisic.

Diterbitkan 09 Desember 2025, 12:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laga Torino vs Milan di Serie A, berakhir dengan kemenangan 2-3 bagi Christian Pulisic dkk. Asisten manajer Massimiliano Allegri, Marco Landucci melihat kemenangan comeback tersebut merupakan hasil dari semangat pantang menyerah anak asuhnya.

Landucci menjadi pemimpin sementara Milan dalam laga ini, usai Allegri dijatuhi larangan berada di pinggir larangan karena pertengkarannya dengan wasit dan staf Lazio pada pertandingan minggu lalu.

Uniknya, Landucci kini telah memenangkan laga keempatnya ketika menggantikan Allegri di musim ini. “Saya mempertaruhkan rekor saya malam ini,” canda Landucci kepada Sky Sport Italia.

Milan kini tak terkalahkan dalam 13 laga Serie A, usai sempat takluk 1-2 dari Cremonese di minggu pertama. Kemenangan dari Torino membuat rival sekota Inter tersebut nyaman berada di puncak klasemen, dengan torehan 31 poin, jumlah yang sama dengan Napoli yang menempati peringkat kedua.

Upaya Rossoneri dalam menjaga rekor tak tekalahkan, turut memperpanjang rentetan hasil buruk Torino di Liga Italia. Che Adams dkk kini harus rela bersabar usai melewati lima laga terakhirnya dengan tiga kekalahan dan dua hasil imbang, serta turun ke peringkat ke-16.

Tim tuan rumah sebenarnya sempat menyulitkan Milan lewat keunggulan dua gol pada babak pertama. Namun, seperti yang diungkapkan Landucci, tim yang dikapteni oleh Mike Maignan itu memiliki mentalitas pantang menyerah, dibuktikan lewat dua gol dari Pulisic yang membuat Milan bangkit dan keluar sebagai pemenang.

Pulisic Jadi Pahlawan Kebangkitan Milan

Milan sempat tertinggal dari Torino, lewat pelanggaran Fikayo Tomori yang berbuah gol dari titik penalti oleh Nikola Vlasic pada menit kesepuluh serta gol Duvan Zapata pada menit ke-17.

Usai tertinggal 2-0, Milan berhasil mengejar lewat sepakan jarak jauh Adrien Rabiot yang berbuah gol pada menit ke-24. Pada babak kedua, Pulisic masuk dari bangku cadangan dan berhasil mengubah jalannya pertandingan lewat dua gol pada menit ke-67 dan ke-77.

Pemain internasional Amerika Serikat tersebut sebenarnya sempat mengalami demam tinggi sebelum berangkat ke Turin, namun pada akhirnya ia tetap bergabung dengan skuad.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Kami harus berterima kasih kepada staf pelatih dan para dokter, karena telah membantu Pulisic pulih. Dia sakit parah beberapa hari lalu, tetapi dia sangat membantu kami,” ujar Landucci.

Halaman
Show All
Mochamad Thoriq Nur Furqon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan