Liputan6.com, Jakarta - Investor institusi Temasek dan GIC membantah klaim mantan Menteri Perdagangan Indonesia Muhammad Lutfi yang menyebut perusahaan investasi asal Singapura itu memicu kejatuhan pasar saham pada 16 Oktober 2026. Hal ini setelah MSCI membuka konsultasi soal potensi perubahan status pasar saham Indonesia.
Mengutip businesstimes.com, Rabu (21/10/2026), pekan lalu, MSCI mengumumkan membuka konsultasi soal potensi perubahan status pasar saham Indonesia dari indeks global kecuali jika terdapat perbaikan signifikan dalam tata kelola pasar. Kabar ini memicu penurunan tajam saham-saham Indonesia, dan alami penurunan terbesar sejak krisis keuangan Asia pada 1998. Pada Jumat, 16 Oktober 2026, IHSG turun 11,57% ke 5.185,10.
Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan melalui media sosial, Temasek dan GIC berpengaruh besar terhadap MSCI, dan diduga digunakan oleh Singapura untuk menekan penyedia indeks itu terkait posisi Indonesia.
Advertisement
“Mereka menekan MSCI untuk mengancam akan menurunkan status Indonesia menjadi standalone market sehingga menciptakan kepanikan massal yang membuat indeks saham kita anjlok. Dengan begitu mereka bisa membeli kembali aset-aset terbaik Indonesia dengan harga murah,” ujar dia dalam unggahan video di media sosial Instagram.
Temasek membantah hal itu. "Tuduhan Lutfi tidak berdasar dan sama sekali tidak benar,” ujar Temasek Global Investments Asia-Pacific Head Fock Wai Hoong, menanggapi pertanyaan dalam sebuah acara industri teknologi di Singapura.
“Tidak ada satu pun pihak dari Temasek, baik institusi maupun individu yang bekerja di dalamnya, yang pernah menghubungi MSCI atau memengaruhi keputusan apapun yang mereka buat,” ia menambahkan.
GIC Membantah
Seorang juru bicara GIC juga membantah tuduhan itu. Juru bicara GIC menambahkan, lembaga pengelola dana negara itu telah berinvestasi di Indonesia selama lebih dari 30 tahun.
"Tuduhan mengenai GIC dan staf kami tidaklah benar," ungkap GIC dalam sebuah pernyataan.
"Keputusan investasi kami tidak didasarkan pada klasifikasi indeks atau pandangan makro terhadap suatu pasar, melainkan pada fundamental perusahaan dan aset itu sendiri,” ia menambahkan.
MSCI tidak segera menanggapi permintaan untuk memberikan komentar.
Otoritas pasar modal Indonesia kini berupaya mencegah potensi penurunan status tersebut, yang keputusannya diperkirakan diambil oleh MSCI paling lambat 30 Juni 2027.
Bursa Efek Indonesia menyatakan akan mengeluarkan perusahaan-perusahaan dengan kepemilikan yang sangat terkonsentrasi dari perhitungan indeks acuan. Keputusan ini diambil menyusul pertemuan antara pihak bursa dan perwakilan MSCI pada Senin pekan ini.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378631/original/096164000_1792555787-Screenshot_2026-10-21_103719.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378737/original/019231300_1792561477-cpns_honorer.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1401511/original/009072700_1478763262-20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444_04-AY2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342655/original/057756700_1757397640-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3526473/original/065301500_1627647537-assa_2Lelang_JBA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626297/original/087718800_1636365636-8_november_2021-3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487883/original/066756000_1769682062-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497595/original/070518800_1770638545-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1694576/original/098412300_1503994463-20170829-Saham-Akibat-Rudal-Korut-AP3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4834401/original/078687200_1715874903-WhatsApp_Image_2024-05-16_at_15.35.00.jpeg)