Bursa Saham Asia Hari Ini Melejit, Indeks Kospi Pimpin Kenaikan

Bursa saham Asia Pasifik menguat pada Rabu, (21/10/2026) di tengah wall street yang bervariasi.

Diterbitkan 21 Oktober 2026, 08:43 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan saham Rabu, (21/10/2026).Bursa saham Korea Selatan dengan indeks Kospi memimpin kenaikan.

Mengutip CNBC, indeks Kospi Korea Selatan menguat 1,8%, bangkit dari penurunan Selasa pekan ini. Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 0,935. Indeks ASX 200 di Australia stabil.

Sementara itu, di bursa saham berjangka, indeks Dow Jones naik 21 poin atau kurang dari 0,1%. Kontrak berjangka S&P 500 menguat 0,3% dan kontrak berjangka Nasdaq 100 naik 0,8%.

Saham SpaceX milik Elon Musk melonjak 8% setelah perusahaan tersebut menyatakan pendapatannya tumbuh 161% pada kuartal ketiga. Musk juga mengungkapkan, SpaceX dan Tesla, perusahaan otomotif miliknya telah membentuk komite khusus untuk membahas kemungkinan merger. Saham Tesla naik 1%.

Dalam perdagangan reguler, indeks Dow Jones Industrial Average naik hampir 530 poin, atau 1%, didorong oleh lonjakan saham 3M pasca-rilis laporan laba. Saham 3M naik lebih dari 5% setelah perusahaan produk industri tersebut menaikkan proyeksi laba setahun penuh. Indeks S&P 500 menguat 0,3%, sementara indeks Nasdaq Composite berakhir sedikit lebih rendah.

Harga minyak ditutup sedikit lebih rendah. Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 1,8%, sedangkan kontrak berjangka minyak mentah Brent melemah 0,7%.

Menurut Analis Goldman Sachs Research, Christian Mueller-Glissmann, musim laporan laba ini dapat membantu mendorong harga saham menjelang akhir tahun.

"Dalam jangka pendek, mungkin akan ada lebih banyak volatilitas akibat kekhawatiran seputar kecerdasan buatan (AI), ketegangan di Timur Tengah, dan pemilihan umum paruh waktu. Namun, kami berpendapat bahwa dukungan dari kinerja laba, ditambah dengan posisi pasar yang lebih ringan dan valuasi yang lebih rendah, seharusnya dapat membantu pasar ekuitas hingga akhir tahun," tulis dia dalam sebuah catatan.

 

 

Sektor AI

Kekhawatiran mengenai keberlanjutan tren investasi di sektor AI telah membebani sentimen pasar. Para pelaku pasar kini menyoroti investasi AI yang didanai oleh utang, serta mempertanyakan apakah permintaan infrastruktur yang ada sepadan dengan pengeluaran yang dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut.

Saham perusahaan penyimpanan data Seagate Technology naik 2% dalam perdagangan reguler Selasa, sementara saham perusahaan cloud (neocloud) CoreWeave menguat lebih dari 1%.

Pada Rabu, para investor dapat menantikan wawasan lebih lanjut mengenai tren kecerdasan buatan (AI), seiring dengan rencana Meta Platforms untuk merilis laporan kinerjanya setelah penutupan pasar. Awal bulan ini, perusahaan tersebut meluncurkan model AI terbarunya, Muse Wonder, yang hanya dapat diakses oleh pengguna berbayar.

Para pelaku pasar juga tengah mencermati hasil kinerja dari Tesla, IBM, dan Southwest Airlines, yang semuanya dijadwalkan akan diumumkan pada Rabu.