Sukses

Ingin Punya Karyawan Loyal? Ini Caranya

Liputan6.com, Jakarta - Gaji bukanlah penyebab utama untuk menumbuhkan loyalitas karyawan saat bekerja di perusahaan. Karena uang tak selalu dapat membuat seseorang bahagia. Akan tetapi, keberadaan orang-orang di sekelilinglah yang berperan penting membuat suasana nyaman dan merasa bahagia.

Nah, apabila mendapati seorang karyawan tiba-tiba mengajukan resign, ada beberapa faktor yang memengaruhi. Termasuk ada kemungkinan yang tidak beres dengan perusahaan.

Sebelum keputusan pengunduran diri si karyawan ini bulat, sebagai seorang pemimpin, sebaiknya perlu berbenah diri. Cari tahu apa yang membuatnya mengundurkan diri dan lebih pekalah terhadap lingkungan kerja.

Tidak ada yang lebih baik dari menjaga etos kerja karyawan tetap terjaga serta meningkat untuk kemajuan dan keberlangsungan usaha atau perusahaan. Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut cara menumbuhkan loyalitas karyawan pada perusahaan.

1. Memberi Motivasi di Pagi Hari

Datang 15 menit sebelum jam masuk kantor tidak hanya berlaku untuk karyawan, tapi juga untuk Anda sebagai pemimpin perusahaan. Datang lebih pagi akan menambah kedekatan Anda dengan karyawan karena Anda dapat memotivasi mereka sebelum duduk di kursi kerja masing-masing.

Ada banyak kalimat motivasi, seperti sapaan selamat pagi, senyum ramah saat bersapa, dan wajah penuh semangat, sudah cukup membuat karyawan termotivasi dan semangat menjalani hari dengan tugas dan tanggung jawab pekerjaannya. Meskipun kalimat yang Anda ucapkan tidak terlalu intens, tapi pengaruhnya sangat besar bagi karyawan.

 

* Update Terkini Asian Games 2018. Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini

2 dari 4 halaman

2. Mengapresiasi Hasil Kerja Karyawan

Seorang karyawan akan merasa senang sekaligus bangga jika pemimpin memberikan apresiasi atas hasil kerjanya. Pemberian apresiasi ini secara otomatis akan meningkatkan kontribusi karyawan pada perusahaan, sehingga karyawan termotivasi untuk melakukan yang terbaik.

Apresiasi ini bisa ditunjukkan dengan menyebutkan nama karyawan yang berprestasi pada rapat kerja atau acara khusus seperti jamuan makan malam. Apapun bentuk apresiasi yang diberikan kepada karyawan pastinya akan berguna untuk meningkatkan produktivitas karyawan itu sendiri. (Baca Juga: Cara Mengajukan KPR untuk Karyawan Kontrak dan Freelancer)

3. Memberikan Kesempatan untuk Hidup Seimbang

Selain mencari uang, karyawan juga mencari kebahagiaan dalam hidup. Kebahagiaan ini didapat dari keseimbangan antara hidup dan pekerjaan. Sebab, hidup karyawan tidak hanya untuk pekerjaan saja, tapi juga untuk keluarga yang dicintai atau hobi yang dimiliki.

Biarkan karyawan membangun kualitas hidup yang sama bagusnya antara di kantor dan kehidupan pribadi. Apabila hubungan anggota keluarga harmonis, produktivitas karyawan di kantor juga semakin meningkat, sehingga hasil kerjanya juga bagus.

3 dari 4 halaman

4. Menjalin Hubungan Personal dengan Karyawan

Perbedaan jenjang karier bukan menjadi jurang pemisah antara atasan dan bawahan. Sebab, jabatan diibaratkan sebuah title dalam film yang menjadi pembeda antara film yang satu dengan yang lain.

Maka dari itu, bangun komunikasi yang baik dalam hubungan interpersonal di perusahaan. Hubungan interpersonal yang positif dapat meningkatkan kepuasan kerja, sehingga karyawan betah bekerja di perusahaan.

5. Memberi Promosi Naik Jabatan

Logikanya, tidak ada satu orang pun yang ingin menduduki jabatan yang sama sampai berpuluh-puluh tahun lamanya. Bagaimana pun juga, jabatan itu penting untuk meningkatkan harga diri seseorang di lingkungan sosial. Apabila perusahaan tidak mengadakan promosi jabatan, cepat atau lambat karyawan yang bekerja di perusahaan akan mengajukan resign.

Apabila karyawan pantas menerima promosi jabatan, kenapa tidak? Pemberian jabatan sama sekali tidak merugikan, malah semakin menguntungkan karena kemauan karyawan untuk bekerja akan semakin tinggi lagi. (Baca Juga: 6 Alasan Introvert Merupakan Karyawan Terbaik)

4 dari 4 halaman

6. Menjadi Sosok Pemerhati

Masalah di rumah sering mengganggu produktivitas karyawan di kantor. Apabila karyawan memiliki masalah, alangkah baiknya jika Anda menghampiri karyawan tersebut sekadar untuk bertanya. Jika bisa, berikan solusi terbaik agar masalah pribadi cepat selesai.

Dengan demikian, apa yang dialaminya tidak membawa dampak buruk bagi produktivitas karyawan tersebut. Jadilah sosok atasan yang mau tahu atas masalah yang sedang dihadapi karyawannya karena masalah karyawan merupakan masalah Anda juga.

7. Menyediakan Kotak Saran

Apabila situasi di perusahaan sedang pelik, ada baiknya jika Anda menyediakan kotak saran agar karyawan dapat mengungkapkan pendapatnya. Hal yang sama jika Anda ingin berbenah diri guna menjadi pemimpin yang baik.

Intinya, kotak saran ini bagus untuk meningkatkan kontribusi karyawan di dalam perusahaan. Apabila salah seorang karyawan jarang berbicara di kantor, maka kotak saran ini menjadi wadah yang baik bagi dia untuk berbicara.

Berikan Apa yang Menjadi Hak Karyawan

Meskipun hanya berstatus sebagai karyawan biasa, Anda perlu lebih peduli kepada karyawan karena baik buruknya pencapaian perusahaan tergantung bagaimana kondisi dan kualitas karyawan. Berikan apa yang menjadi hak masing-masing karyawan agar mereka loyal bekerja di perusahaan Anda dan memberikan yang terbaik demi kemajuan perusahaan.

Loading
Artikel Selanjutnya
Begini Caranya agar Pengajuan Kredit Apartemen Tak Ditolak Bank
Artikel Selanjutnya
Suka Jalan-Jalan? Perhatikan Ini saat Beli Asuransi Perjalanan