Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Usai sejumlah petinggi Ethereum Foundation meninggalkan posisi, Ethereum Foundation melakukan PHK.

Diterbitkan 24 Juni 2026, 12:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ethereum Foundation akan memberhentikan 54 karyawan. Jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) itu sekitar 20% dari karyawan, di tengah upaya reorganisasi yang dirancang untuk membuat organisasi nirlaba ini lebih ramping dan fokus.

Mengutip Yahoo Finance, ditulis Rabu, (24/6/2026), langkah ini mengakhiri proses yang berlangsung selama beberapa bulan, menurut organisasi tersebut. Hal ini menyusul publikasi “Mandate” pada Maret, sebuah dokumen setebal 38 halaman yang berfungsi sebagai, sebagian konstitusi, sebagian manifesto, dan implementasi kebijakan perbendaharaannya.

"Kami keluar dari proses ini dengan struktur, aktivitas dan orang-orang yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas penting di depan kami,” demikian unggahan Ethereum Foundation.

Sebagai bagian dari restrukturisasi, Ethereum Foundation akan bergerak maju dengan bekerja dalam lima klaster berbeda, lapisan protokol, lapisan akses, lapisan pengguna, lapisan komunitas, dan lapisan institusional, masing-masing dirancang untuk mencapai tujuan spesifik yang berkaitan dengan keberhasilan Ethereum di masa depan. Dua klaster tambahan akan fokus pada operasi dan manajemen.

"Setiap bidang pekerjaan membutuhkan pendekatan yang berbeda, bertanggung jawab atas berbagai jenis hasil, dan memiliki struktur internal yang berbeda yang disesuaikan dengan pekerjaan yang perlu dilakukan,” tulis Ethereum Foundation tersebut dalam sebuah unggahan blog.

Dengan kata lain, lapisan protokol organisasi akan bekerja untuk memenuhi kebutuhan yang terkait dengan penskalaan dan penguatan mainnet Ethereum, sementara lapisan aksesnya akan fokus pada transaksi, pembacaan, dan pendelegasian di dalam blockchain.

Pengumuman Ethereum Foundation ini datang hanya satu minggu setelah salah satu direktur, Hsiao-Wei Wang, meninggalkan jabatannya di organisasi tersebut. Hal ini yang terbaru dalam serangkaian pengunduran diri yang telah mengguncang kepemimpinan selama setahun terakhir.

Sebelum kepergiannya, mantan direktur Tomasz Stanczak meninggalkan posisinya pada Februari dan peneliti utama Dankrad Feist meninggalkan jabatannya tahun lalu untuk bekerja di blockchain stablecoin Stripe, Tempo.

 

Era yang Menantang bagi Ethereum

Meskipun telah mengisyaratkan langkah menuju tim yang lebih ramping bulan lalu, pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, mengatakan tidak akan berpura-pura "bahwa tidak ada hal berharga yang hilang,". Hal ini menyoroti kontribusi para anggota yang pergi baik untuk Yayasan maupun Ethereum.

"Beberapa tahun terakhir merupakan era yang menantang bagi Ethereum," demikian dikutip dari unggahannya.

"Namun, ekosistem sedang beradaptasi, baik di dalam EF maupun di luar, dan saya yakin bahwa Ethereum berada pada posisi yang sangat baik untuk berhasil dan berkembang."

Ekosistem Ethereum mendapatkan kontributor penting dengan peluncuran Ethlabs pada Senin, sebuah organisasi penelitian dan pengembangan nirlaba baru yang didirikan oleh mantan peneliti Yayasan Ethereum.

Organisasi ini, yang didukung oleh perusahaan perbendaharaan Ethereum terkemuka seperti BitMine Immersion Technologies dan Sharplink, awalnya akan fokus pada peningkatan koneksi antara institusi dan Ethereum.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.