Nawasena Nugra Bakal Akuisisi 66,58% Saham IDEA

PT Nawasena Nugra Investama akan tunduk pada ketentuan terkait rencana pengambilalihan saham PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA).

Diterbitkan 16 September 2026, 15:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) mengumumkan negosiasi rencana pengambilalihan atau akuisisi saham IDEA oleh PT Nawasena Nugra Investama pada 14 September 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, (16/9/2026), Perseroan menyebutkan PT Nawasena Nugra Investama berencana mengambilali atas saham perseroan yang saat ini dimiliki Eko Desriyanto dan PT Idea Asia Investama. Jumlah saham yang akan diambil alih masing-masing 707.322.700 saham atau setara 66,58% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

"Sampai dengan tanggal pengumuman informasi ini, pembeli belum memiliki saham perseroan, baik secara langsung maupun tidak langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Adapun setelah pelaksanaan rencana pengambilalihan atas perseroan, pembeli akan menjadi pengendali baru perseroan dan selanjutnya akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/POJK.04/2018 tentang pengambilalihan perusahaan terbuka. Rencana pengambilalihan maupun pelaksanaan penawaran tender wajib akan dilaksanakan dengan tetap mengacu dan tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan di pasar modal.

“Informasi atau fakta material yang diungkapkan tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Berdasarkan data RTI, pada pukul 14.12 WIB, saham IDEA naik 9,68% menjadi Rp 102 per saham. Harga saham IDEA dibuka naik menjadi Rp 102 dari penutupan sebelumnya Rp 93 per saham. Harga saham IDEA berada di level tertinggi Rp 102 dan terendah Rp 93 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.094 kali dengan volume perdagangan saham 523.127 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,2 miliar.

Pembukaan IHSG 16 September 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) fluktuatif pada perdagangan saham Rabu, (16/9/2026) Sempat memerah, IHSG berbalik arah menghijau di tengah mayoritas sektor saham yang menguat. Selain itu, dolar Amerika Serikat (AS) perkasa terhadap rupiah hingga menyentuh 17.728.

Mengutip data RTI, IHSG dibuka turun 0,11% menjadi 6.453,9. Indeks saham LQ45 bertambah 0,31% menjadi 652. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada awal sesi perdagangan saham, IHSG berada di level tertinggi 6.510,02 dan level terendah di 6.445,23. Sebanyak 323 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 171 saham melemah dan 200 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 183.745 kali dengan volume perdagangan saham 2,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.728.

Mayoritas sektor saham menghijau kecuali sektor saham kesehatan turun 0,13% dan sektor saham keuangan susut 0,09%. Sementara itu, sektor saham energi menanjak 1,02%, sektor saham basic mendaki 0,96%, sektor saham industri bertambah 0,81%.

Selain itu, sektor saham consumer nonsiklikal menguat 0,39%, sektor saham consumer siklikal bertambah 0,30%. Lalu sektor saham teknologi naik 0,15%. Sementara itu, sektor saham infrastruktur melemah 0,01%. Sektor saham transportasi mendaki 0,37%.