Sukses

Warren Buffett Indonesia Lo Kheng Hong Genggam Saham CFIN, Harga Naik 9,38 Persen

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN), perusahaan bergerak di usaha pembiayaan konsumen, sewa guna usaha melonjak signifikan pada perdagangan saham Senin, (12/4/2021). Penguatan saham CFIN terjadi tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah dan investor Lo Kheng Hong miliki saham CFIN.

Mengutip data RTI, pukul 10.57 WIB, saham CFIN melonjak 7,5 persen ke posisi Rp 344 per saham. Pada penutupan sesi pertama, saham CFIN menguat 9,38 persen ke posisi Rp 350 per saham.

Saham CFIN dibuka naik tipis dua poin ke posisi Rp 322 per saham. Saham CFIN berada di posisi tertinggi Rp 378 dan terendah Rp 322 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.296  kali dengan nilai transaksi Rp 16,1 miliar.

IHSG melemah 1,34 persen ke posisi 5.989,05. Sebanyak 348 saham melemah sehingga menekan IHSG. 140 saham menguat dan 140 saham diam di tempat.

IHSG bergerak di kisaran 6.088-5.987. Total frekuensi perdagangan saham 679.154 kali dengan nilai transaksi Rp 5,3 triliun. Investor asing jual saham Rp 287,84 miliar di pasar reguler.Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.540.

2 dari 3 halaman

Lo Kheng Hong Beli Saham CFIN

Saham CFIN melonjak di tengah kabar investor Lo Kheng Hong memiliki saham CFIN. Berdasarkan data kepemilikan efek di atas lima persen berdasarkan SID (publik) per 8 April 2021 yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Lo Kheng Hong menggenggam 5,13 persen atau setara 204.491.000 saham CFIN.

Lo Kheng Hong membeli saham CFIN secara bertahap antara lain sebanyak 12.654.100, 16.842.600, dan 174.994.300 saham.

Lo Kheng Hong membenarkan mengenai pembelian saham CFIN. Lo Kheng Hong membeli saham pada 2020. “Iya (beli-red). Tahun lalu,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com lewat pesan singkat.

Berdasarkan data RTI, pemegang saham CFIN per 31 Maret 2021 antara lain PT Bank Pan Indonesia sebesar 51,48 persen, BBH Luxembourg S/A Fidelity FD Sicav sebesar 8,23 persen, masyarakat 40,29 persen.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini