Alasan Pelaku Mutilasi Pria di Depok

Pelaku gunakan alat ini udah memutilasi korban.

Diterbitkan 05 Agustus 2026, 17:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Tersangka SA memutilasi korban karena kesulitan memindahkan jasad dari kontrakan yang ramai.
  • Pembunuhan dan mutilasi terjadi di kontrakan SA di Cipayung menggunakan pisau dapur.
  • SA membuang pisau, pakaian, dan potongan kaki korban di lokasi terpisah seorang diri.

Liputan6.com, Jakarta - Tersangka pembunuhan disertai mutilasi di Depok, Saepullah alias SA alias S, mengaku memotong tubuh korban karena kesulitan mengangkut jasad keluar dari kontrakannya. Pengakuan itu disampaikan SA saat diperiksa penyidik setelah dilakukan penangkapan.

“Karena susah bawanya. Di situ kan ramai orang dan perumahan juga,” ujar SA, Rabu (5/8/2026).

SA mengaku pembunuhan terjadi di kontrakannya di Jalan Belimbing, Cipayung, Depok. Setelah korban tewas, ia memotong tubuh korban.

“Di kontrakan saya, di Cipayung, Jalan Belimbing,” katanya saat ditanya lokasi pembunuhan.

Ketika ditanya alat yang digunakan untuk memutilasi korban, SA menjawab, “Pakai pisau yang saya gunakan buat nusuk dia juga," ujar dia.

Menurut pengakuannya, pisau tersebut diambil dari dapur kontrakan sebelum digunakan untuk menikam korban.

 

Cara Pelaku Hilangkan Barang Bukti

Seusai kejadian, pisau bersama pakaian yang dikenakannya dibuang ke kawasan Pitara, Depok.

“Kalau itunya dibuang sama baju-bajunya di daerah Pitara. Nanti saya tunjukin,” ujarnya.

SA juga mengaku membuang potongan kaki korban ke aliran air di kawasan Jembatan Serong, Cipayung.

“Kaki aja,” jawab SA saat ditanya bagian tubuh yang dibuang di lokasi tersebut.

Saat ditanya apakah pembunuhan dilakukan bersama orang lain, SA mengaku beraksi seorang diri.

“Sendiri aja,” katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6