Cerita Petugas Pemkot Depok Temukan Bagian Tubuh Korban Mutilasi

Randy, petugas Pemkot Depok, menceritakan momen saat menemukan bagian tubuh korban mutilasi di Kali Grogol.

Diterbitkan 20 Agustus 2026, 10:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Petugas Dinas PUPR Depok menemukan potongan tubuh manusia di Kali Grogol.
  • Penemuan terjadi saat membersihkan sampah, awalnya dikira tumpukan sampah biasa.
  • Temuan segera dilaporkan ke pimpinan dan diteruskan kepada pihak kepolisian.

 

 

 

Liputan6.com, Jakarta - Randy tak menyangka aktivitas rutinnya membersihkan Kali Grogol berubah menjadi penemuan mengerikan. Petugas Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok itu menemukan potongan tubuh yang diduga bagian dari korban mutilasi beberapa waktu lalu.

Potongan tubuh tersebut ditemukan saat Randy bersama sejumlah rekannya membersihkan aliran Kali Grogol, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Randy menuturkan, dua rekannya, Rahmat dan Rahman, yang tengah mengangkat sampah tiba-tiba merasa curiga dengan sesuatu diantara tumpukan sampah.

Untuk memastikan temuannya, kedua rekannya kemudian memanggil Randy dan beberapa petugas lain untuk mengecek tumpukan sampah tersebut.

"Awalnya seperti sampah, pas di cek ternyata bukan sampah, seperti potongan bagian tubuh manusia," kata Randy.

"Bapak Rahmat sama Rahman yang dampingin teman yang tadi nemuin itu. Lalu saya dipanggil untuk bantu ngecek ke bawah, untuk mastiin bahwa itu benar-benar (bagian tubuh manusia)," sambungnya.

Randy akhirnya memberanikan diri turun ke dasar kali dan mendekati tumpukan sampah untuk memastikan temuan tersebut. Diantara tumpukan berbagai jenis sampah, terlihat bagian tubuh yang tersangkut dan menyatu dengan sampah lainnya.

"Tertumpuk di sampah-sampah, udah nggak terbungkus plastik," ucap Randy.

"kita angkat itu, pastiin disiram, dikorek-korek gitu," sambungnya.

 

 

Langsung Lapor

Setelah yakin hal tersebut merupakan bagian tubuh manusia, Randy bersama rekannya memindahkannya ke pinggir Kali Grogol. Ia kemudian menghubungi pimpinannya untuk melaporkan temuan tersebut.

"Saya langsung laporan sama kepala regu, kepala regu laporan ke pimpinan. Pimpinan yang lanjutin lagi ke polisi," tutur dia.

"Tidak menyangka aja menemukan itu," sambungnya.

Sebelumnya, Polisi bersama Unit Polsatwa mencari potongan tubuh korban mutilasi di aliran Kali Licin, Pancoran Mas, Depok. Polisi mengerahkan anjing pelacak (K-9) untuk menelusuri bagian kaki korban yang diduga dibuang ke sungai.

Katimsus 2 Resmob Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel mengatakan pencarian terkendala jeda waktu antara pembuangan dan penemuan jasad korban.

"Untuk sementara masih proses, karena memang ada kendala dari kami, yaitu untuk waktu penemuan mayat sendiri itu 4 Agustus, sedangkan waktu pembuangan mayatnya itu 23 Juli 2026," ujar Breggy, Kamis (6/8/2026).

Menurut Breggy, selisih waktu tersebut membuat pencarian semakin sulit. Selain itu, hujan yang turun selama periode tersebut diduga membuat arus sungai menjadi deras sehingga bagian tubuh korban berpotensi terbawa arus.

"Jadi sudah dari sekitar satu minggu lebih yang kemudian sempat dalam satu minggu itu ada hujan, jadi untuk arus sungai sendiri agak deras," jelas Breggy.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6