Pramono Kumpulkan Camat hingga Lurah, Bahas Antisipasi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru

Pramono menginstruksikan agar camat dan lurah bersama Forkopimcam meningkatkan komunikasi publik kepada masyarakat.

Diterbitkan 03 Desember 2025, 15:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur DKI meminta lurah/camat perkuat sinergi jelang Nataru dan cuaca ekstrem.
  • Koordinasi semua pihak penting untuk menjaga Jakarta dan pelayanan publik bebas pungli.
  • Camat dan lurah diminta tingkatkan komunikasi publik serta persiapan dini cuaca ekstrem.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumpulkan camat, lurah, hingga Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di Balai Kota Jakarta, pada Rabu (3/12/2025). 

Dia meminta lurah, camat, hingga Forkopimcam memperkuat sinergi menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu, dia ingin agar pihak terkait dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda Jakarta pada Desember 2025 hingga Januari 2026.

"Ini adalah momentum untuk menguatkan komitmen menjaga Jakarta. Tidak mungkin kota ini dijaga hanya oleh gubernur, kapolda, atau pangdam saja. Semua harus bekerja bersama. Koordinasi di setiap tingkat adalah kunci,” kata Pramono dalam acara Townhall Meeting di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 3/12/2025). 

Pramono menginstruksikan agar camat dan lurah bersama Forkopimcam meningkatkan komunikasi publik kepada masyarakat.

Mereka juga diminta memperkuat kehadiran di lapangan, merespons cepat laporan warga, serta memastikan agar pelayanan publik berjalan baik dan bebas pungli.

"Dalam Jaga Jakarta, kita harus membangun citra kota yang baik, ruang publik yang tertata, dan pembangunan yang berorientasi pada target kita menjadi kota global pusat perekonomian yang berdaya saing dan berkelanjutan untuk kesejahteraan seluruh warga,” jelasnya.

Persiapan Dini Hadapi Cuaca Ekstrem

Camat, lurah, dan perangkat daerah terkait juga diminta melakukan persiapan dini menghadapi potensi cuaca ekstrem dengan curah hujan yang diprediksi mencapai 300 milimeter (mm).

Lurah dan camat juga diimbau berkoordinasi untuk membahas kesiapan tempat ibadah sebagai sarana peringatan dini.

"Camat dan lurah adalah kepanjangan tangan gubernur. Baik buruknya wajah Jakarta banyak ditentukan oleh kerja saudara di lapangan. Mari kita jaga kota ini bersama. Saya yakin saudara bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6