Ini Alasan Hasto Kembali Ditunjuk jadi Sekjen PDIP

Hasto Kristiyanto kembali menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (Sekjen PDIP). Hasto Kristiyanto ditunjuk langsung Ketua Umum atau Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Diperbarui 14 Agustus 2025, 18:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hasto Kristiyanto kembali menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (Sekjen PDIP). Hasto Kristiyanto ditunjuk langsung Ketua Umum atau Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo mengaku tak tahu alasan khusus Hasto dipilih kembali sebagai Sekjen oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut dia, terpilihnya Hasto sebagai Sekjen PDIP merupakan kewenangan penuh Megawati.

"Ketua Umum punya kewenangan penuh untuk menentukan, dan ibu tidak menyampaikan cerita itu," ujar Ganjar Pranowo di DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2025).

Ganjar mengaku suasana pelantikan pun cukup menarik, lantaran sebelum pelantikan dilakukan, tidak ada satupun kader yang mengetahui siapa Sekjen untuk kepengurusan DPP PDIP berikutnya.

"Memang suasananya agak menarik, karena pada saat dibacakan sekjennya belum ada. Tidak ada yang tahu kok. Terus ibu nyebut, ya Hasto lah gitu (Sekjennya). Terus Hasto berdiri, terus dilantik lah bersama. Ya cepat aja tadi," ucap dia.

Ganjar menyebut, Megawati juga menyampaikan pesan agar seluruh kader turun ke masyarakat di lapisan terbawah.

Selain itu, Megawati disebut juga meminta para kader memperhatikan isu terkini yang tengah berkembang di masyarakat, terutama terkait harga beras.

"Dan justru yang menarik buat kami adalah ibu tidak hanya concern pada bagaimana pemilu ke depan, tapi concern pada harga beras hari ini," ucap dia.

"Bagaimana kemudian kawan-kawan yang berbisnis beras hari ini merasa cemas. Tadi dilaporkan stok-stok perlu dicek," tandas Ganjar.

 

Hasto Kristiyanto Jabat Sekjen PDIP Lagi!

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto disebut telah dilantik sebagai Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan untuk periode 2025–2030. Adapun itu dikukuhkan dalam rapat pleno perdana pengurus DPP PDIP, hari ini, Kamis (14/8/2025).

Rapat pleno tersebut digelar di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta. Perihal Hasto kembali dilantik sebagai Sekjen PDIP disampaikan langsung oleh Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira.

"Sekjen Hasto sudah dilantik," kata dia kepada Liputan6.com, Kamis (14/8/2025).

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kembali mempercayakan kursi Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai kepada Hasto Kristiyanto. Posisi Hasto telah dikukuhkan dalam rapat pleno perdana pengurus DPP PDIP, hari ini, Kamis (14/8/2025).

Rapat pleno tersebut digelar di kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta.

"Ibu Megawati melantik sejumlah pengurus DPP PDIP yang telah diumumkan sebelumnya, namun berhalangan atau tidak hadir pada Kongres PDIP di Bali, pada 2 Agustus 2025, lalu," kata Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi PDIP, Adian Napitupulu.

Hasto kembali menduduki posisi Sekjen setelah sebelumnya posisi tersebut dirangkap oleh Megawati Soekarnoputri. Posisi Sekjen sempat kosong lantaran Hasto terjerat kasus suap terkait perkara dugaan korupsi Harun Masiku.

 

Cerita Menarik saat Megawati Kembali Pilih Hasto jadi Sekjen PDIP

Hasto Kristiyanto kembali lagi duduk sebagai Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) periode 2025-2030. Adapun pelantikan digelar di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, yang dipimpin langsung oleh Megawati Soekarnoputri.

Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi PDIP, Adian Napitupulu pun mengungkapkan, cerita menarik dibalik pelantikan Hasto Kristiyanto sebagai sekjen.

Dia menjelaskan, kejadian menarik itu saat Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan PDIP, Yoseph Aryo Adhi Dharmo selesai membaca nama-nama pengurus dan meminta mereka untuk maju.

Di mana kertas yang dibacakan Adhi saat posisi Sekjen masih kosong yang langsung ditanyakan langsung kepada Megawati.

"Lalu Mas Adi, dan Mas Nanan (M Prananda Prabowo, Ketua DPP yang juga putra Megawati) bertanya ke Ibu Megawati. Untuk Sekjen gimana. Lalu Ibu Megawati menjawab singkat ya Mas Hasto," kata Adian.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6