Awas Seal Jebol, Kenali Dampak Parkir Mobil Tanpa Meluruskan Setir

Alasan posisi setir harus lurus saat parkir berakar pada pencegahan kebocoran power steering hidrolik serta kemudahan evakuasi saat posisi paralel.

Diterbitkan 19 September 2026, 18:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jangan sepelekan posisi ban sebelum Anda mencabut kunci kontak. Banyak pengemudi tidak sadar alasan posisi setir harus lurus saat parkir bukan sekadar urusan estetika visual, melainkan tameng utama pembatas antara dompet Anda dan biaya servis jutaan rupiah.

Dilansir dari laman daihatsu, Sabtu (19/09/2026) Berikut 3 alasan posisi setir harus lurus saat parkir :

  • Mencegah Kebocoran Seal Power Steering. Sistem hidrolik mengandalkan tekanan oli untuk meringankan beban kemudi. Saat parkir dalam kondisi ban miring, oli tertahan dan menekan satu sisi jalur sistem. Begitu mesin dimatikan, oli statis terus memberikan tekanan konstan yang berisiko merusak seal hingga bocor.
  • Menghindarkan Kemudi Berat. Kebocoran cairan hidrolik akibat tekanan statis membuat oli power steering berkurang drastis. Dampaknya, putaran kemudi terasa sangat berat saat dijalankan kembali dan mempercepat keausan komponen steering rack.
  • Memudahkan Evakuasi Parkir Paralel, Saat terpaksa parkir paralel dengan rem tangan dilepas, posisi ban lurus memudahkan petugas mendorong mobil secara lurus tanpa berisiko menyenggol kendaraan lain atau melenceng ke bahu jalan.

Sederhananya seperti menyelaraskan posisi ban sebelum mematikan mesin menjadi investasi kecil yang efektif dalam memperpanjang usia sistem kemudi dan menghindarkan Anda dari biaya perbaikan yang tinggi.

 

Bentuk Kepedulian Dasar

Membiasakan diri meluruskan lingkar kemudi sebelum keluar dari kabin adalah bentuk kepedulian dasar yang sangat berdampak pada masa pakai komponen power steering kendaraan Anda.

Kerusakan pada jalur oli kemudi bukan hanya membuat tangan cepat lelah akibat beban setir yang mendadak berat, tetapi juga berpotensi mengganggu responsivitas kendali mobil saat harus bermanuver darurat di jalan raya.

Selain menjaga posisi setir tetap presisi, Anda juga perlu memperhatikan gejala awal kerusakan pada komponen kaki-kaki lainnya yang sering menyertai masalah pada sistem kemudi.