Sukses

Top 3 News: Alasan Anies Akan Cabut PSBB Transisi Jakarta Jika Kasus Covid-19 Meningkat

Liputan6.com, Jakarta Top 3 news hari ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Ibu Kota, salah satunya disebabkan adanya penambahan kasus positif baru dari mereka yang tidak memiliki gejala (OTG). 

Dalam seminggu terakhir Anies mengatakan, dari total keseluruhan pasien positif Covid-19 di wilayah DKI Jakarta, 60 persennya adalah orang yang tidak memiliki gejala sakit dan tidak memiliki keluhan.

Selain rencana Anies akan mencabut PSBB transisi, berita terpopuler kedua yang masih terus menyita perhatian pembaca di News Liputan6.com terkait perkembangan kasus Corona di Indonesia. 

Meski kenaikan kasus positif Covid-19 masih terjadi, jumlah pasien sembuh dan dinyatakan negatif Corona juga terus mengalami lonjakan.

Bahkan pada Minggu, 19 Juli 2020 kemarin, jumlah kasus sembuh secara nasional mencapai titik rekor tertingginya, yakni 2.133 orang. Sehingga total komulatif menjadi 45.401 pasien sembuh.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyatakan, ada lima provinsi di Tanah Air yang memilliki tingkat kesembuhan tertinggi. Yaitu Provinsi Sulawesi Selatan, Jawa Timur,  Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Bali.

Sementara itu, Pemprov DKI JAkarta resmi menghapus penerapan surat izin keluar masuk (SIKM) dengan corona likelihood metric (CLM).

Apa itu CLM dan bagaimana membuatnya?

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Minggu, 19 Juli 2020:

2 dari 5 halaman

1. Anies Akan Cabut PSBB Transisi Bila Kasus Covid-19 Naik Signifikan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menghentikan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi bila ada peningkatan signifikan terkait kasus positif Corona atau Covid-19.

Hal tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 735 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Pemberlakuan, Tahapan, dan Pelaksanaan Kegiatan/Aktivitas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi.

Kepgub tersebut telah ditandatangani oleh Anies pada 16 Juli 2020. Ketentuan pencabutan tersebut tertuliskan dalam diktum kedua.

"Apabila terjadi peningkatan kasus baru secara signifikan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat provinsi, maka masa transisi sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu dapat dihentikan," bunyi dalam Kepgub tersebut yang dikutip Liputan6.com, Minggu (19/7/2020).

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Ini 5 Daerah Tertinggi Pasien Sembuh dari Corona per 19 Juli

Di tengah angka kasus positif Covid-19 yang terus melesat, jumlah pasien sembuh nasional pada Minggu kemarin mencapai titik rekor tertingginya, yakni 2.133 orang sehingga total komulatif menjadi 45.401 pasien sembuh.

"Kasus sembuh yang kami laporkan hari ini adalah 2.133, sehingga total sembuh menjadi 45.401 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu, 19 Juli 2020. 

Angka pasien sembuh 2.133 orang jadi yang rekor tertinggi sejak kasus pertama positif Covid-19 di Indonesia pada awal Maret 2020. Sebelumnya, untuk kasus sembuh harian corona tertinggi terjadi pada Jumat (17/7) dengan 1.489 kasus sembuh.

Atas tingginya pasien sembuh, tercatat ada lima provinsi dengan tingkat kesembuhan tertinggi. Pertama Provinsi Sulawesi Selatan 519 pasien sembuh, kedua Jawa Timur 474 pasien dan ketiga Jawa Tengah terdapat 420 pasiem sembuh.

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Masih Banyak Calon Penumpang Bus di Jakarta Tak Tahu CLM

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menghapus penerapan surat izin keluar masuk (SIKM). Pemprov DKI pun menggantinya dengan corona likelihood metric (CLM) sebagai syarat mendapat izin keluar-masuk wilayah Jakarta di tengah situasi pandemi Covid-19.

Meski begitu, masih banyak warga yang tidak mengetahui apa itu CLM dan bagaimana membuatnya. Seperti yang terjadi pada calon penumpang bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat.

Sejumlah petugas Terminal Kalideres pun ditempatkan di tenda pemeriksaan guna membantu proses pengisian CLM untuk calon penumpang.

"Kalau mereka belum punya aplikasi untuk CLM, maka akan kita arahkan untuk mengunduh aplikasinya. Kalau tidak punya smartphone, akan kita bantu dengan laptop yang disediakan di pos," kata Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen di Jakarta, Sabtu (18/7/2020).

 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: