Sukses

Raih Kursi Terbanyak di Pileg, PDIP Incar Kursi Ketua DPRD DKI

Liputan6.com, Jakarta - PDI Perjuangan memperoleh suara terbanyak dalam Pemilu legislatif di DKI Jakarta dengan perolehan 1.336.334 suara. Dari perolehan suara itu, PDIP meraih 25 kursi di DPRD DKI.

Dengan perolehan suara itu, Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta kemungkinan akan diduduki anggota legislatif dari partai berlambang banteng ini.

Mengenai calon Ketua DPRD DKI Jakarta yang berpotensi akan ditunjuk PDIP, Ketua Fraksi PDIP, Gembong Warsono mengatakan penunjukan pimpinan dewan merupakan kewenangan DPP. Sampai saat ini DPP belum memberikan penugasan siapa calon pimpinan yang akan ditunjuk dari 25 anggota terpilih.

"Jadi DPP belum memberikan penugasan kepada kader kita yang ada di DPRD. Belum memberikan penugasan. Itu kan sifatnya penugasan kalau PDI Perjuangan," jelasnya ditemui di Kantor DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

Gembong mengaku tak tahu nama-nama calon pimpinan yang berpotensi ditunjuk DPP. Menurutnya pasti telah ada sejumlah nama yang digadang-gadang oleh DPP, namun siapa saja nama-nama tersebut, hanya DPP yang mengetahui.

"Pasti di DPP sudah ada yang digadang-gadang. Tapi siapa, pastinya DPP yang tahu. Kita belum tahu," ujar dia.

 

2 dari 3 halaman

Tunggu Waktu Pelantikan

Gembong pun mengaku belum ada bocoran siapa calon pimpinan potensial. Pihaknya saat ini hanya menunggu instruksi DPP sembari menunggu waktu pelantikan yang akan dijadwalkan pada 25 Agustus mendatang.

Gembong menyampaikan, penunjukan pimpinan dewan biasanya langsung dari Ketua Umum PDIP karena DKI Jakarta adalah wilayah yang strategis.

"DKI ini kan strategis, daerah strategis, pasti itu menjadi kewenangan DPP yang nanti dalam waktu yang tidak terlalu lama ketika pelantikan akan disampaikan pada kita semua," tutupnya.

 

Reporter: Hari Ariyanti 

Sumber: Merdeka.com 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Loading
Artikel Selanjutnya
PDIP Surabaya Tunggu Putusan DPP Soal Jabatan Ketua DPRD
Artikel Selanjutnya
Dahaga Demokrat Duduk di Kabinet