Liputan6.com, Selat Karimata - Tak mudah untuk menjalani hari-hari selama pencarian AirAsia QZ8501. Itulah yang dialami para tim pencari. Mereka harus meninggalkan kehidupan nyaman dan juga bertaruh nyawa.
Seperti yang dialami para awak kapal KN 224. Kapal berukuran 40 x 7 meter yang didominasi warna oranye itu dipenuhi dengan 20 anggota Basarnas Special Group (BSG). Mereka berangkat saat langit di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara mendung, 28 Desember 2014. Sudah 9 hari mereka hidup di atas kapal.
"Kami biasa melakukan hal ini. Biasanya kami melakukan pencarian itu di Samudra Hindia, di mana gelombangnya bisa mencapai 3 sampai 4 meter. Ini lautan biasanya sudah biasa kita arungi," kata Abdul Manan salah satu awak kapal di Selat Karimata.
Pernah membayangkan hidup di atas kapal saat proses evakuasi?
Abdul Manan dan rekan-rekannya harus terbiasa mengonsumsi makanan dalam kaleng. Berharap mendapat nasi panas beserta lauk lengkap, namun mereka hanya bisa menelan menu andalan yang selalu disantap.
Biskuit, kacang hijau, nasi goreng, serta sirup aneka buah. Sirup inilah yang selalu menjadi rebutan karena rasa manisnya dipercaya mampu menghilangkan mabuk laut. Makanan-makanan itu dikemas dalam kaleng berwarna oranye bertuliskan Basarnas.
"Inilah menu kami yang mewah, karena kalau tidak di laut tak akan mendapatkan hal ini," ujar awak kapal lainnya, Charles.
Hari-hari pertama, tentu tak masalah. Namun menginjak hari ke-3, menu-menu tersebut mulai menjenuhkan.
Kapal SAR yang dibuat di Batam ini sejatinya memiliki 5 kamar. Namun tak cukup untuk menampung semua anak buah kapal.
Karena itu, beberapa di antara mereka memilih untuk menggunakan kantung mayat. Kantung itu dirasa bisa menggantikan kenikmatan karpet untuk meredam dinginnya lantai kapal. Ada pula yang menggunakan kantung mayat layaknya sleeping bag.
Selain itu, bagian atas kapal dekat haluan juga menjadi salah satu tempat favorit. Dari sudut kapal itu, pemandangan laut bisa dilihat secara maksimal. Tempat itu juga disebut-sebut sebagai lokasi anti-mabuk laut. Karena gelombang hebat Selat Karimata tak terlalu terasa di sudut itu.
Meski dalam keterbatasan, mereka masih bersemangat mencari jejak AirAsiaQZ8501.(Ndy/Ans)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350031/original/038888200_1789552849-cek_fakta_-_Bank_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/788113/original/055564200_1419984974-IMG-20141230-00047.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5396599/original/008087800_1761743801-Indonesia_AirAsia__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4967127/original/074194300_1728718220-f95a81b5-7eff-4d8e-9f9e-1c57f1b5b03d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340919/original/025508100_1788532054-email-attachment_2026_09_04_ariefhakim-at-klyid_tony-fernandes-curhat-belum-semua-pesawat-airasia-keluar-bengkel-imbas-covid-19_13961.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1093119/original/095830000_1450894023-Pesawat-Lion-Air.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309792/original/094097900_1785258365-AirAsia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4827895/original/067350900_1715333655-IMG_0240.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6287959/original/089767800_1779162728-IMG-20260519-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7746416/original/075410200_1780554101-IMG-20260604-WA0012.jpg)