Resep Perkedel Kentang Isi Ikan Suwir, Cocok untuk Bekal Keluarga

Resep perkedel kentang isi ikan suwir yang gurih dan renyah. Simak bahan, cara membuat, tips memasak, serta panduan keamanan ikan.

Diterbitkan 07 November 2026, 09:45 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bosan dengan perkedel kentang yang rasa dan bahannya itu-itu saja? Jika selama ini perkedel identik dengan kentang tumbuk yang dicampur dengan bumbu sederhana, Anda bisa mencoba menambahkan ikan suwir sebagai isian untuk menghasilkan cita rasa yang lebih gurih.

Perpaduan kentang yang lembut dengan daging ikan berbumbu menghadirkan variasi lauk rumahan yang menarik. Resep perkedel kentang isi ikan suwir ini cukup praktis karena menggunakan bahan yang mudah ditemukan di pasar. Untuk ikannya, Anda bisa memilih ikan tongkol, tuna, atau cakalang sesuai selera. Yang terpenting adalah bagaimana pengolahan kentang, pemilihan ikan, dan teknik menggoreng agar perkedel tidak mudah hancur.

Bahan-Bahan Perkedel Kentang Isi Ikan Suwir

Untuk menghasilkan sekitar 10–12 buah perkedel ukuran sedang, siapkan bahan-bahan berikut.

Bahan utama:

  • 500 gram kentang.
  • 150 gram ikan tongkol atau tuna.
  • 2 butir telur ayam.
  • 2 sendok makan tepung terigu.
  • 2 batang daun bawang, iris tipis.
  • 1 batang daun seledri, cincang halus.
  • Minyak goreng secukupnya.

Bumbu halus:

  • 4 siung bawang merah.
  • 3 siung bawang putih.
  • 1/2 sendok teh merica bubuk.
  • 1/4 sendok teh pala bubuk.
  • Garam secukupnya.
  • Gula secukupnya.

Satu butir telur digunakan untuk campuran adonan, sedangkan satu butir lainnya untuk pelapis sebelum perkedel digoreng. Takaran bumbu bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

Cara Membuat Perkedel Kentang Isi Ikan Suwir

Jika Anda sudah menyiapkan seluruh bahannya, ikuti tahapan memasaknya berikut ini:

1. Goreng dan Haluskan Kentang

Kupas kentang, cuci bersih, kemudian potong menjadi beberapa bagian agar lebih cepat matang. Goreng menggunakan minyak panas hingga bagian dalamnya empuk dan permukaannya matang.

Angkat kentang dan tiriskan minyaknya. Selagi masih hangat, haluskan menggunakan garpu atau alat penumbuk sampai teksturnya lembut. Pastikan tidak terlalu banyak bagian yang menggumpal agar mudah dicampurkan dengan bahan lainnya.

2. Masak dan Suwir Ikan

Bersihkan ikan, kemudian kukus hingga matang. Setelah suhunya cukup dingin untuk diolah, pisahkan daging dari kulit dan tulangnya. Suwir ikan menjadi potongan kecil agar mudah tercampur dengan kentang.

Pastikan tidak ada duri yang tertinggal. Bagian ini perlu diperhatikan, terutama jika menggunakan ikan tongkol atau cakalang yang memiliki sejumlah tulang kecil.

Untuk memastikan ikan matang dengan baik, Anda juga dapat menggunakan termometer makanan. Melansir dari FDA, direkomendasikan ikan dimasak hingga mencapai suhu internal 145°F atau sekitar 63°C.

3. Tumis Bumbu dan Ikan Suwir

Haluskan bawang merah, bawang putih, merica, pala, garam, dan sedikit gula. Panaskan sedikit minyak, kemudian tumis bumbu hingga harum dan matang.

Masukkan ikan suwir, daun bawang, serta daun seledri. Aduk perlahan sampai bumbu tercampur merata dan meresap ke dalam daging ikan. Setelah itu, angkat dan biarkan tumisan sedikit dingin sebelum dicampurkan dengan kentang.

4. Campurkan Seluruh Bahan

Masukkan kentang yang sudah dihaluskan ke dalam wadah besar. Tambahkan tumisan ikan, satu butir telur, dan tepung terigu. Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata dan membentuk adonan yang cukup padat.

Periksa teksturnya menggunakan sendok atau tangan. Jika adonan masih terlalu lembek, tambahkan sedikit tepung terigu secara bertahap. Jangan memasukkan terlalu banyak tepung karena bisa membuat perkedel terasa keras setelah digoreng.

5. Bentuk Perkedel Sesuai Selera

Ambil sekitar satu sendok makan adonan, lalu bentuk menjadi bulatan pipih atau lonjong. Tekan bagian pinggirnya secara perlahan agar tidak mudah retak ketika digoreng.

Usahakan ukuran setiap perkedel relatif sama supaya tingkat kematangannya merata. Apabila adonan terasa lengket, Anda bisa sedikit membasahi tangan dengan air bersih sebelum membentuknya.

6. Celupkan ke dalam Telur dan Goreng

Kocok satu butir telur yang tersisa dalam mangkuk. Celupkan setiap perkedel hingga seluruh permukaannya terlapisi telur.

Panaskan minyak dengan api sedang, kemudian masukkan perkedel secara perlahan. Goreng hingga kedua sisinya berwarna kuning keemasan. Jangan terlalu sering membaliknya agar permukaan perkedel tidak mudah terlepas.

Angkat setelah matang dan tiriskan minyak berlebih sebelum disajikan.

Tips agar Perkedel Kentang Isi Ikan Suwir Tidak Mudah Hancur

Salah satu tantangan ketika membuat perkedel adalah menjaga agar adonan tidak sampai pecah atau hancur saat dimasukkan ke dalam minyak. Masalah ini biasanya berkaitan dengan kadar air, kepadatan adonan, maupun suhu minyak yang digunakan.

Ada beberapa trik sederhana yang bisa diterapkan agar bentuk perkedel tetap bagus.

  • Pastikan kentang tidak terlalu basah. Kentang yang mengandung banyak air membuat adonan sulit menyatu. Setelah digoreng, tiriskan terlebih dahulu sebelum dihaluskan.
  • Gunakan ikan yang sudah ditiriskan. Ikan yang masih menyimpan banyak air dapat membuat adonan menjadi lembek. Pastikan daging ikan sudah matang dan tidak terlalu basah.
  • Jangan berlebihan menggunakan telur. Telur membantu menyatukan bahan, tetapi terlalu banyak cairan bisa membuat adonan sulit dibentuk.
  • Diamkan adonan sebelum digoreng. Simpan perkedel yang sudah dibentuk di dalam kulkas selama sekitar 15–20 menit agar lebih kokoh.
  • Gunakan minyak yang cukup panas. Masukkan perkedel ketika minyak sudah panas dengan api sedang. Jangan terburu-buru membaliknya sebelum bagian bawah mengeras.

Teknik tersebut membantu mempertahankan bentuk perkedel sekaligus menghasilkan bagian luar yang lebih garing dengan bagian dalam tetap lembut.

Perhatikan Keamanan Ikan Sebelum Diolah dan Disimpan

Selain memperhatikan rasa, pengolahan ikan juga perlu dilakukan dengan benar agar bahan makanan tetap aman dikonsumsi. Hal ini penting karena ikan termasuk bahan pangan yang mudah mengalami penurunan kualitas apabila tidak disimpan dalam suhu yang sesuai.

Dilansir dari Selecting and Serving Fresh and Frozen Seafood Safely, FDA memberikan sejumlah anjuran mengenai cara memilih, mengolah, dan menyimpan seafood. FDA menyarankan ikan segar yang akan digunakan dalam dua hari setelah pembelian disimpan di lemari pendingin bersuhu maksimal 40°F atau sekitar 4°C. Jika tidak akan digunakan dalam periode tersebut, ikan sebaiknya dibungkus rapat dan disimpan di freezer. Untuk ikan beku, pencairan secara bertahap di dalam lemari pendingin semalaman juga menjadi salah satu metode yang dianjurkan.

Kebersihan selama proses persiapan tidak kalah penting. Cuci tangan menggunakan sabun selama minimal 20 detik setelah memegang ikan mentah. Peralatan seperti talenan, pisau, dan wadah juga perlu dibersihkan sebelum digunakan untuk bahan makanan matang.

FDA turut mengingatkan agar ikan dan makanan mudah rusak lainnya tidak dibiarkan pada suhu ruang lebih dari dua jam. Batas tersebut menjadi satu jam apabila suhu lingkungan berada di atas 90°F atau sekitar 32°C.

Panduan ini dapat diterapkan ketika menyiapkan ikan untuk perkedel maupun menyimpan sisa makanan setelah selesai memasak. Dengan penanganan yang tepat, kualitas bahan makanan bisa lebih terjaga.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Perkedel Kentang Isi Ikan Suwir

1. Ikan apa yang cocok untuk isian perkedel kentang?

Ikan tongkol, tuna, dan cakalang merupakan pilihan yang cocok karena dagingnya mudah disuwir dan memiliki cita rasa gurih. Anda juga bisa menggunakan ikan tenggiri selama durinya dibersihkan dengan teliti.

2. Apakah ikan untuk perkedel harus dikukus terlebih dahulu?

Ikan sebaiknya dimasak terlebih dahulu dengan cara dikukus atau direbus hingga matang. Setelah itu, pisahkan daging dari tulangnya dan suwir menjadi potongan kecil sebelum dicampurkan dengan kentang.

3. Mengapa perkedel kentang mudah hancur saat digoreng?

Penyebabnya bisa berupa adonan terlalu lembek, kandungan air berlebihan, atau minyak yang belum cukup panas. Pastikan kentang dan ikan sudah ditiriskan, adonan cukup padat, serta permukaan perkedel dilapisi telur sebelum digoreng.

4. Apakah perkedel kentang isi ikan bisa dibuat tanpa tepung?

Bisa. Tepung terigu bukan bahan wajib, tetapi dapat membantu memperbaiki tekstur adonan apabila terlalu lembek. Jika kentang dan ikan sudah memiliki kadar air yang tepat, Anda dapat membuat perkedel tanpa tambahan tepung.

5. Apakah perkedel kentang isi ikan bisa disimpan di freezer?

Bisa. Perkedel yang sudah dibentuk tetapi belum digoreng dapat disimpan dalam wadah tertutup di freezer. Pisahkan setiap lapisan menggunakan kertas roti agar tidak saling menempel. Saat akan dimasak, cairkan terlebih dahulu di dalam lemari pendingin sebelum digoreng.