Resep Perkedel Jagung Renyah Tahan Lama, Gurih dan Tidak Mudah Lembek

Resep perkedel jagung renyah tahan lama dengan bahan sederhana. Simak takaran dan tips menggoreng agar perkedel tetap garing, gurih, dan tidak cepat lembek.

Diterbitkan 29 September 2026, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perkedel jagung menjadi salah satu gorengan rumahan yang mudah dibuat dan cocok disantap kapan saja. Rasanya gurih dengan bagian luar yang renyah, sementara jagung di dalamnya terasa manis dan nikmat.

Namun, ada satu masalah yang sering terjadi saat membuat perkedel jagung, yaitu teksturnya cepat lembek setelah beberapa saat. Padahal, perkedel jagung yang renyah justru terasa lebih nikmat, terutama jika disajikan sebagai teman makan nasi atau camilan sore.

Kuncinya ternyata bukan hanya pada bahan yang digunakan, tetapi juga pada komposisi adonan, jumlah air, serta teknik menggoreng. Berikut Liputan6.com ulas resep perkedel jagung renyah tahan lama yang bisa dicoba di rumah.

Bahan Resep Perkedel Jagung

Untuk membuat sekitar 12–15 buah perkedel jagung, siapkan:

  • 2 buah jagung manis
  • 100 gram tepung terigu
  • 2 sendok makan tepung beras
  • 1 batang daun bawang, iris tipis
  • 2 batang seledri, iris tipis
  • 3 siung bawang putih
  • 4 butir bawang merah
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh ketumbar bubuk
  • 3/4 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk
  • Air secukupnya
  • Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat Perkedel Jagung Renyah Tahan Lama

1. Siapkan jagung

Pipil jagung dari bonggolnya. Sebagian jagung bisa dihaluskan menggunakan ulekan atau chopper, sedangkan sebagian lainnya dibiarkan utuh.

Cara ini membuat tekstur perkedel lebih menarik karena masih ada butiran jagung yang terasa ketika digigit.

2. Haluskan bumbu

Haluskan bawang putih, bawang merah, merica, ketumbar, dan garam.

Jika ingin rasa yang lebih kuat, bawang putih bisa ditambahkan sedikit sesuai selera. Namun, jangan terlalu banyak menambahkan bahan yang mengandung air karena dapat membuat adonan lebih encer.

3. Campurkan bahan

Masukkan jagung, bumbu halus, daun bawang, dan seledri ke dalam wadah.

Tambahkan tepung terigu dan tepung beras. Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata.

Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.

4. Perhatikan kekentalan adonan

Ini menjadi salah satu kunci resep perkedel jagung renyah tahan lama.

Jangan membuat adonan terlalu encer. Adonan sebaiknya cukup kental sehingga ketika diambil menggunakan sendok, adonan tidak langsung mengalir seperti adonan bakwan yang terlalu cair.

Adonan yang terlalu banyak air dapat membuat perkedel menyerap lebih banyak minyak dan lebih cepat kehilangan kerenyahannya.

5. Panaskan minyak

Gunakan minyak yang cukup banyak agar perkedel dapat terendam sebagian saat digoreng.

Panaskan minyak dengan api sedang. Hindari memasukkan adonan ketika minyak belum panas karena perkedel bisa menyerap minyak dan hasilnya menjadi kurang renyah.

Untuk mengecek panas minyak, masukkan sedikit adonan. Jika langsung muncul gelembung dan adonan perlahan naik, minyak sudah siap digunakan.

6. Goreng perkedel jagung

Ambil adonan menggunakan sendok, lalu masukkan ke dalam minyak panas.

Jangan membuat perkedel terlalu tebal. Bentuk adonan agak pipih agar bagian dalam cepat matang dan bagian luarnya lebih mudah menjadi renyah.

Goreng beberapa buah sekaligus, tetapi jangan memenuhi wajan. Beri ruang agar suhu minyak tetap stabil.

Balik perkedel setelah bagian bawah berwarna kuning keemasan.

Goreng hingga kedua sisinya matang dan renyah.

7. Tiriskan dengan benar

Angkat perkedel jagung setelah matang, kemudian tiriskan.

Jangan langsung menumpuk perkedel yang baru diangkat karena uap panas dapat terperangkap di antara perkedel dan membuat teksturnya cepat lembek.

Letakkan perkedel dengan jarak yang cukup atau gunakan saringan agar minyak turun dengan baik.

Tips Perkedel Jagung Tetap Renyah Lebih Lama

Selain mengikuti resep perkedel jagung, beberapa hal berikut dapat membantu mempertahankan tekstur renyah.

Gunakan sedikit tepung beras

Tepung beras dapat membantu menghasilkan tekstur yang lebih garing pada gorengan. Tidak perlu digunakan terlalu banyak karena perkedel bisa menjadi terlalu keras.

Jangan terlalu banyak air

Air merupakan salah satu faktor yang membuat gorengan cepat lembek. Tuangkan air sedikit demi sedikit sampai adonan mencapai kekentalan yang tepat.

Jangan menghaluskan semua jagung

Sisakan sebagian jagung dalam bentuk butiran. Selain membuat tekstur lebih enak, cara ini juga membuat perkedel tidak terasa seperti adonan tepung semata.

Goreng dengan minyak yang sudah panas

Memasukkan adonan ke dalam minyak yang belum cukup panas dapat membuat perkedel menyerap minyak lebih banyak.

Pastikan minyak sudah panas sebelum mulai menggoreng.

Jangan terlalu sering membolak-balik

Biarkan satu sisi perkedel matang terlebih dahulu sebelum dibalik. Terlalu sering membolak-balik dapat membuat perkedel mudah hancur.

Jangan menutup perkedel setelah digoreng

Jika perkedel yang masih panas langsung dimasukkan ke wadah tertutup, uap panas akan mengembun dan membuat permukaannya cepat basah.

Jika ingin menyimpan perkedel untuk beberapa waktu, biarkan suhunya turun terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke wadah.

Variasi Resep Perkedel Jagung

Resep dasar ini juga bisa dibuat dengan beberapa variasi.

Perkedel Jagung Pedas

Tambahkan irisan cabai merah atau cabai rawit ke dalam adonan. Jumlahnya bisa disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.

Perkedel Jagung Udang

Tambahkan udang yang sudah dicincang kecil ke dalam adonan. Perpaduan rasa manis jagung dan gurih udang membuat perkedel semakin nikmat.

Perkedel Jagung Daun Jeruk

Iris beberapa lembar daun jeruk sangat tipis, kemudian campurkan ke dalam adonan. Aroma daun jeruk dapat membuat perkedel terasa lebih segar.

Pertanyaan Seputar Resep Perkedel Jagung Renyah Tahan Lama

Apa rahasia perkedel jagung agar renyah tahan lama?

Gunakan adonan yang tidak terlalu encer, tambahkan sedikit tepung beras, dan goreng menggunakan minyak yang sudah panas. Setelah matang, tiriskan perkedel tanpa menumpuknya saat masih panas.

Mengapa perkedel jagung cepat lembek setelah digoreng?

Perkedel dapat cepat lembek jika adonannya terlalu banyak air, minyak kurang panas, atau perkedel langsung ditutup ketika masih panas. Uap yang terperangkap dapat membuat permukaannya kehilangan kerenyahan.

Apakah perkedel jagung bisa dibuat tanpa tepung beras?

Bisa. Tepung terigu saja sudah dapat digunakan untuk membuat perkedel jagung. Namun, penambahan sedikit tepung beras dapat membantu memberikan tekstur yang lebih garing.