Liputan6.com, Jakarta - Perkedel kentang merupakan salah satu lauk favorit yang digemari banyak orang berkat rasanya yang gurih dan mengenyangkan. Meskipun seringkali telur digunakan sebagai bahan pengikat, perkedel kentang ternyata tetap bisa dibuat padat dan tidak mudah hancur saat digoreng tanpa bahan tersebut.
Kunci utama keberhasilan terletak pada teknik pengolahan kentang yang tepat serta penggunaan bahan pengikat alternatif. Metode ini memastikan perkedel memiliki tekstur yang kokoh dan lezat, bahkan tanpa tambahan telur yang biasa berfungsi sebagai perekat.
Membuat perkedel kentang tanpa telur membutuhkan perhatian khusus pada pemilihan bahan dan seluruh proses pengolahannya. Berikut panduan lengkap, mulai dari bahan-bahan hingga tips agar perkedel buatan Anda tidak hancur.
Advertisement
Bahan-bahan Utama Perkedel Kentang Tanpa Telur
Untuk menghasilkan perkedel kentang yang kokoh dan lezat tanpa menggunakan telur, siapkan bahan-bahan berikut:
-
Bahan Utama:
- 500 gram kentang (kupas dan potong)
-
Bumbu Halus:
- 3-4 siung bawang putih
- 2-5 siung bawang merah
- 1 sendok teh garam
- ½ sendok teh merica bubuk
- ½ sendok teh kaldu bubuk (opsional)
- Seuprit pala bubuk (opsional)
-
Bahan Pengikat Alternatif:
- 2 sendok makan tepung maizena atau tepung tapioka atau tepung beras
-
Bahan Pelengkap:
- 2 batang daun bawang (iris halus)
- 1 batang seledri (iris halus)
- Bawang goreng secukupnya (opsional)
- 50 gram daging cincang atau kornet (opsional)
- Minyak goreng secukupnya
Advertisement
Proses Pembuatan Perkedel Kentang yang Kokoh
Ikuti langkah-langkah detail ini untuk memastikan perkedel kentang Anda padat dan tidak mudah hancur saat digoreng:
-
Persiapan Kentang:
- Kupas kentang, cuci bersih, lalu potong menjadi beberapa bagian agar proses pematangan lebih cepat.
- Kukus kentang hingga matang dan empuk. Metode mengukus lebih disarankan daripada merebus untuk meminimalkan kadar air pada kentang. Alternatifnya, kentang bisa digoreng sebentar hingga lunak dan kering untuk mengurangi kandungan air.
- Haluskan kentang selagi masih hangat menggunakan ulekan atau penumbuk kentang hingga benar-benar lembut. Menghaluskan kentang dalam kondisi hangat membantu pati kentang mengikat lebih baik.
-
Menyiapkan Bumbu:
- Goreng irisan bawang putih dan bawang merah hingga kecokelatan, lalu angkat dan ulek hingga halus.
- Campurkan bumbu halus yang sudah diulek (bawang putih, bawang merah, garam, merica, kaldu bubuk, pala bubuk) ke dalam kentang yang sudah dihaluskan.
-
Mencampur Adonan:
- Tambahkan irisan daun bawang dan seledri ke dalam adonan kentang.
- Masukkan bahan pengikat seperti tepung maizena, tapioka, atau tepung beras. Aduk rata hingga adonan menjadi lebih tebal dan padat.
- Jika menggunakan daging cincang atau kornet, campurkan pada tahap ini.
- Aduk adonan secara perlahan dengan gerakan melipat, hindari menekan terlalu kuat.
-
Membentuk Perkedel:
- Ambil adonan secukupnya, lalu bentuk bulat pipih atau sesuai selera. Pastikan adonan dipadatkan dengan baik agar tidak mudah pecah saat digoreng.
- Untuk hasil terbaik, simpan adonan perkedel yang sudah dibentuk di dalam kulkas selama 10-15 menit. Proses ini membantu adonan menjadi lebih padat dan mengikat kuat.
-
Menggoreng Perkedel:
- Panaskan minyak goreng dalam jumlah cukup banyak dengan api sedang. Pastikan minyak benar-benar panas sebelum memasukkan perkedel.
- Goreng perkedel dalam minyak panas hingga berwarna kuning kecokelatan.
- Jangan membalik perkedel terlalu sering. Balik hanya sekali setelah satu sisi matang dan kering untuk mencegah perkedel hancur.
- Goreng perkedel secukupnya dalam satu waktu, jangan terlalu banyak agar suhu minyak tetap stabil.
- Angkat perkedel dan tiriskan dari minyak.
Tips Jitu agar Perkedel Kentang Tidak Hancur
Untuk memastikan perkedel kentang buatan Anda tetap kokoh, lezat, dan tidak hancur tanpa menggunakan telur, perhatikan beberapa tips penting berikut.
Pilihlah jenis kentang yang tepat, yaitu yang memiliki kadar pati tinggi dan tidak terlalu berair, seperti kentang tes. Jenis kentang ini cenderung lebih kering dan mudah menyatu saat dihaluskan, sehingga membantu adonan tetap padat dan tidak lembek.
Metode memasak kentang juga sangat memengaruhi kadar air. Sebaiknya kukus atau goreng kentang hingga kering, dan hindari merebusnya karena dapat meningkatkan kadar air dalam kentang, yang menjadi penyebab utama perkedel mudah hancur. Setelah matang, haluskan kentang segera saat masih hangat. Suhu hangat membantu pati kentang saling mengikat, membuat adonan lebih lengket dan mudah dipadatkan. Menghaluskan kentang saat dingin dapat membuat teksturnya rapuh dan sulit menyatu.
Gunakan bahan pengikat alternatif seperti tepung tapioka, maizena, atau tepung beras. Bahan-bahan ini berfungsi menyerap kelembapan berlebih dan memperkuat struktur adonan. Saat membentuk, pastikan adonan perkedel dipadatkan dengan baik agar lebih kokoh dan tidak mudah pecah saat digoreng. Setelah dibentuk, simpan perkedel di dalam kulkas selama 10-15 menit. Proses pendinginan ini membantu adonan mengikat lebih kuat dan membuat permukaannya lebih padat.
Perhatikan suhu minyak dan teknik menggoreng. Gunakan minyak yang cukup banyak dan panaskan hingga benar-benar panas sebelum memasukkan perkedel. Minyak yang kurang panas akan membuat perkedel menyerap banyak minyak dan mudah hancur. Goreng perkedel dengan api sedang dan jangan membalik terlalu sering; biarkan satu sisi matang dan membentuk lapisan kokoh sebelum dibalik. Hindari menggoreng terlalu banyak perkedel sekaligus dalam satu wajan agar suhu minyak tidak turun drastis.
Pertanyaan Umum Seputar Perkedel Kentang Tanpa Telur
Mengapa Perkedel Kentang Sering Hancur Saat Digoreng?
Penyebab utama perkedel mudah hancur adalah kandungan airnya yang terlalu banyak. Selain itu, adonan yang kurang padat, tidak adanya bahan pengikat yang memadai, atau suhu minyak yang tidak tepat saat menggoreng juga dapat menjadi faktor penyebabnya.
Bahan Apa yang Bisa Menggantikan Telur agar Perkedel Tidak Hancur?
Tanpa telur, adonan perkedel tetap bisa menyatu dengan bantuan bahan pengikat alami. Sedikit tepung tapioka, maizena, atau tepung terigu dapat membantu adonan lebih stabil. Tepung beras juga merupakan alternatif yang efektif untuk tujuan ini.
Apakah Kentang Sebaiknya Direbus atau Dikukus untuk Perkedel?
Mengukus kentang lebih disarankan daripada merebusnya. Teknik ini menjaga kadar air tetap rendah. Mengukus atau menggoreng kentang hingga kering lebih baik untuk mengurangi kadar air yang dapat membuat adonan lembek.
Kapan Waktu Terbaik Menghaluskan Kentang untuk Perkedel?
Kentang sebaiknya dihaluskan ketika masih hangat, bukan setelah dingin. Suhu hangat membantu pati di dalam kentang saling mengikat dengan lebih baik. Menghaluskan kentang saat dingin justru membuat teksturnya rapuh dan sulit dipadatkan.
Bagaimana Cara Menggoreng Perkedel Agar Tidak Hancur?
Goreng perkedel dalam minyak goreng yang sudah dipanaskan sebelumnya di atas api sedang, usahakan perkedel terendam oleh minyak, dan besarkan sedikit apinya ketika akan diangkat. Goreng sampai berwarna kuning kecokelatan. Penting juga untuk tidak membalik perkedel terlalu sering dan menggoreng secukupnya dalam satu waktu agar suhu minyak tetap stabil.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374518/original/013435400_1792054116-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T154739.817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374732/original/043919300_1792061733-Screenshot_2026-10-15_173215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344863/original/068290600_1789009948-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-10T101118.035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375076/original/015821800_1792125307-Rustic_Golden_Herb_Fritters.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359052/original/066197100_1790479935-dd8921bb-bd55-42d5-b28b-b1732b11f1a3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295711/original/091581500_1783939817-Untitledh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349844/original/039370500_1789546728-Untitled3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343843/original/051952000_1788921910-Gemini_Generated_Image_57bt1w57bt1w57bt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554383/original/032901000_1776069149-Gemini_Generated_Image_2yqeug2yqeug2yqe.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314127/original/051485400_1785734779-a260e4ef-360f-4b00-ab2d-c050719646ea.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312698/original/021041200_1785551959-ChatGPT_Image_Aug_1__2026__09_29_18_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311857/original/007023500_1785465876-ChatGPT_Image_Jul_31__2026__09_23_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311250/original/098739100_1785395345-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__02_02_29_PM.jpg)