Liputan6.com, Jakarta Resep pisang santan balut wijen adalah cara praktis menyulap pisang kepok matang menjadi camilan yang renyah di luar dan lembut di dalam. Santan membuat adonannya terasa gurih dan wangi, sementara taburan biji wijen memberi aroma sangrai serta sensasi renyah yang khas. Perpaduan ini menjadikannya salah satu camilan renyah dan lezat untuk menemani kopi atau teh di sore hari.
Pisang goreng memang jajanan sejuta umat di Indonesia, tetapi versi berbalut wijen ini punya sentuhan lintas negara. Memadukan pisang, santan, kelapa dan wijen dalam satu adonan gorengan adalah ciri khas jajanan kaki lima Thailand, di mana resep pisang santan balut wijen berikut mengadaptasinya dengan bahan yang mudah Anda temukan di dapur.
Simak ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (24/9/2026).
Advertisement
Bahan-Bahan Pisang Santan Balut Wijen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356931/original/031071800_1790226332-Gemini_Generated_Image_kc6vlrkc6vlrkc6v.jpg)
Bahan Utama
- 6 buah pisang kepok matang, kupas dan potong sesuai selera
- Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Pilih pisang kepok yang matang tetapi masih padat karena dagingnya tidak mudah hancur. Anda bisa menyimak panduan memilih pisang untuk digoreng dan alasan kepok jadi primadona para pedagang gorengan. Untuk rasa paling manis, kenali juga tanda pisang yang matang pas, dan sebagai catatan, pisang kepok matang juga dikenal ramah untuk asam lambung.
Bahan Adonan Santan
- 150 gram tepung terigu serbaguna
- 50 gram tepung beras
- 2 sendok makan gula pasir
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh baking powder
- 200 ml santan kelapa segar, dinginkan
Bahan Pelapis Wijen
- 75 gram biji wijen putih, sangrai sebentar
Wijen bukan sekadar hiasan; bijinya kaya lemak tak jenuh yang baik untuk tubuh.
Advertisement
Cara Membuat Pisang Santan Balut Wijen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356932/original/041045700_1790226332-Gemini_Generated_Image_4ixxae4ixxae4ixx.jpg)
- Kupas pisang kepok, lalu potong menyerong atau belah menjadi dua sesuai selera.
- Campur tepung terigu, tepung beras, gula pasir, garam, dan baking powder dalam wadah, aduk hingga rata.
- Tuang santan dingin sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan kental, halus, dan tanpa gumpalan.
- Masukkan sekitar sepertiga biji wijen ke dalam adonan, aduk rata.
- Panaskan minyak goreng yang cukup banyak dengan api sedang hingga panas, sekitar 175 derajat Celsius.
- Celupkan potongan pisang ke dalam adonan hingga seluruh permukaannya terbalut rata.
- Gulingkan pisang berbalut adonan di atas sisa biji wijen hingga menempel merata.
- Masukkan pisang ke dalam minyak panas satu per satu agar tidak saling menempel.
- Goreng hingga kuning keemasan dan renyah, sekitar 2 sampai 3 menit per sisi, sambil sesekali dibalik.
- Angkat pisang lalu tiriskan di atas rak kawat agar minyak menetes dan tekstur tetap renyah.
- Sajikan Pisang Santan Balut Wijen selagi hangat.
Tips agar Hasil Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356933/original/050912300_1790226332-Gemini_Generated_Image_ldpwgfldpwgfldpw.jpg)
- Jaga suhu minyak. Mengacu pada panduan WebstaurantStore, suhu menggoreng yang ideal berada di kisaran 175 sampai 190 derajat Celsius agar pisang matang merata dan tidak menyerap terlalu banyak minyak.
- Pakai cairan dingin. Santan yang dingin, bahkan tambahan air es, membantu adonan menempel tipis dan menghasilkan kerak lebih garing; adonan pun bisa dibuat lebih dulu lalu disimpan di kulkas.
- Lewatkan telur. Adonan tanpa telur cenderung menghasilkan gorengan yang tidak cepat lembek.
- Goreng dua kali. Teknik menggoreng dua kali membuat lapisan lebih renyah dan tetap crispy dalam waktu lama, mirip trik pada resep tanpa tepung beras maupun tanpa tepung instan.
- Tiriskan lalu sajikan segera. Tiriskan di atas rak kawat, bukan hanya di tisu, agar minyak menetes sempurna. Dengan teknik yang tepat, pisang goreng bahkan bisa tetap renyah meski sudah dingin.
Advertisement
Variasi dan Substitusi
Ganti Jenis Pisang
Pisang khas Thailand berukuran lebih kecil, lebih padat, dan lebih manis sehingga tahan saat digoreng; bila sulit didapat, pisang tanduk, uli, atau raja yang manis dan padat bisa jadi pengganti. Sesuaikan waktu goreng karena setiap jenis punya kadar air berbeda.
Versi Penyajian
Nikmati apa adanya, atau sajikan dengan siraman susu kental manis dan es krim seperti gaya aslinya. Bila ingin manis legit yang berbeda, coba pula pisang goreng gula merah sebagai selingan.
Sentuhan Wijen dan Gizi
Selain memperkaya aroma, biji wijen menambah nilai gizi. Dilansir dari Healthline, biji wijen kaya serat dan nutrisi, dan sejumlah penelitian mengaitkan konsumsinya dengan tekanan darah yang lebih terkontrol. Anda bisa membaca lebih jauh manfaat biji wijen serta wijen hitam yang lebih kaya nutrisi bila ingin variasi warna.
Cara Menyimpan dan Menyajikan agar Tetap Renyah
Pisang santan balut wijen paling nikmat disantap hangat. Bila harus menunggu, letakkan di rak kawat pada suhu ruang, jangan ditumpuk atau dimasukkan wadah tertutup selagi panas, agar uapnya tidak membuat lapisan melempem. Adonan sisa bisa disimpan di kulkas, tetapi pisang sebaiknya digoreng dalam keadaan segar; untuk opsi lebih ringan, Anda juga bisa memanggangnya di air fryer. Pisang kepok sendiri populer diolah dengan cara direbus, dan Anda bisa menyimak triknya agar warnanya tetap cantik.
Dengan bahan sederhana dan teknik yang tepat, Pisang Santan Balut Wijen bisa jadi camilan andalan di rumah, dan pisang pun tetap bisa diolah menjadi berbagai camilan lain saat Anda ingin bereksperimen. Siapkan pisang kepok terbaik, panaskan minyak, lalu nikmati gorengan gurih-manis ini selagi hangat bersama secangkir kopi atau teh.
Pertanyaan Seputar Resep Pisang Santan Balut Wijen
1. Apa itu pisang santan balut wijen?
Pisang santan balut wijen merupakan camilan berbahan dasar pisang, santan, dan wijen. Hidangan ini memiliki cita rasa manis gurih serta tekstur lembut pada bagian dalam.
2. Pisang apa yang cocok untuk resep pisang santan balut wijen?
Pisang kepok, pisang raja, atau pisang uli dapat digunakan. Pilih pisang matang, tetapi masih cukup padat agar tidak mudah hancur saat dimasak.
3. Apakah pisang harus sudah matang sempurna?
Sebaiknya gunakan pisang matang dengan tekstur tidak terlalu lembek. Pisang seperti ini memiliki rasa manis sekaligus tetap mudah dibentuk.
4. Apa fungsi santan dalam resep ini?
Santan memberikan rasa gurih dan aroma khas pada adonan. Bahan ini juga membantu menghasilkan cita rasa lebih kaya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356930/original/020897600_1790226332-Gemini_Generated_Image_i8v13ei8v13ei8v1.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354631/original/006846400_1790057459-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358104/original/046089100_1790323187-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358333/original/007305200_1790331897-68752783-b385-4e79-a9b4-a837c6934f55.jpg)